
Saat sudah selesai makan , Naila keluar dari rumah mencari angin segar tapi saat sudah membuka pintu Naila kaget melihat orang orang yang masih berdiri kaya patung
" apa mereka gak tidur , dan apa kaki mereka di lem sampai gak bisa gerak , atau jangan jangan mereka hanya patung yang di buat mirip manusia " gumam Naila melangkah ke sana dengan rasa penasaran nya
Naila mencolek colek lengan salah satu penjaga disana
" apa beneran patung ya , kok lengannya keras " gumam Naila
" BUKK "
Naila refleks meninju wajah penjaga tersebut karena kaget saat penjaga yang dia pikir adalah patung menoleh ke arah nya
" auuuhh " pekik Naila mengipas ngipas tangannya karena sakit meninju pipi penjaga tersebut
Irsyad yang keluar dan melihat istrinya kesakitan segera melangkah ke sana
" kamu kenapa ?? tanya Irsyad memegang tangan Naila dan melihat tangan Naila yang merah
" aku gak sengaja ninju pipi om ini , trus tangan ku yang sakit , Naila pikir om nya patung ,siapa suruh dari kemarin disini aja gak gerak gerak " ucap Naila dengan wajah malu nya dan rasa takut jika Irsyad marah padanya karena ceroboh
Tapi Naila sangat di buat kaget saat suami nya malah memukul orang tak bersalah tersebut
BUKK
BUKK
BUKK
tinjuan Irsyad melayang tiga kali ke penjaga tersebut membuat penjaga tersebut hanya jatuh dan kembali berdiri tanpa melawan , dia kembali ke posisi awal nya yang semakin membuat Naila kaget karena orang tersebut tidak melawan sama sekali .
" kak kenapa mukul dia , kan yang salah Naila Lo " ucap Naila
" kenapa , kalau ada yang menyakiti orang disekitar ku dia akan menerima hukuman nya " ucap Irsyad
" tapi kan , Naila yang salah kak , bukan dia " ucap Naila merasa sangat bersalah sama Penjaga tersebut.
" kamu mau belain dia hah , kamu nikah aja sama dia sekalian " ucap kesal Irsyad dan pergi meninggalkan Naila
__ADS_1
Naila langsung mengejar Irsyad yang marah padanya , dia tau jika Irsyad hanya khawatir dengan nya , Naila langsung memeluk Irsyad dari belakang membuat langkah suami nya terhenti
" maaf kan Naila kak , Naila gak akan mengulangi nya lagi " ucap Naila
" iya , lepaskan , aku mau ke taman " ucap Irsyad
" Naila ikut kak " rengek Naila dan hanya di angguki oleh Irsyad
Di taman mereka hanya diam , karena bosan Naila mengambil ponselnya untuk melakukan panggilan Vidio ke sahabat nya dia mau melihat kan taman yang di penuhi oleh bunga tersebut
" taman di tempat umum kalah sama taman di rumah Oma ya kak " ucap Naila menghembuskan nafas nya untuk menghirup udara segar
" hmm " jawab ketus Irsyad
" cuek maat sih kak , kan Naila sudah minta maaf " ucap Naila
" tu panggilan mu sudah di angkat " ucap Irsyad membuat Naila menoleh ke layar ponselnya dan benar saja Ciara sudah mengangkat nya
" Hallo Cia " sapa Naila dengan suara agak tinggi
" bahagia sekali Bu " saut orang dari sana
" wah , kamu Dimana itu ,aku belum tau kalau ada taman sebagus itu di sini " ucap Ciara
" hahahaha ada deh , pokoknya Rahasia " ucap Naila
" trus yang laki laki di samping mu siapa ?? tanya Ciara yang tadi hanya melihat sekilas
" kak Irsyad " ucap Naila santai
" ohh iya lupa , nama kak Reinan ternyata Irsyad " ucap Ciara dan hanya di angguki oleh Naila
" yasudah ya Nai , aku mau ke bandara " ucap Ciara membuat Naila kaget
" loh , kamu mau pulang ?? tanya Naila dengan serius dan hanya fi angguki oleh Ciara
" trus aku sama siapa ?? tanya Naila
__ADS_1
" ada suami lu Bu guru " ucap Ciara
" tapi kan ....." ucapan Naila terpotong
" hati hati di jalan Ciara " ucap Irsyad membuat Naila menatap nya tajam
" kenapa kamu sangat baik sama Ciara ?? tanya Naila sinis
" kenapa kamu marah ?? tanya Balik Irsyad
" loh , kan aku istrimu " jawab Naila
" lah , kan dia sahabat mu " jawab juga Irsyad
" tapi kan dia sahabat ku bukan sahabat mu kenapa kata kata mu sangat lembut sedangkan sama aku sangat datar " ucap Naila membuat Irsyad teringat sesuatu
" Naila, kamu memang sangat baik mengingat kan aku " ucap Irsyad
" mengingatkan apa ?? tanya Naila
" apa kamu pura pura lupa , aku masih ingin mendengar ucapan mu saat mau mandi tadi , apa boleh ?? tanya Irsyad membuat Naila menelan Salivnya kasar
" aku gak ingat , kak Irsyad aja yang hanya mimpi " ucap Naila mengelak
" kak kenapa bunga itu waran hitam ?? tanya Naila menunjuk ke arah samping membuat Irsyad lagi lagi tertipu
" wahahahaha kak Irsyad bodoh , mau di bohongi sama anak cantik " ucap Naila membuat Irsyad dengan cepat Langsung mengejar nya
Naila hanya semakin takut saat melihat langkah Irsyad yang sangat panjang dan cepat mulai mengarah kepadanya , sedangkan telfon nya belum dimatikan
Irsyad langsung memeluk tubuh Naila dan menjatuhkan nya ditengah bunga bunga yang sangat cantik
Irsyad menindih Naila dengan senyuman jail nya , membuat Naila kembali dibuat kalang kabut
" aku cuma becanda kak " ucap Naila gugup tapi Irsyad langsung mencium bibir nya
tangan Naila yang memegang Hp tak sengaja mengarahkan kamera ke wajah mereka berdua membuat Ciara yang di sana berteriak histeris sambil menutup matanya
__ADS_1
" Woi , ingat ada aku , vc nya belum mati " teriak Ciara tapi hanya di anggap angin lewat
Ciara dengan cepat mematikan ponselnya dia ikut gregetan melihat adegan berbahaya barusan.