
satu bulan telah berlalu semenjak Reinan pergi , dan sejak itu pula Naila jarang sekali bicara , dia juga seperti sudah tidak memperdulikan kekasih nya entah mengapa dirinya seperti itu
Seseorang mengetok kamar nya membuat Naila segera membuka pintu dan melihat sahabatnya sendiri disana
" Ciara " ucap Naila kaget melihat kedatangan sahabatnya dengan cepat Naila langsung menghapus air matanya
" Kamu kenapa Nai ?? Tanya Ciara
Karena tidak bisa lagi berbohong Naila langsung memeluk Ciara dengan tangisan yang sudah pecah
" Ciara kak Reinan pergi , dia benar benar sudah meninggal kan ku , aku sangat menyesal hiks..hiks.." ucap Naila yang membuat Ciara kaget
"Apa Naila benar benar sudah mencintai kak Reinan dan apa kau harus cerita kepada Naila Dimana kak Reinan berada saat ini" gumam Ciara
" Kamu yang sabar ya Nai , ini aku ada bawakan oleh oleh dari London " ucap Ciara
" Kamu dari London ?? Tanya Naila menghapus air matanya dan di angguki oleh Ciara
" Kenapa kamu tidak memberi tahuku , aku juga ingin pergi ke luar negeri " ucap Naila berusaha tersenyum agar sahabat nya tidak bertanya tanya tentang hubungan nya dan suami nya
__ADS_1
" Aku cuma kesana buat ketemu ayah kok " ucap Ciara
Seseorang mengagetkan mereka berdua yang tiba tiba berbicara di samping
" Ciara " ucap ibu Naila sedikit berteriak membuat Naila dan Ciara dibuat kaget
" Astaga ibu , kenapa harus teriak sih , Ciara tau kalau ibu sedang merindukan ku " ucap Ciara
" Sini kamu , peluk ibu dulu , lama sekali baru nongol " ucap Ciara
" Hahaha baru pulang dari luar negeri dong Bu " ucap Ciara
" Mana oleh oleh ku ?? Tanya ibu Naila
" Gak ingat ibu ke dua nya lah tu , ayo sini kita ngobrol di depan tv aja , ibu gak marah karena kamu gak bawa oleh oleh " ucap Bu Afra
" hehe maaf Bu " jawab Ciara cengingisan
" Nanti Naila nyusul , mau Mandi sebentar " ucap Naila dan di angguki oleh ibu nya dan Ciara
__ADS_1
Bu Afra dan Ciara kini sudah duduk di sofa , Ciara tidak tau kenapa dia seperti sangat kasihan melihat Naila , dalam artian Ciara ingin sekali memberitahu kan kepada mereka dimana Reinan sekarang tapi dia juga sudah berjanji untuk merahasiakan nya
" Kamu kenapa Ciara , kamu seperti orang kebingungan ?? Tanya Bu Afra
" Ga..gak kok Bu " ucap Ciara panik
" Apa ada yang kamu sembunyikan dari ibu , dan apa kamu tau Ciara siapa pun yang berbohong saat ibu tanya besoknya akan dikubur " ucap Bu Afra yang sudah tau wajah wajah orang yang sedang menyembunyikan sesuatu
" Kok ancaman nya begitu sih Bu , gak seruh ahg " ucap Ciara kesal
" Nah kan , kamu takut , cepat cerita ke ibu apa yang kamu sembunyikan atau masalah yang sedang kamu pikirkan " ucap Bu Afra
" Apa benar jika Naila sudah jatuh hati kepada kak Reinan ?? Tanya Ciara dan hanya di angguki oleh Bu Afra
" Sudah sebulan Naila hanya dirumah , dia tidak ingin pulang ke rumah kontrakan Reinan , dia katanya tidak mau melihat kenangan mereka berdua di rumah itu , Jujur ibu juga merasa sangat kehilangan , apalagi Reinan adalah anak dari sahabat ibu , ibu hanya ceritakan ini padamu , Suamiku dan Naila tidak tau jika Reinan adalah anak sahabat terbaikku dulu di SMA " ucap Bu Afra yang membuat Ciara kaget
" Jadi kak Reinan anak sahabat ibu ?? Tanya lagi Ciara yang seperti tidak percaya
" Iya , ibu dan mami nya dulu di SMA selalu dikatai kembar tapi beda orang tua, kemana mana pasti kami selalu berdua , ibu tidak bisa cerita terlalu jauh Soal Reinan nak " ucap Bu Afra
__ADS_1
Lama keheningan , Ciara semakin bingung mau cerita dari mana , dan apa dirinya akan benar benar menceritakan tentang kak Reinan
" Apa ada yang ingin kamu bicarakan Ciara ?? Tanya Bu Afra