
pak Andi pulang ke rumah dengan raut wajah yang susah di artikan , membuat istri nya yang melihat nya merasa bingung
" papi kenapa ?? tanya sang istri
" tidak apa , hanya ada masalah dikantor " ucap sang suami yang tidak mau melihat istrinya kaget dan ikut sedih
" tidak , pasti ada masalah lain kan , biasanya papi tidak seperti ini kalau ada masalah , ini berbeda Pi , papi seperti terlihat sedih ?? tanya sang istri
" bukan apa apa mi , ayo kita sarapan saja papi sudah lapar " jawab pak Andi
" Pi , cepat beritahu mami , papi tak pernah kan merahasiakan apa apa dari mami , baik itu masalah kantor atau masalah lainnya tapi kenapa sekarang papi tidak mau jika mami mengetahuinya " ucap istri nya tegas
__ADS_1
" baik mi , tapi mami jangan sedih atau kaget " ucap pak Andi mengalah karena sampai kapanpun istri nya pasti akan berusaha untuk selalu mengetahui nya
" apa ada sesuatu yang telah terjadi Pi ?? tanya sang istri
" papi sudah bertemu dengan istri Irsyad serta keluarga istri nya " ucap sang suami yang tentu saja membuat istri nya tambah penasaran
" apa benar Pi , dan gimana orang nya Pi , apa istri nya Irsyad terlihat cewek baik baik serta keluarga nya dan apa Irsyad tidak berbuat seperti yang papi pikirkan tentang pernikahan mereka , dan apa keluarga istri nya Irsyad memperlakukan Irsyad dengan baik ?? beberapa pertanyaan yang keluar dari mulut sang istri, dia juga sangat ingin bertemu dengan istri nya Irsyad serta keluarga nya
" astaga Pi , kenapa tidak ngajak mami , mami ingin sekali bertemu dengan istri nya Irsyad , mami sangat beruntung kalau begitu mempunyai mantu yang baik dan cantik " ucap sang istri tapi tiba tiba senyuman nya pudar saat mengingat ucapan suami nya yang mengatakan jika perempuan yang menolong nya adalah istri anak nya
" mami kenapa tiba tiba terlihat panik ?? tanya pak Andi
__ADS_1
" Pi , apa benar jika perempuan yang membantu papi adalah istri Irsyad , bukan kah papi juga menceritakan jika papi mendonorkan Darah untuk suami perempuan itu , apa jangan jangan ....." ucapan sang istri terhenti tak sanggup mengatakan apa apa , dia sudah yakin dengan pikiran nya sekarang , air matanya mengalir begitu saja
" benar kan Pi ?? tanya sang istri dan diangguki oleh suami nya dengan pelan
" anak ku , hiks..hiks... " ucap snag istri berdurai air mata
" Pi , ayo kita ke rumah sakit , anak ku pasti sakit sangat serius hingga membutuhkan pendonor darah , Irsyad kecilku sakit pi hiks..hiks.. " ucap istri nya
" baiklah mi ,tapi mami tenangkan diri mami ,papi tadi melihat keadaan Irsyad dan dia sudah baik baik saja, jadi mami tenang ya " ucap sang suami
" gimana mau tenang Pi , papi saja tidak mau menceritakan soal keadaan putraku kalau mami tidak paksa menceritakan , Sekarang papi puaskan , ini semua gara gara papi mengusir nya seenak hati " omel istri nya dengan suara agak tinggi dan air mata yang terus mengalir
__ADS_1
" iya Ini salah papi mi , tapi tolong mami tenang biar kita segera kesana ya " ucap sang suami tapi istri nya langsung melangkah kan kakinya ke arah pintu keluar dan mau tidak mau pak Andi hany bisa pasrah dan mengantarkan istri nya dia tidak mungkin membiarkan istrinya pergi sendiri dalam keadaan seperti itu , apalagi istri nya sering pingsan .