
Irsyad membaringkan badannya di samping Naila yang sudah lemas tak berdaya
" Terimakasih " satu kata yang keluar dari mulut Irsyad dan hanya di respon dengan senyuman manis dari Naila
Irsyad memeluk tubuh Naila hingga tak terasa mereka berdua sudah di alam tidur nya dengan posisi berpelukan tanpa menggunakan sehelai benang pun.
Waktu berjalan terasa sangat cepat , Naila membuka mata nya karena sudah merasa sangat lapar , matanya perlahan terbuka dan melihat laki laki yang sedang tertidur memeluk nya dengan wajah yang sangat menggemaskan menurut nya
senyuman Naila kembali terukir saat melihat wajah Irsyad , ingin Rasanya Naila mencubit pipi serta hidung suami nya tapi dia tidak ingin menganggu Irsyad.
perlahan Naila melepaskan tangan Irsyad dari tubuh nya dengan sangat hati hati , Naila ingin turun dari tempat tidur tapi bagian
$€lan9kan9annya terasa sangat perih membuat nya tanpa sengaja meringis kesakitan
" auuh " pekik Naila dan melihat
$€la9kan9annya yang masih meninggalkan bekas Darah dan muntahan yang sudah mengering
Dengan cepat Naila mengambil selimut dan menutupi tubuhnya , Naila dengan perlahan mulai melangkah seperti orang hanya habis sunat
Irsyad yang merasa tidak ada orang di pelukannya mulai membuka mata dan melihat istrinya yang berjalan seperti sangat kesulitan dengan selimut yang melilit di tubuh nya.
Irsyad dengan telanjang bulat langsung turun dan melangkah ke arah Naila dan dengan segera Irsyad menggendong istri nya
__ADS_1
" ahhhgg " teriak Naila kaget karena tubuh nya tiba tiba terangkat
" diam lah , aku akan menggendong mu masuk " ucap Irsyad membuat Naila diam dengan pipi yang sudah memerah , Naila hanya menenggelamkan wajah nya di dada bidang sang suami
sesampainya didalam kamar mandi Irsyad menurunkan tubuh sang istri ke bathub dan segera menyalakan Kran
" kak Irsyad keluar " ucap Naila menoleh ke arah lain
" apa kamu mau mandi dengan selimut besar itu , cepat lepaskan air nya sudah mengalir " ucap Irsyad dan dengan cepat Naila menggeleng kan kepalanya
" untuk apa kamu menyembunyikan nya lagi , bukan kah aku sudah melihat semua dari ujung rambut sampai ke kuku kuku kaki mu ?? tanya Irsyad tersenyum kecil
Irsyad dengan cepat menarik selimut yang digunakan oleh Naila hingga terlihat jelas tubuh Naila yang tidak menggunakan apa apa
" kak tolong keluar lah , aku takut sama yang di bawah " ucap Naila masih menoleh ke arah lain karena suami nya yang juga tidak menggunakan apa apa
" kenapa kakak ikut turun , aku mau mandi ,jadi keluar lah " ucap Naila
" aku ingin mandi juga " jawab Irsyad
" rumah ini kan besar pasti banyak kamar mandinya ,dan kalau mau kita gantian aja " ucap Naila dengan mata yang terpejam
" diam lah ,aku tidak akan melakukan apa apa , aku hanya ingin membantu mu menggosok punggung mu " ucap Irsyad sudah menempel di belakang Naila , Naila merasakan ada sesuatu yang menusuk di belakangnya
__ADS_1
" kak " ucap Naila berbata-bata
Irsyad dengan jail nya mengangkat tubuh Naila dan langsung menancapkan ular piton nya kedalam dengan sekali tusuk
" ahhg " pekik Naila saat merasakan ada sesuatu yang kembali masuk
" aku hanya ingin menyimpan ular piton ku kedalam rumah nya seperti ini " ucap Irsyad mendudukkan Naila di tempat yang sudah kalian tau
" tapi masih perih kak " ucap Naila
" aku bilang hanya menyimpan nya seperti ini dan akan menggosok punggung mu dalam posisi yang nyaman seperti ini " ucap Irsyad
Irsyad sudah menepati kata kata nya yaitu menggosok punggung Naila tapi tangan nya semakin lama sudah mulai nakal , tangan nya mulai ke arah pegunungan dan juga tempat ular piton nya menancap membuat Naila sangat panik
" kak apa yang kamu lakukan lagi ?? tanya Niala yang hanya menahan sesuatu yang menusuk gua buaya nya
" aku akan melakukan nya karena aku tau kalau kamu menginginkan nya lagi " ucap Irsyad membuat Naila kembali membulatkan matanya sempurna
" aku tidak menginginkan nya lagi kak " ucap Naila
" aku tau kalau mau menginginkan nya bukan ,jadi gak usah mengelak , aku akan meladeni kemauan mu " ucap Irsyad mulai melakukan aksinya
maka terjadi lah hal suami istri didalam kamar mandi dengan saksi bisu author sendiri , selanjutnya jangan lupa vote like favorit terimakasih telah membaca
__ADS_1
besok lanjut kalau gak sibuk wkwkw
biasalah menggantung