
Soreh ini Ezra terpaksa meninggalkan mobilnya untuk menjadi supir dari kedua suami istri yang membuat nya ingin sekali bunuh diri saat melihat bos nya yang sangat lebay pada istrinya.
"Apa ada yang macam macam dengan mu tadi di sana humm?? tanya Irsyad mencium pipi sang istri.
"Tidak, siapa yang berani dengan ku, kamu pun takut dengan ku, ya kan??saut Naila yang membuat Irsyad bingung mau jawab bagaimana, sedangkan ada Ezra yang bisa kapan saja mengolok dirinya.
"Kan?? tanya lagi Naila tegas dan di angguki oleh sang suami membuat Ezra hanya bisa cekikikan di depan sana.
"Supir diam lah, sekali kau tampakkan gigimu, bersiap lah untuk rontok" ucap kesal Irsyad.
"Kau juga jangan marah marah trus ke Ezra, dia sudah membantu mu"saut Naila.
" Mampus" gumam Ezra.
"Mas, kalau ada wanita cantik yang kamu jumpai, apa kamu akan meninggalkan ku??tanya Naila tiba tiba membuat irsyad menatap nya bingung.
"Bagaimana aku bisa meninggalkan istri ku, sedangkan istri ku sudah sangat cantik, dan stop berfikiran buruk ya, ingat anak kita akan segera hadir"ucap irsyad mengelus rambut sang istri.
Naila mengangguk dan bersandar di dada sang suami.
__ADS_1
"Apa kamu berjanji tidak akan meninggalkan ku, apapun yang terjadi?? tanya Naila dengan suara pelan.
"Tenang lah, aku janji gak bakalan ninggalin istri mungil ku ini " ucap Irsyad.
"Tapi aku lapar, tadi cuma makan dikit" ucap Naila.
"Apa yang kamu ingin makan?? tanya Irsyad.
"Mau bakso" saut Naila yang membuat Irsyad dan Ezra sama sama menelan ludahnya kasar, takut jika terjadi hal yang sama saat mereka makan bakso dulu.
"Kakak ipar, lebih baik makan yang lain" saut Ezra mulai gelisah.
" kenapa kamu yang mengatur ku, suamiku saja tidak melarang ku, kan sayang? ucap Naila dan dengan penuh penekanan Irsyad mengangguk.
Mereka duduk bertiga, dengan kebetulan tidak ada orang lain yang membeli disana.
"Pak bakso jumbo besar 1" ucap Naila.
"Kalian mau bakso apa?? tanya Naila.
__ADS_1
"Yang biasa, gak pedas ya pak" ucap Ezra cepat dan dengan cepat pula irsyad mengangguk.
"Pak jangan 1 mangkuk yang jumbo tapi 2 ya"ucap Naila.
"Siap atu neng, silahkan duduk dulu, minumannya mau apa?? tanya penjual tersebut.
"Mau es jeruk yang asem kaya wajah Ezra pak " ucap Naila membuat Ezra hanya bisa pasrah, bagaimana dia melawan Naila sedangkan bos nya saja tunduk kepadanya.
"kalau kamu mau minum apa mas?? tanya Naila tapi belum sempat Irsyad menjawab Naila lebih dulu memotong nya.
"Es jeruk manis kaya Naila buat suami ku"ucap Naila yang kembali membuat Ezra hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kalau yg bermuka asem ini, kasih es yang asin biar wajahnya jadi manis , asem+asin kan siapa tau jadi manis hahahha " ucap Naila membuat tukang bakso tersebut ikut tertawa.
Hahahaha benar tuh neng, tapi gak ada es pahit"ucap tukang bakso tersebut.
"Kasih teh tawar aja deh pak, biar muka nya bisa di tawar hahahaa " ucap Naila membuat tukang bakso tersebut ikut tertawa kecuali Ezra yang hanya bisa bersabar menghadapi si bumil.
"Berarti dia gak laku laku dong neng ?? tanya tukang bakso tersebut dan di angguki oleh Naila dengan tawa renyah.
__ADS_1
"Padahal mubazzir Lo wajah mas nya, ganteng tapi gak laku laku hahaha" ucap tukang bakso tersebut.
"aku akan mengingat tempat ini, lihat saja jika aku udah punya pasangan aku akan membawanya kesini " gumam Ezra