
Ciara melihat seseorang laki laki yang sedang berdiri membelakangi mereka berdua
" Naila " ucap Ciara langsung memeluk Naila yang membuat Naila dibuat kebingungan
" kamu kenapa Mak ?? tanya Naila bingung yang masih belum melihat keberadaan Reinan
" semoga kamu bahagia ya " ucap Ciara langsung meninggalkan Naila begitu saja
" jangan ikuti aku Nai , minta tolong lah kepada laki laki yang berdiri disana untuk membawamu Pulang " lanjut Ciara tegas , Ciara tidak mau melihat adegan Naila dan Reinan
Naila sangat dibuat kebingungan oleh tingkah Ciara
" apa maksud mu Cia , apa kamu marah padaku hingga tega meninggalkan ku sendirian disini , dan apa kamu mau jika laki laki itu menculik diriku yang imut ini nanti , dan bukan kah ibu sudah bilang kepadamu jika kamu harus menjagaku bukan karena aku beru pertama kali datang kesini " ucap Naila terheran heran melihat tingkah Ciara yang berubah drastis
" aku pergi Nai " ucap Ciara berlari meninggalkan Naila
" Cia .... Ciara " teriak Naila membuat laki laki yang berdiri disana seketika menoleh karena mendengar suara yang tidak asing baginya
__ADS_1
Naila juga ingin mengejar Ciara tapi mata nya terarah pada laki laki yang sudah menoleh ke arah nya membuat Naila terdiam mematung terus melihat wajah laki laki yang ada disana
" apa aku hanya mengkhayal " gumam Naila yang sudah menitikkan air mata nya
Reinan juga hanya bisa diam mematung , terus melihat ke arah wajah orang yang membuat nya pergi sejauh ini , Reinan tidak ingin berkedip sedikit pun dia takut jika itu hanya halusinasi , dia tidak ingin jika halusinasi itu hilang ketika dia berkedip
Naila dengan langkah bergetar mulai melangkah diiringi oleh air matanya yang terus mengalir di kedua pipi nya
Reinan yang melihat halusinasi itu berjalan ke arah nya hanya diam , dia tidak ingin melakukan apapun agar bayangan istri nya tersebut tidak hilang di matanya
Reinan yang di peluk hanya diam dipikirannya sudah melayang layang banyak hal
" kenapa halusinasi ku ini seperti kenyataan , dia memelukku " gumam Reinan
" dia menangis " lanjut Reinan bergumam
" aku tidak ingin menegang nya aku takut jika ini benar benar halusinasi ku saja " gumam lagi Reinan.
__ADS_1
" kenapa kamu pergi kak hiks...hiks... aku minta maaf hiks...hiks.." ucap Naila membuat Reinan seketika sadar jika yang dia anggap halusinasi itu adalah memang kenyataan
" apa kamu benar benar Naila ?? tanya Reinan yang seperti masih tidak percaya
" maaf kan aku kak hiks..aku benar benar merasa bersalah , aku tidak tau diri sebagai seorang istri " ucap Naila
sangat terasa air mata Naila sudah membasahi baju Reinan di bagian tertentu
" kenapa kamu datang kesini , apa Ciara menceritakan semuanya padamu " ucap Reinan mendorong pelan tubuh Naila
" sudah lah , kamu hanya menghabisi air mata mu , aku tidak merasa jika dirimu bersalah , sedikit pun aku tidak merasa , aku hanya merasa jika diriku yang bodoh ini bisa jatuh hati kepada mu , pulang lah aku sudah memaafkan mu , meskipun aku merasa kamu tidak mempunyai salah sama sekali terhadap diriku " ucap Reinan yang membuat Naila menunduk
" aku sudah menjauh dari mu bukan , kenapa kamu datang kesini lagi , aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk melupakan mu , pulanglah tidak perlu mengkhawatirkan aku , aku bisa jaga diri baik baik disini, dan aku juga akan turut senang apabila suatu saat nanti dirimu sudah menikah dengan kekasih mu , walaupun aku tidak yakin kita akan bertemu lagi selepas ini " lanjut Reinan
Lanjutkan nanti ya , author magang , jadi hanya jamkos baru bisa nulis
Dan jika ada yang bertanya kenapa up nya cuma 1 bab , itu karena author lagi magang tidak sempat nulis banyak banyak , apalagi novel author ada 4
__ADS_1