
Oma hanya sibuk dengan siaran di TV nya dia menikmati drama tanah air nya karena sudah sangat lama dia tidak menonton seperti ini.
" apa Oma tidak ingin ke rumah Naila ?? tanya Irsyad
" kapan kapan Oma ikut , Oma masih mau Nikmati tontonan Oma , lagi seruh " ucap Oma tiba tiba Oma langsung melempar bantal sofa ke arah tv membuat Naila dan Irsyad menatap Oma nya Bingung
" ahhg Sialan kau , kenapa kamu malah selingkuh bodoh " teriak Oma nya sangat kesal sampai sampai Oma nya berdiri di atas sofa menunjuk ke arah Tv
" Oma ,sudahi sifat Oma jika nonton , siapa saja yang ikut nonton sama Oma pasti akan takut kalau begitu caranya " ucap Irsyad
" diam kau bocah , jangan bikin Oma tambah emosi , dan kamu Juga jangan sampai mengikuti dia , mana mungkin dia selingkuh padahal istri nya sangat baik , dia juga kenapa wanita itu seperti ular , sok baik sekali di depan laki laki bodoh itu " omel Oma nya membuat Irsyad langsung menarik Naila untuk segera pergi.
" woi Irsyad kenapa kamu langsung main cabut begitu saja , kamu tidak menghargai Oma disini " ucap Oma nya yang sudah terlanjur emosi masih dengan posisi berdiri di atas sofa
" hancur kan saja semuanya dulu Oma , sampai kontrakan kecil ini jadi gudang sekalian " saut Irsyad dan melangkah pergi
__ADS_1
" pergi sana " ucap Oma nya dengan suara cukup keras
singkat cerita kini Irsyad dan Naila sudah melaju ke arah Rumah Naila menggunakan mobil Naila yang dibawa oleh suruhan ayah Naila saat masih sangat pagi .
" kenapa Naila jadi ngeri sendiri melihat Oma nonton kak " ucap Naila yang melihat adegan Oma barusan
" Oma memang seperti itu , film dijadikan nyata oleh nya , lihat saja kalau kita pulang nanti pasti rumah akan berantakan karena emosi Oma , dan juga TV pasti akan hancur oleh nya " ucap Irsyad yang membuat Naila hanya bisa menelan saliva nya kasar
Naila tidak bisa membayangkan jika dirinya ikut nonton bersama Oma , mau jadi apa dia nanti nya ,tv saja rusak apalagi dirinya.
" kenapa kak Irsyad masih bertanya hal itu , apa kak Irsyad belum yakin , buat apa Naila memberikan kesucian ku jika Naila tidak mencintai kakak " ucap Naila
" kita sudah melakukan hal suami istri yang sudah kesekian kalinya kak , Karena naila sudah jatuh hati kepada kakak , pernikahan yang kita anggap sangat bodoh sudah berubah jadi kebahagiaan , dan kita sudah menyatu seutuhnya " ucap Naila lagi
" tapi bisa kah kamu jangan memanggilku lagi dengan sebutan kakak , aku bukan kakak mu , aku suami mu bukan " ucap Irsyad
__ADS_1
" jadi ...?? tanya Nakal dengan suara bingung untuk meminta penjelasan
" gak jadi " jawab Irsyad yang tidak pede jika dirinya mengatakan kepada Naila untuk memanggil nya dengan kata sayang.
Naila juga hanya bisa diam , dia juga canggung ingin memanggil apa untuk kak Irsyad dan Naila juga mengerti dengan suami nya yang belum pernah jatuh hati.
Tak lama mereka sudah sampai di rumah Naila , mereka berdua turun dan ternyata ibu dan ayah Naila sudah menunggu di depan pintu .
Naila langsung berlari memeluk ibu dan ayah nya.
" Ibu ayah , Naila kangen " ucap Naila
" hahaha sudah lah , kami juga kangen tapi apa kamu gak malu dengan suami mu , kamu baru saja memperlihatkan kemanjaan mu " ucap ibu nya
" apa kabar Bu , ayah " ucap Irsyad menyalim kedua orang tua Naila
__ADS_1
" baik nak , ayo kita masuk ,kita sudah lama tidak cerita cerita " ucap ayah Naila dan di angguki oleh Irsyad