
Naila sangat merasa sangat malu dengan ucapan kedua orang tuanya , dia benar benar tidak pernah berfikiran jika kedua orang tua nya akan mengatakan hal yang tidak tidak , apalagi dengan ayah nya yang sangat di luar bayangan Naila bisa bersikap ramah dengan Reinan karena setau dirinya sang ayah tidak pernah menyukai Reinan
Naila akhirnya memilih untuk berangkat kuliah , sebelum itu sang ayah mengantarkan nya lebih dulu ke tempat mobilnya berada dan sangat beruntung mobil nya tidak hilang disana
Naila melajukan mobilnya ke arah kampus dan tak lama dia sudah sampai di kampus nya
tak sengaja dia bertemu dengan Adit saat ingin masuk ke dalam kampus
" Pagi sayang " sapa Adit dengan senyuman manis nya
" pagi juga " jawab Naila tak kalah Ramah tiba tiba mereka berdua kaget saat kedua sahabat Naila muncul dari belakang mengagetkan nya
" PAGIIII " teriak Ciara dan Adelia barengan
Naila lompat karena kaget dengan tangan mengelus dada nya
" ihhh Cia , Adelll " ucap kesal Naila
" siapa suruh pagi pagi sudah mesra aja " ucap Ciara tersenyum kikuk , jujur Ciara merasa sebel melihat Naila yang masih tidak mendengar kan ucapannya untuk menjauhi Adit
__ADS_1
" kamu sirik ya , makanya jangan jomblo Mulu " ucap Adit
" terserah ku saja kalau aku mau jomblo , itu bukan urusan mu , kamu mendingan urus urusan mu sendiri jangan urus kehidupan ku " ucap Ciara
" kok pada ribut sih , ayo masuk " ucap Adelia melirik Naila sekilas dengan tatapan jengkel
" sialan kau Nai , lihat saja nanti pasti kamu akan di tinggal kan oleh Adit " gumam Adelia kesal
" tu si Bambang yang duluan " ucap Ciara
" kok aku , " ucap Ciara
Naila duduk memegang kepalanya, dia tiba tiba kepikiran oleh Reinan
" apa ibu bisa menjaga manusia es satu itu " gumam Naila
" Nai " panggil Adelia
" woi " ucap Adelia dengan sedikit berteriak di telinga Naila membuat Naila terkejut
__ADS_1
" ihhh Adell " ucap kesal Naila menutup kupingnya
" siapa suruh kamu pagi pagi sudah bengong saja , kamu lagi mikirin apa sih ?? tanya Adelia
" gak , cuma ingin seperti ini saja " ucap Naila gugup
kamu sangat pintar berbohong Nai , tapi aku akan perlahan lahan membuka semua rahasia besar mu tanpa sepengetahuan dirimu " gumam Adel
" kamu ada masalah kan , cerita dong Nai , siapa tau aku bisa bantu " ucap Adelia lagi
" tidak , aku tidak punya masalah apa apa " ucap Naila
semakin menarik dengan ketakutan mu Nai " gumam Adel
" ohh iya nai , aku mau tanya dong , pas kita ke rumah kak Reinan , aku kan pulang tu karena tidak ada kamu dan kemarin aku di suruh dosen untuk mengulangi skripsi ku karena aku , mungkin karena aku membuat nya sendiri jadi banyak yang salah , nah maka dari itu Nai aku boleh minta tolong gak , contek skripsi mu karena kamu kan di bantu kak Reinan dulu dan kamu juga gak di suruh ngulang kan " ucap Adelia yang seketika membuat wajah Naila terlihat sedih karena kembali teringat dengan dirinya yang mengalami nasib buruk
Ciara yang hanya diam membaca buku , langsung menoleh ke arah Naila yang terlihat sedih
" seperti nya ada yang gak beres nih , kenapa wajah Naila berubah seperti itu , dan tadi apa yang barusan kudengar "ke rumah Reinan ?? " gumam Adelia
__ADS_1
mata Ciara kembali menatap Adelia yang terlihat tersenyum yang tidak bisa di artikan yang semakin membuat Ciara ingin tau apa yang terjadi