
Naila sangat merasa campur aduk saat ini dia tidak tau hati nya kemana , dilain sisi dia juga entah mengapa tidak ingin di tinggal kan oleh suami nya tapi dilain sisi pula dia masih mencintai Adit , tapi hanya ada dua pilihan saat ini.
" Jika kamu memang ingin bersama Adit berarti kamu akan kehilangan banyak hal , salah satu nya mendapatkan orang yang baik dan penyayang seperti Reinan , kamu telah menyia-nyiakan emas yang sudah didalam genggaman mu Nai , dan memilih besi yang lama kelamaan akan berkarat , kamu bisa artikan sendiri kata kata ayah " ucap ayah nya
" Naila akan memutuskan hubungan ku dengan Adit Ayah jadi tolong bantu cari kak Reinan , Naila janji akan memutuskan hubungan kami , aku sangat merasa berdosa kepada ayah dan ibu telah membuat kalian menangis karena kebodohan Naila " ucap Naila
" Baiklah nak , istirahat lah biar ayah yang akan mengurus semuanya , dan jangan pernah kamu mengingkari janji yang telah keluar dari mulut mu sendiri nak , ayah percaya padamu tapi kepercayaan ayah juga tidak datang dua kali , jangan sia siakan lagi suami mu jika dia kembali padamu " ucap ayah nya dan di angguki oleh Naila
...
Reinan sudah memutuskan pagi ini akan berangkat ke belahan dunia lain , dia sudah tidak sanggup berada disana
Singkat cerita Reinan duduk di dalam pesawat dengan pikiran nya yang kemana mana memikirkan istri nya .
" Dia sedang apa saat ini , dia pasti sudah kekampus untuk bertemu kekasih nya " Gumam Irsyad tersenyum kecut
__ADS_1
" Semoga aku bisa melupakan mu , dan jika aku pulang melihat keadaan mami aku berharap telah melihat mu bahagia bersama kekasih mu , aku harap saat melihat mu bahagia bersama kekasih mu aku akan ikut senang , tapi aku takut jika aku akan bertemu dengan mu lagi " gumam Reinan
Seseorang ikut duduk di samping Reinan , tapi tidak dipedulikan oleh Reinan yang sedang terhanyut dalam pikiran nya
" Kak Reinan kan ?? Tanya seseorang wanita yang refleks membuat Reinan menoleh ke arah sumber suara tersebut
Kaget bukan main saat melihat wanita yang ada disampingnya tersebut , Reinan langsung ingin berdiri pergi tapi langsung ditahan leh wanita tersebut
" Nomor kursi ku memang disini , dan nomor kursi mu juga di samping ku bukan , apa kamu mau menghindar dari ku ?? Tanya wanita tersebut
" Kak Reinan mau kemana ?? Tanya wanita tersebut
" Nggak tau " jawab ketus Reinan
" Apa kamu ada masalah sama Naila ?? Tanya lagi wanita tersebut
__ADS_1
" Tidak " jawab singkat Reinan
" Dan jangan sebutkan nama itu didepan ku lagi " lanjut Reinan
" Berarti benar bukan jika kamu ada masalah dengan Naila , aku tidak akan membongkar semua cerita mu jika kamu mau bercerita dengan ku siapa tau aku bisa membantu mu " ucap wanita tersebut yang jujur sangat kepo
" Tidak ada gunanya bercerita dengan mu , ujung ujungnya kamu akan memberitahu kan kepada Naila kemana aku pergi " ucap Reinan
Baiklah aku akan menelfon Naila dan memberi tahu kan jika suami nya akan pergi ke luar negeri melalu jalur transportasi udara yang akan mendarat di London " ucap wanita Tersebut
" Sialan ni orang , dia sangat pandai memancing ku " gumam kesal Reinan
" Jangan beritahu apa apa padanya , dia sudah bahagia saat ini bersama kekasihnya , aku hany jadi penghalang nya " ucap Reinan
" Apa artinya kamu meninggalkan Naila ?? Tanya wanita tersebut
__ADS_1