
setelah mereka semua selesai dengan hidangan nya kini mereka semua beralih ke ruang Tamu untuk membahas hal yang mereka ingin perbincangkan.
Ayah dan ibu Naila sungguh merasa tidak enak hati kepada keluarga pak Andi saat melihat Tingkah Naila yang terus bermanja-manja kepada suami nya.
Naila juga seperti tidak menghiraukan tatapan mata tajam dari kedua orang tua nya , malahan Naila langsung bersandar ke bahu suami nya dengan manja dan menutup matanya.
" sudah ku katakan tadi , kalau kenyang kantuk pun datang " ucap Erza yang melihat Naila sudah tertidur pulas dengan cepat.
" astaga Putri ku kok berubah ya , Rin apa kamu terlalu memanjakan nya , aku baru pertama kali melihatnya sangat manja dan tidak takut dengan sorot mataku yang sudah kubuat semenakutkan mungkin " ucap Bu Afra.
" maaf kan anak saya , saya juga kaget melihat perubahan sikapnya yang dulu mandiri tapi berubah drastis saat ini , lihat lah dia seperti tidak ada sopan santun sama sekali tertidur saat ingin membicarakan hak yang juga bersangkutan dengan dia." ucap Pak Ghibran.
" Rin , anak ku kok kek gini , yang bikin aku tambah kaget saat melihat porsi makannya yang banyak dan beberapa kali nambah " ucap Bu Afra sudah terlihat panik.
__ADS_1
" bukan kah itu bagus buat kesehatan nya " ucap Bu Rin santai.
" maaf sebelumnya , biarkan istri saya seperti ini , dia mungkin kelelahan dan mungkin juga karena kekenyangan jadi dia tak tahan dengan kantuk nya , jadi saya yang akan mewakili istri saya sendiri " ucap Irsyad.
mereka semua sudah kembali fokus pada pembahasan yang akan mereka perbincangkan , lebih dulu papi Irsyad yang memulai pembicaraan.
" maaf telah membuat waktu kalian terganggu karena datang ke sini pak , Bu " ucap Pak Andi.
" saya ingin kembali memastikan hak ini kepada pak Ghibran , apa pak Ghibran sudah yakin ingin memberikan atau mundur dan menjadikan Naila sebagai penerus mu di sana ?? tanya pak Andi dengan nada yang serius.
" saya sudah lama menantikan itu pak haha " ucap pak Ghibran.
" jadi apa kita akan merekrut CIO kita secara bersamaan atau bagaimana pak ?? tanya pak Andi
__ADS_1
" seperti nya sama sama saja biar gak repot , lagian mereka sepasang suami istri yang kita percaya untuk memajukan perkembangan perusahaan kita " ucap pak Ghibran.
" maaf tapi saya tidak setuju akan hal itu " ucap Irsyad dengan suara yang sangat serius membuat mereka langsung menatap Irsyad tanda ingin meminta penjelasan.
" perusahaan itu bukan hanya perusahaan ayah dan papi , ada banyak sekali perusahaan di negara ataupun luar negara kita , dan perusahaan itu bukan lah yang bagus buat mengungkapkan keluarga kita , karena perusahaan sama saja berperang demi untuk mencapai kejayaan dari masing masing perusahaan , dan saya tidak ingin jika saya membuat orang tersaingi dalam dunia bisnis itu akan membalas nya kepada perusahaan ayah atau membalas nya kepada istri ku karena mereka sudah mengetahui tentang hubungan kami , dan papi bukan kah papi baru beberapa bulan yang lalu mengungkapkan jika papi punya anak dan Irsyad tau alasan papi menyembunyikan hal seperti itu kepada media , karena papi tidak ingin aku di jadikan pelampiasan oleh orang yang ingin bersaing dengan papi " ucap Irsyad panjang lebar.
" benar yang dikatakan kak Irsyad , perusahaan itu bukan tempat untuk memamerkan barang atau hak lainnya , Karena kita tidak tau bagaimana cara kerja perusahaan lain di dunia ini , banyak yang coppy produk dari barang yang kita desain sendiri dan mereka hanya dnegan suara saja bisa langsung membuat nya dengan sekejap mata " ucap Erza dengan suara yang juga tak kalah serius.
" saya tidak kepikiran gak yang dipikirkan oleh Irsyad , ayah sungguh bangga nak , ku yakin kamu bisa membuat perusahaan papi mu lebih jaya dari sebelumnya " ucap Pak Ghibran
" jadi bagaimana kesimpulan nya .? tanya pak Andi.
" kami akan Pisa melakukan pelantikan , Naila akan didampingi oleh ayah nya dan orang yang sudah ku pilih untuk mendampingi nya di sana nanti "
__ADS_1