
ayah Naila menjumpai Putrinya untuk pamit pulang duluan , karena sudah memberikan semua instruksi yang harus dilakukan CIO.
Setelah sang ayah pulang , Naila menatap perutnya dan mengelusnya lembut seakan perutnya sudah buncit.
" kalau sudah lahir jangan seperti ayah mu ya , dia sangat menyebalkan dulu, tapi dia baik " ucap Naila pada perut nya yang masih rata.
" apa kamu tau dulu saat ...hmm harus manggil apa ya ibu,bunda, mama, mami, mommy, gimana kalau mommy saja biar kaya keren dikit , baik mommy lanjutkan ucapanku ya , apa kamu tau dulu saat mommy menikah dengan......Daddy kayaknya oke , saat mommy menikah dengan Daddy mu, itu membuat mommy merasa sangat terpuruk karena mommy pikir hal tersebut yang paling hancur di kehidupan ku tapi nyatanya mommy sangat bahagia, maka dari itu kalau kamu sudah besar hati hati ya, jangan sampai kamu seperti mommy yang mencintai laki laki yang tukang selingkuh, untung tuhan menikahkan mu dengan orang yang sangat baik seperti Daddy mu " ucap Naila panjang lebar kepada perutnya.
" lihat lah itu awan, warna nya memang putih tapi terkadang akan hitam yang artinya langit sebentar lagi menangis tapi air mata langit akan berarti bagi bumi , jadi jangan terlalu percaya kepada orang lain karena belum tentu orang yang kamu percaya itu baik , dan kamu yang akan merasa sedih dan menangis, air matamu itu mengajarkan mu pada arti dari kepedihan ditinggalkan seseorang dan yakinlah semuanya itu tidak sia sia karena Tuhan akan memberikan mu yang lebih baik." ucap Naila.
" dan satu lagi ya sayang , tidak ada harta yang berharga bagi kehidupan jika kita sudah di ajarkan dari kecil arti dari sebuah kehidupan di dunia ini ....hanya ingat ibu dan ayah mu karena mereka adalah harta yang tak terhingga di kehidupan nyata." lanjut Naila.
" ehh tunggu mommy masih ada satu kata kata lagi buat kamu sayang ... jika seseorang membicarakan keburukan mu atau membicarakan hal yang membuat mu sakit hati kamu tidak perlu menanggapi nya , hanya hadapi dengan senyuman dan pasti orang itu akan lelah sendiri dengan omongannya dan kamu yang akan menang tanpa melawan, jika kamu melawan belum tentu kamu menang hehe " ucap Naila mengelus perutnya.
__ADS_1
Naila yang bosan mengambil ponselnya dan melakukan vc kepada sang suami dan tak lama di angkat di sana , terlihat wajah yang dirindukan Naila.
"Assalamualaikum sayang " ucap Irsyad dengan lembut.
"Walaikum salam" jawab Naila mengedipkan matanya ke arah sang suami.
" apa yang kamu lakukan, apa kamu mau, lihat saja nanti jika pulang, kamu akan ku habisi sampai tak berdaya " ucap Irsyad membuat semakin Naila menjadi jadi menggoda suaminya.
" ahhg sialan , aku akan kesana untuk memakan mu " ucap Irsyad dengan wajah sangat serius.
" Bos kenapa ?? tanya Ezra tiba tiba dari belakang.
" woi , kenapa sih kalau masuk gak ketok dulu , yang bos siapa sih , seenak jidat aja masuk , tanpa beban pikiran " ucap Irsyad sangat kesal tapi di hiraukan Ezra dan mengambil ponsel Irsyad.
__ADS_1
" hai, kakak ipar, gimana kerjaannya, pasti lancar dan gak marah marah kalau nyuruh orang " ucap Ezra.
" hahaha iya dong" ucap Naila tertawa renyah membuat irsyad kembali merebut ponselnya.
" keluar gak " ucap tegas Irsyad.
" kakak ipar, obat yang kamu gunakan itu apasih, kok dia bisa luluh kalau sama kakak ipar sedangkan aku, dia malahan seperti singa yang siap menerkam ku kapan saja" ucap Ezra.
"Satu" ucap Irsyad mengangkat jarinya.
" iya iya " saut Ezra dan berlari keluar
__ADS_1
tuh gais novel kawan gue , walaupun gak ku anggap😂, tapi mampir ya sambil nunggu up novel nih, thanks semuanya.