
keesokan pagi nya , Naila sudah duduk didepan cermin sambil menatap wajah nya sendiri membuat irsyad yang tidak sengaja lewat di belakang nya menghentikan langkahnya.
" kamu kenapa ?? tanya Irsyad Bingung.
" aku Bingung , aku harus bagaimana nantinya, aku takut jika mengurus perusahaan ayah " ucap Naila.
" sudah ku bilang jangan pikirin hal hal aneh dulu , aku yang akan mengatur nya " ucap Irsyad.
" tapi aku masih sedikit gak tenang Lo " ucap lagi Naila.
" sini ku kasih trik buat tenangin diri " ucap Irsyad sudah mengelus lembut leher sang Istri yang sontak membuat Naila berdiri dari duduk nya.
" aku sudah tenang , sumpah " ucap Naila panik mendorong tubuh suaminya pelan.
" apa kamu menolak ku ?? tanya Irsyad membuat Naila menggeleng kan kepalanya pelan.
" tapi kan tadi malam sudah " ucap Naila
" aku lapar " ucap Naila tersenyum kikuk.
" ayo kita turun , mungkin sebentar lagi sepupu ku akan datang " ucap Irsyad membuat Naila menoleh ke arah nya.
__ADS_1
" apa yang dimaksud papi kemarin ?? tanya Naila dan hanya di angguki oleh Irsyad.
" apa cewek ?? tanya Naila dengan suara seperti tidak bersahabat.
" kalau cewek memang nya kenapa , lagian cuma sepupu " ucap Irsyad menahan senyumnya.
" cantik atau tidak ?? tanya Naila lagi.
" ya cantik lah " jawab Irsyad dengan suara seperti sangat menghayati nya.
" tidak mau " ucap Naila dengan suara yang sudah bergetar membuat Irsyad menoleh ke arah nya bingung.
Irsyad sangat Bingung kenapa Istri nya tiba tiba cemburuan sampai mau nangis seperti sekarang.
" apa kamu tau Nai , sepupu ku itu sangat cantik , anggun , seksi , bodinya bah jangan ditanyakan lagi " ucap Irsyad sangat menghayati untuk mengerjai sang istri.
Irsyad seketika sangat kaget saat mendapat pukulan pelan dari sang istri dengan tangisan nya yang sudah pecah.
" kamu jahat sama Naila , hiks..hiks..aku mau pulang saja hiks...hikss" ucap Naila membuat Irsyad menempel kan punggung tangan nya di kening Istrinya.
" kamu sakit ?? tanya Irsyad yang Bingung , Naila malah semakin mengencangkan suara nya.
__ADS_1
" ahhg , mas sana pergi , aku gak mau lihat kamu lagi hiks.....hiks...." ucap Naila membuat Irsyad langsung memeluk nya.
" lepasin hiks...hiks.." ucap Naila tapi tangannya malah membalas pelukan Suami nya Erat.
" aku cuma becanda , sepupuku itu laki laki tapi dulu dia cengeng jadi aku tidak bisa membedakan kelaminnya haha " ucap Irsyad.
" hiks ..hiks.. pokoknya gak mau tau , nanti kalau cewek aku akan membuat nya mati kelaparan " ucap Naila yang membuat Irsyad hanya mengangguk dengan tawa yang di tahannya.
" hapus air mata nya dong " ucap Irsyad melepaskan pelukannya.
" hapus kan , siapa suruh bikin Naila menangis " ucap Naila ketus yang membuat irsyad dengan senyuman tipis nya menghapus air mata Naila menggunakan kedua jempol nya.
" nah gini kan lebih cantik , ayo kita turun dan makan " ucap Irsyad dan di angguki oleh sang istri yang sudah tersenyum manis ke arah nya.
Mereka berdua turun bergandengan tangan , membuat Mami dan Oma yang menunggu mereka tersenyum bahagia , sedangkan papi Irsyad sudah lebih awal berangkat ke kantor karena ada meeting penting.
singkat cerita mereka semua sudah menikmati makan pagi nya , Naila lebih dulu selesai dengan makanan nya.
" cepat sekali " ucap Irsyad menahan tawanya.
" minta itu " ucap Naila menunjuk ke arah piring sang suami membuat Irsyad dengan Bingung menggeser piring nya ke arah Naila.
__ADS_1
Tanpa basa basi Naila langsung melahap bekas makanan Irsyad yang membuat irsyad hanya bisa dibuat Bingung dengan tingkah sang istri.