Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin

Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin
kenapa seperti ini


__ADS_3

Naila bangun lebih awal dan mulai melangkah ke kemar Mandi , setelah dia sudah selesai mandi dia langsung menggunakan pakaian nya lalu mulai melangkah ke dapur untuk memasak sarapan Pagi mereka


Naila dengan nada nada di mulutnya mulai memasak dengan sangat lihai


Setelah semuanya sudah selesai Naila membawa makanan mereka ke tempat biasa , tapi Naila melihat belum ada Reinan yang menunggu


" tu orang , pasti masih tidur " gumam Naila melangkah ke arah pintu Reinan dan mulai mengetok nya


" WOI BANGUN SUDAH SORE " teriak Naila seraya memukul mukul pintu Reinan dengan keras


tak lama seseorang membuka pintu dengan mata yang masih sipit dan Rambut acak acakan yang membuat mata Naila tak berkedip melihat nya


" dia sangat lucu dan gemesin saat bangun tidur " gumam Naila


" Woi bisa gak sih bangunin orang secara baik baik, kamu bangunin orang seperti mau ngajak kelahi tau gak " ucap Reinan kesal smabil menggaruk pantatnya yang seketika membuat Naila langsung sadar dari lamunannya


" makan " satu kata yang keluar dari mulut Naila dan melangkah pergi

__ADS_1


" tumben baik " ucap Reinan lalu menutup pintunya


Setelah Reinan berpakaian rapih dia mulai melangkah ke arah Naila yang masih duduk bermain ponsel


Tanpa berkata apa apa Reinan Langsung mengambil makanan dengan porsi yang cukup banyak


sontak Naila yang melihat nya membulatkan matanya


" kamu makan gak tau diri ya , aku yang masak dan kamu sisakan segini buat ku " omel Naila


" siapa suruh kamu panggil aku makan." jawab Reinan dan mulai memasukkan sesuap nasi kedalam mulutnya


Naila terdiam mengunyah makanan tersebut dengan pikiran yang sudah kemana mana


" itu kan sendok bekas nya tadi , dia sudah memasukkan kedalam mulutnya dan apa yang dilakukan tadi dia menyuapiku menggunakan sendok itu , bukan kah itu sama saja kami berciuman melalui sendok " gumam Naila


" makan, jangan banyak omong , nanti nasi nya makin habis ke piringku kalau kamu masih ngoceh gak jelas disitu " ucap Reinan membuat Naila langsung mengambil makanan nya tanpa berkat apa apa

__ADS_1


setelah makan Naila lebih dulu berangkat menggunakan mobil nya berbeda dengan Reinan yang harus kembali menyamar dan harus memanaskan motor butut nya


Reinan sudah melajukan motornya ke arah kampus dengan senyuman yang terus terukir di wajahnya sepanjang jalan , dia sangat merasa seperti senang melihat wajah Naila yang sedang mengomel


" kenapa si bodoh itu sangat menggemaskan " gumam Reinan


Sesampainya di kampus Reinan kembali memasang wajah Datar nya , dia mulai melangkah ke lorong lorong kampus , sesuatu yang membuat hati nya seketika tertusuk saat melihat Naila dan kekasih nya sedang berjalan ke arah nya


" kenapa dia selalu ada di mata ku setiap pagi ,bisa kah kamu lewat ke jalan belakang saja , aku sungguh bosan melihat wajah mu itu " ucap Adit seraya merangkul Naila yang semakin membuat Reinan sakit tak berdarah


Naila yang melihat Reinan hanya bisa menundukkan kepalanya tidak bisa berkata apa apa


" apa kamu tidak merasakan sesuatu yang aku rasakan sayang , dia begitu bodoh bukan , ya kan sayang " ucap Adit ke arah Naila


" aku duluan Dit " ucap Naila langsung pergi


" ini pasti gara gara Lo , dia takut melihat wajah mu yang sama sekali membuat orang sangat muak " ucap Adit dan berlari mengejar Naila

__ADS_1


Reinan berbaik arah dan melihat istrinya yang sedang di kejar oleh kekasihnya


" kenapa aku seperti ini , " gumam Reinan


__ADS_2