
" Kenapa kamu sangat bodoh sayang , apa ada kodok yang tumbuh di otak mu ?? tanya Naila membuat Irsyad menatap nya bingung.
" apa maksudmu , apa kamu mengataiku bodoh? tanya Irsyad.
" iya " jawab ketus Naila tanpa ada rasa takut sama sekali.
" kamu sudah semakin berani padaku , apa yang kamu makan hah ?? tanya Irsyad menarik tubuh istri nya yang masih polos dan memeluknya.
" lepas , kamu nanti kembali memakan ku " ucap Naila dan langsung turun dari tempat tidur.
" mana alat nya yg lain ?? tanya Naila membuat Irsyad langsung mengambil nya dan memberikan kepada sang istri.
" kenapa kamu bersikeras sih , kamu akan tambah kecewa nanti nya " ucap Irsyad.
" Irsyad bodoh " ucap Naila dan berlari ke arah kamar mandi.
" dia semakin membuat onar , dia sudah tidak takut padaku " ucap Irsyad tersenyum kecil.
Irsyad di kasur hanya bisa bengong memandang ke luar jendela seraya menunggu istrinya yang sangat lama didalam.
" apa dia pingsan di kamar mandi atau dia malah tidur " gumam Irsyad turun dari tempat tidur dan ingin melangkah ke arah kamar mandi tapi pintu seketika terbuka saat dia hendak ke sana.
Naila sudah berpakaian rapih dan terlihat wajah murung yang dia tampakkan kepada suaminya , Irsyad yang melihatnya pun hanya tersenyum tipis dan melangkah ke arah nya lalu memeluknya erat.
__ADS_1
" aku sudah bilang kan , tenang lah Oma dan mami pasti akan mengerti , kita bisa usahakan lagi yg terbaik " ucap Irsyad.
" kenapa kamu sangat bodoh sayang ?? tanya Naila yang membuat Irsyad melepaskan pelukannya dan menatap istrinya kesal.
" jangan mengatakan hal hal negatif kepada suami mu " ucap Irsyad.
" lihat ini " ucap Naila melihat alat test pack nya.
" kenapa ?? tanya Irsyad dengan bodoh nya.
" benar benar gak bisa di andalkan " ucap kesal Naila.
" ayo pulang " lanjut Naila dengan nada kesal yang membuat Irsyad sangat bingung.
kenapa sih cewek itu selalu benar , di tanya pasti marah kalau di diamin pasti makin menjadi jadi " gumam Irsyad.
" gak moodddddd " saut Naila.
" nah kan " gumam lagi Irsyad.
Irsyad memilih mengikuti perkataan istri nya dari pada dia semakin dibuat prestasi oleh nya.
di jalan Naila tidak mengeluarkan sepatah kata pun , dia pun tidak pernah melirik ke arah suami nya berbeda dengan sang suami yang tampak gelisah , Irsyad selalu menoleh ke arah sang istri dia pun tak berani bertanya lagi.
__ADS_1
" kenapa lihat lihat , mau ku colok tu mata " ucap kesal Naila membuat Irsyad hanya bisa menelan salivnya kasar.
" wow galak amat " gumam Irsyad.
" kamu mengatai ku barusan kan ?? tanya Naila yang semakin membuat Irsyad sangat panik.
" ti...tidak " jawab singkat Irsyad.
" kamu tidak sayang lagi sama aku ?? tanya Naila lagi yang membuat Irsyad semakin panik di tambah rasa bingung.
" yang bilang begitu siapa sayang ,aku gak bilang kek gitu loh , aku sayang sama Naila atau istri ku " ucap Irsyad.
" alah paling cuma gombal " ucap Naila ketus.
" iya kamu benar , cewek gak pernah salah , mami ku juga gak pernah kalah walaupun dia salah " gumam Irsyad.
" kamu mengatai ku lagi ?? tanya Naila membuat Irsyad kembali panik.
" ti..tidak " jawab lagi Irsyad.
" awas kamu bohong " ucap Naila mengepalkan tangannya ke arah Irsyad.
" aku kan jujur orang nya sayang , jadi gak mungkin aku bohongi kamu kan " ucap Irsyad.
__ADS_1
" udah diam , aku gak mau debat lagi " ucap Naila.
" ingin sekali aku lempar kamu keluar mobil , untungnya kamu istri ku " gumam Irsyad