Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin

Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin
Bertemu papi


__ADS_3

" MAMI DIMANA " Teriak lagi papi Reinan


" Di Kamar Irsyad Pi " ucap mami nya sedikit berteriak


ceklek


pintu terbuka dan nampak pria tua berdiri dengan pakaian yang masih rapih , seketika pria tersebut mematung di sana


" Irsyad " ucap papi nya kaget melihat putranya


" kenapa kamu balik kesini lagi ?? tanya papi nya dengan Datar , pandangan nya tidak lepas ke arah wajah anak nya


" papi ngomong apa sih " ucap mami nya yang sudah duduk dan bersender di kepala kasur


Irsyad yang hendak ingin melangkah memeluk papi nya tapi dengan bersamaan kata kata papi nya membuat nya batal melanjutkan niat nya


Irsyad tersenyum miring sengaja menoleh ke arah yang lain , dia tidak bisa menatap wajah papi nya


" Irsyad akan pergi , " ucap Reinan dengan pelan tapi langkahnya terhenti saat tangannya ada yang menahan , ternyata itu adalah mami nya yang sudah berdiri di belakang nya


" lepaskan mi " ucap Irsyad dengan pelan namun ditekan tapi mami nya menggeleng gelengan kan kepalanya dan air mata nya kembali menetes


" jangan, mami mohon jangan pergi , papi mu hanya becanda , iya kan pi " ucap mami nya tapi mendapat gelengan kepala dari sang suami

__ADS_1


" PAPI JANGAN SEPERTI ITU , JIKA IRSYAD PERGI MAMI JUGA AKAN PERGI " Ucap mami nya sedikit berteriak ke arah Suaminya


" biarkan Irsyad pergi mi , Irsyad sudah berkeluarga , Irsyad bukan lagi anak kecil " ucap Irsyad yang seketika membuat papi nya melangkah ke arah nya


" apa yang barusan kamu ucapkan ?? tanya papi nya dengan dingin


" Irsyad sudah menikah " ucap Irsyad


PLAK


suara tamparan menggemah di dalam kamar tersebut yang membuat mami Irsyad langsung memeluk anak nya


" PAPI KENAPA HAH , IRSYAD ANAK KITA PI " teriak istri nya dengan suara yang tinggi , air matanya tak ada henti hentinya mengalir


" APA MAMI MASIH BISA MEMAAFKAN DIA , DIA MENIKAH TANPA SEPENGETAHUAN KITA , DAN ITU BERARTI DIA SUDAH TIDAK MENGANGGAP KITA SEBAGAI ORANG TUA NYA " teriak papi Irsyad menunjuk ke arah Irsyad


" Cukup , kalian tidak perlu membuang tenaga kalian untuk bertengkar hanya karena putra kalian yang tidak tau diri ini , Irsyad akan pergi dari sini , dan asal papi tau jangan pernah membuat mami menangis ,lebih baik papi tampar Irsyad sepuas papi dari pada membuat Mami menangis " ucap Irsyad dengan tegas melepaskan tangan mami nya


" Mami Irsyad pergi , jangan menangis karena putra mu ini yang tidak tau diri " lanjut Irsyad dan memeluk mami nya


" jangan pergi , mami mohon " ucap mami nya


Irsyad tidak menjawab ucapan mami nya dan melepaskan pelukannya , dia segera melangkah pergi meninggalkan mami dan papi nya

__ADS_1


Irsyad menitikkan air mata nya saat sudah di pintu , dengan segera dia berlari pergi


" IRSYAD hiks..hiks" teriak mami nya yang sudah duduk di lantai berdurai air mata


" AHHHGGG PAPI BODOH " teriak lagi mami nya berusaha bangkit untuk mengejar anak nya tapi tenaganya sudah tidak cukup membuat nya hanya bisa menangis menatap pintu dimana anak nya keluar


Irsyad berlari keluar dengan sekuat tenaga menahan air mata nya , dia sudah tidak memperdulikan kendaraan nya , yang dia tau saat ini hanya berlari meninggalkan Rumah megah tersebut


Irsyad tidak tau mau kemana saat ini dia terus berjalan menelusuri jalan raya yang ramai di lintasi oleh kendaraan , pikiran nya sungguh hancur saat ini


pipp


pipp


suara klakson mobil yang membuat Irsyad menoleh ke arah mobil tersebut


" kak Reinan kenapa disini ?? tanya seorang perempuan tapi tidka dihiraukan oleh Reinan


Reinan kembali melanjutkan langkahnya membuat wanita tersebut turun dari mobil untuk menahannya


" kak Reinan kenapa sih ?? tanya lagi perempuan tersebut


" pergi , biarkan aku sendiri " ucap Reinan dingin tanpa menoleh ke arah wanita tersebut

__ADS_1


__ADS_2