
Ibu Afra sangat merasa pusing dengan hubungan Irsyad Dan Reinan
Pagi Harinya Bu Afra menelfon anak nya untuk datang ke rumah sakit dan tak Lama Naila datang bersama ayah nya
" assalamualaikum bu " ucap Naila dan mencium punggung tangan ibu nya
" walaikum salam " jawab ibu nya dengan suara yang tak enak didengar
" Gimana kabar mu ?? tanya ayah Naila ke Irsyad
" saya sudah mendingan om " jawab Irsyad
" Ibu masih mau disini atau mau pulang , udah ada Naila " ucap sang suami
" tunggu bentar yah " ucap Bu Afra
Mata Bu Afra menatap putrinya dengan tatapan sangat serius
__ADS_1
" Naila , ibu sudah tau semuanya , jika kamu benar benar ingin meninggalkan Reinan , segera lah lakukan tapi jangan pernah menganggap ibu sebagai orang yang melahirkan mu , Ibu tidak ingin mempunyai anak yang mempermainkan pernikahan " ucap Bu Afra pelan tapi sangat serius
Pak Gibran sangat kaget mendengar ucapan sang istri barusan
" Naila , jawab ayah , apa kamu dan Reinan akan bercerai ?? tanya ayah nya tegas
" Buat apa kami seperti ini Yah , kami tidak saling mencintai satu sama lain , dan Naila sudah mencintai seseorang " ucap Naila
" apa kamu bilang , CINTA , apa cinta yang akan membuat mu bahagia ?? tanya ayah nya tegas
" Naila ayah tegas kan hal ini padamu , Cinta yang kamu bilang itu tidak ada artinya sama sekali , itu hanya perasaan sementara , tapi jika kasih sayang ,itu sudah tentu saja akan melindungi mu dan menyayangi mu , apa kamu yakin jika kekasih mu itu mencintai mu dengan tulus hah , dan apa kamu yakin laki laki itu bisa melindungi mu , dia hanya anak yang bandel yang menghabiskan harta orang tua nya tanpa mau merasakan bagaimana lelah nya mencari harta , dan suami mu , suami mu merasakan yang namanya mencari uang sendiri , Hidup mandiri sendiri , apa kamu tidak merasakan aura kebaikan dari dalam dirinya Nai ?? ucap sang ayah.
" stop , aku mohon hentikan semuanya , kalian tidak perlu ikut campur dalam urusan kami , biarkan dia melakukan yang dia mau tapi cepat lah lakukan jika kamu benar benar ingin memutuskan tali pernikahan bodoh kita ini " ucap Irsyad lirih
seketika mereka semua Diam hanya ada isakan tangis Bu Afra yang terdengar
Bu Afra melangkah ke arah Irsyad dan langsung memeluk nya bagikan dia adalah putranya
__ADS_1
" maaf kan ibu nak , Ibu gagal mendidik putri ku " ucap Bu Afra
" ibu tidak salah apa apa , aku yang salah dalam hal ini " ucap Irsyad pelan
" ibu " ucap Naila
" kamu tidak usah memanggil ku dengan sebutan ibu lagi , Ibu tidak mempunyai anak yang berprilaku seperti diri mu " ucap Ibu nya tegas membuat Naila ikut meneteskan air mata nya
" kenapa kalian semua membela dia , kenapa ?? tanya Naila lirih
" Ibu tidak membela siapa siapa , ibu menegur mu Nai , karena kamu salah , ibu selalu memanjakan mu hingga sikap mu jadi egois seperti ini tidak bisa mengerti perasaan orang lain , apa kamu memilih orang yang belum sah dari pada orang yang sudah sah menjadi suami mu Nai , ibu gagal mendidik mu Nai , ibu sangat merasa gagal " ucap Ibu nya
" Ayah , kenapa ayah tiba tiba berubah ,bukan kah dulu ayah membenci kak Reinan ?? tanya Naila
" ayah tidak pernah membenci nya , ayah hanya mengetes dirinya , apakah dia bisa melindungi mu dan hasilnya sangat memuaskan , berbeda dengan kekasih mu itu jika ayah bentak , dia hanya akan diam menundukkan kepalanya , dengan seluruh badannya yang terlihat gemetaran , dan apa kamu yakin dengan dia Nai ?? tanya ayah nya membuat Naila menundukkan kepalanya
" ibu pulanglah istirahat , dan om berangkat lah Beker , dan kamu bisa ke kampus Sekarang aku bisa sendiri " ucap Irsyad yang merasa aneh jika mendengar perdebatan membahas dirinya dan Naila
__ADS_1
" ibu akan disini , ibu sudah istirahat " ucap Bu Afra yang entah mengapa seperti semakin menyayangi Irsyad , apalagi setelah mengetahui jika Irsyad adalah anak sahabat nya yang sudah di anggap saudara kandung sendiri