
kini mereka sedang menunggu Erza yang tadi ke toilet untuk membuang sesuatu yang ada didalam perut nya dan tak lama kemudian Erza datang dengan wajah lemas seraya menampar nampar perut nya yang terasa gak nyaman.
" OMAAA " teriak Erza seketika ingin memeluk Oma nya tapi Oma malah kabur dari nya.
" jangan mendekat kau cucu sialan , kamu masih bau , kamu gak cebok ya " ucap Oma kesal.
" wahaha sana dulu cebok yang benar " ucap Irsyad mengipas ngipas tangannya di depan hidung nya sendiri.
" Mami " ucap Erza menoleh ke arah mami nya Irsyad tapi tidak mendapat respon.
" pergi gak , kamu sangat bau " ucap Oma.
" astaga Oma , ini semua gara gara Oma tau gak , perutku sangat sakit " ucap Erza.
PUROKKK
suara kentut Erza menggelegar di ruang sana yang membuat semua orang kaget bukan main kecuali Naila yang malah tertawa berbahak-bahak.
" wahahahahaha , itu bom atau kentut sih hahaha " ucap Naila tertawa berbahak-bahak.
__ADS_1
" ihh jorok , Erza pergi sana ke kamar mu ,mandi baru kesini lagi jangan lupa bersihkan bokong mu " ucap Mami Rin kesal.
" DASAR KAU CUCU SIALAN , KAU BUAT OMA HAMPIR JANTUNGAN ERZAAA SIALANNN " teriak Oma kesal membuat Erza langsung lari dihadapan mereka.
" hahahaha Erza sangat lucu ya mas " ucap Naila masih tertawa berbahak-bahak.
" lucu dari mana coba , harusnya kamu bilang Erza itu jorok sekali " ucap Irsyad.
keheningan kembali terjadi saat Erza sudah pergi ke kamar nya , Erza sudah sedari kecil sering tinggal di rumah Irsyad maka dari itu dia sudah tau dimana kamar nya khusus.
" mas , mau makan Buah " ucap Naila tiba tiba.
" bukan buah ini Oma , Naila mau makan buah mangga " ucap Naila.
" tapi yang masih mudah , Naila mau buat rujak " lanjut Naila.
" cepat lah pergi Irsyad , buah mangga di belakang rumah berbuah , dan yang itu adalah buah disana tapi mangga yang ada di meja itu sudah matang " ucap Mami Yani menatap Naila penuh rasa penasaran.
" bibi , bibi " teriak Irsyad dan tak lama pembantu datang.
__ADS_1
" iya tuan muda , ada yang bisa saya bantu ?? tanya pembantu tersebut sopan.
" kamu suruh siapa saja yang laki laki disini untuk ambilkan buah mangga mudah buat istri ku " ucap Irsyad.
" bibi tidak perlu , aku mau suami ku yang manjat " ucap Naila membuat pembantu tersebut kebingungan.
" Bibi silahkan lanjutkan saja pekerjaan mu , tidak usah dengarkan Irsyad " ucap mami nya.
" Mas , kamu yang panjatkan , gak mau tau harus mas yang manjat , titik. " ucap Naila tegas yang kembali membuat Irsyad menganga.
" cepat apa yang diperintahkan oleh istri mu irsyad , sebentar lagi kamu akan mendapat kabar bahagia " ucap Mami Rin lagi yang membuat mereka Bingung.
" Apa maksudmu Rin ?? tanya Oma yang bingung.
mami Rin langsung mendekati Oma dan membisikkan sesuatu yang membuat Oma langsung lompat berteriak senang.
" HOREHHH " teriak Oma membuat Naila dan Irsyad sangat kaget apalagi saat melihat Oma lompat , Oma serasa masih muda saat tanpa sengaja lompat.
" Oma awas tulang nya patah " ucap Irsyad membuat Oma yang mendengar nya menatap irsyad dengan senyuman tipis nya.
__ADS_1
Irsyad yang melihat Oma seperti tidak marah hanya bisa diam menatap Oma nya , Irsyad sangat dibuat kebingungan.