Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin

Terjebak Menikah Dengan Pria Miskin
preman


__ADS_3

kata kata Reinan masih terus berputar di kepala Naila , Naila hanya terus mengingat ucapan Reinan didalam mobil


" kenapa aku tidak bisa melupakan kata kata nya yang sangat pedis itu " ucap Naila pada diri nya sendiri


tak lama Aliya sudah sampai dirumah kontrakan mereka dan langsung berbaring di tempat tidur


hati nya sangat gelisah dia sudah beberapa kali membolak-balikan badannya di kasur empuk nya , sudah berusaha sekuat tenaga untuk menutup matanya tapi tidak bisa kata kata Reinan masih melayang layang dipikirannya


" ahhhhgggg " teriak Naila melempar bantal nya


Naila Keluar kamar nya ingin pergi ke dapur mengambil air minum tapi niat nya langsung Batal saat mendapat telfon dan dengan segera dia mengambil lalu mengangkat nya


" halo Ciara " ucap Naila


" kamu dimana sekarang Nai ?? tanya Ciara


" di rumah " jawab singkat Naila


" bisa kh kamu keluar malam ?? tanya Ciara


" hmm emangnya kenapa ?? tanya Naila


" kamu di izinin gak ?? tanya Ciara Seperti sedang terjadi sesuatu

__ADS_1


" bisa , aku bisa , kamu kenapa sih ?? tanya lagi Aliya penasaran


" kalau begitu cepat kesini , aku kirimkan alamat nya sekarang " ucap Ciara lalu langsung mematikan ponselnya yang semakin membuat Naila Bingung


......


Reinan yang sedang berjalan dengan tatapan kosong , entah kemana dia saat ini dia juga tidak tau arah tujuan dan tiba tiba ada tiga orang dengan tato di beberapa bagian lengan nya yang terlihat karena hanya menggunakan baju yang tidak ada lengan , membuat nya menghentikan langkahnya dan menatap mereka satu per satu


" ada apa ?? tanya Reinan datar


" cepat berikan apapun harta mu , kalau kamu masih mau hidup dan bernafas " ucap salah satu orang tersebut dengan wajah songongnya


" memangnya kalian siapa nya gue , gue bukan bapak kalian tempat meminta uang atau apapun " ucap Reinan datar


" gue gak tau dan gak mau tau siapa kalian , dan asal kalian tau , biarpun kalian hanya meminta kaos kaki ku aku tidak akan memberikan nya kepada kalian " ucap Reinan


" lu mau mati HAH ?? tanya salah satu dari mereka lagi mulai menggertak Reinan


" huh sangat kebetulan gua ingin sekali menghilang di dunia ini tapi gue peringatkan jangan menyesal membuat masalah dengan ku " ucap Reinan


" banyak bacot lu hah " ucap preman tersebut sudah mulai menyerang Reinan


Reinan dengan refleks menghindar , serangan demi serangan mulai terjadi , Reinan menangkis semua serangan mereka dan jika ada peluang buat balas mukul Reinan langsung melayangkan serangan nya

__ADS_1


satu per satu preman tersebut sudah jatuh , dan juga wajah Reinan sempat terkena pukulan dari mereka hingga membuat beberapa bekas tonjokan nempel permanen di wajah nya


" huh apa itu yang membuat ku mati , mending kau pulang dan lepas kulit mu yang ada tato nya itu , aku sungguh jijik melihat nya " ucap Reinan tersenyum kecut


Preman tersebut masih tidak terima dengan kekalahan nya hingga membuat mereka bangkit lagi dan kembali menyerang Reinan tapi itu hanya seperti sia sia karena mereka kembali terlempar ke jalan dengan wajah bonyok nya


Naila yang kebetulan lewat melihat perkelahian itu menghentikan mobilnya dan menatap dengan serius ke arah orang yang tidak begitu asing menurut nya


" itu kan kak Reinan " ucap Naila dan langsung keluar mobil nya


telfon Naila kembali berdering dan dengan cepat Naila mengangkat nya


" halo Ciara " ucap Naila dengan mata yang terus fokus melihat pertengkaran didepan nya


" Nai kamu dimana ?? tanya Ciara


" aku di jln **** , " ucap Naila


" cepat lah kemari ini sangat penting " ucap Ciara


" maaf Ciara tapi kayak nya aku gak bisa deh " ucap Naila dan mata Naila membulat saat melihat ketiga orang yang tadi sudah jatuh kembali bangkit dan menyerang Reinan


" kak Reinan , " teriak Naila saat melihat orang yang ingin memukul nya dari belakang tapi Reinan tidak mendengar nya untung saja Reinan menyadari hingga membuat nya masih bisa menghindar

__ADS_1


" udah dulu ya Ciara , aku gak bisa " ucap Naila langsung menutup telfon nya


__ADS_2