Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin

Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin
pendonor darah


__ADS_3

Laki laki tua tersebut hanya bisa berdoa untuk keselamatan nya , dia mulai menyalakan mobilnya , seketika hati nya lega dan senang karena mobilnya bisa nyala dan tidak meledak


dengan senyuman manisnya laki laki tua tersebut turun dari mobil untuk mengucapkan kata terimakasih kepada perempuan yang menolong nya


" wah kamu hebat nak , mobilnya benar benar bisa nyala lagi , " ucap laki laki tua tersebut memuji Naila


" hehehe bisa aja pak , kalau begitu saya permisi ya pak , saya ada urusan yang sangat penting " ucap Naila


" loh , kalau boleh tau , kamu ada urusan apa ya siapa tau saya bisa bantu buat balas budi saya kan " ucap nya


" tidak pak , saya hanya mencari pendonor darah " ucap Naila


" memangnya siapa yang butuh nak , apa keluargamu ada yang kekurangan darah ?? tanya nya lagi


" suami saya pak tadi habis di keroyok preman dan kena sayatan pisau dilengannya " ucap Naila


" astagfirullah , ada aja ya orang seperti itu , dan saya juga kaget loh dengan kamu sudah menikah padahal saya mau kenalkan sama anak saya siapa tau jodoh hahaha " ucap bapak tersebut


" bisa aja pak ,lagian anak bapak juga sudah menikah " ucap Naila


" hahaha bapak cuka bercanda nak , kalau boleh tau golongan darah suami mu apa nak ?? tanya nya lagi

__ADS_1


" AB pak " jawab Naila


" kalau begitu ayo kita ke rumah sakit , kebetulan darah saya sama seperti golongan darah suami mu " ucap bapak tersebut


" pak saya mohon agar bapak tidak mendonorkan darah karena bapak hanya ingin balas Budi ke saya , saya sangat ikhlas menolong bapak " ucap Naila


" pasti suamimu sangat beruntung mendapatkan istri seperti mu nak , sudah baik cantik dan pengertian ," ucap bapak tersebut


" saya juga ikhlas menolong mu nak , kita memang baru ketemu tapi entah mengapa bapak seperti merasa kamu itu anak bapak atau bagian dari keluarga kami " lanjut nya


" kalau begitu saya sungguh merasa sangat berterima kasih kepada bapak , mudah mudahan Allah akan memberikan rezeki yang lebih banyak kepada bapak " ucap Naila merasa sangat bersyukur karena masih ada orang yang mau mengikhlaskan darah nya untuk orang lain


" bapak merasa senang menolong orang sebaik kamu nak " ucap bapak tersebut


tak lama mereka sudah sampai diparkiran , Naila melangkah masuk diikuti oleh bapak yang ditolong nya tadi


Naila melihat ayah dan ibu nya masih setia duduk dimana dia duduk tadi


ayah Naila yang tak asing dengan wajah orang dibelakang anak nya segera berdiri diikuti oleh ibu nya


ayah Naila yang sudah yakin dengan pikiran nya segera menundukkan kepalanya tanda hormat nya

__ADS_1


" selamat malam pak Andi " sapa ayah Naila sopan


" selamat malam " saut laki laki tersebut menatap laki laki yang seumuran nya


" apa kita saling kenal ?? tanya pak Andi terus menatap wajah ayah Naila


" saya pak Gibran dari perusahaan Arkarna , dan kemarin perusahaan kita sudah bekerja sama dan itu saya ucapkan banyak terimakasih karena mau menerima perusahaan kami yang tidak ada apa apa nya " ucap ayah Naila sopan


" tidak usah seperti itu pak , kita sama sama manusia dan disini bukan tempat kerja jadi samakan saja jika anda bicara dengan teman anda sendiri " ucap pak Andi


" baik pak , saya sungguh merasa terhormat " ucap pak Gibran sangat senang


" apa mereka ibu kamu nak ?? tanya pak Andi


" iya pak , maaf , apa anak kami telah membuat masalah dengan pak Andi ?? tanya ibu Naila sangat khawatir


" hahaha tidak bu , anak ibu sangat baik jarang sekali perempuan sebaik dia , saya kesini karena ingin menolong anak ibu dan pak Gibran , tadi anak ibu dan bapak cerita sedikit kalau suaminya sedang kekurangan darah dan sangat kebetulan golongan darah saya sama " ucap pak Andi


" apa tidak masalah pak jika anda mendonorkan darah ke suami anak saya ?? tanya pak Gibran


" tidak , saya juga pernah merasakan hal sesulit ini " ucap pak Andi

__ADS_1


" ayo nak , kita tanya dokter untuk pengambilan darah saya , dan maaf saya tidak bisa lama lama karena istri saya di rumah sedang sendiri " ucap pak Andi dan di angguki oleh Nai


__ADS_2