
Mata Naila melihat sekeliling kamar suami nya yang sangat luas dan dekorasi yang sangat menarik , banyak foto foto anak kecil hingga foto seseorang yang terlihat masih berumuran 17 tahun
" Itu semua foto ku dan teman teman ku dulu disini " ucap Irsyad
" Apa boleh aku bertanya sesuatu kak ?? Tanya Naila dan hanyabdi angguki oleh Suami nya
" Kenapa kak Reinan , ehh maksudnya kak Irsyad menyembunyikan identitas asli kakak dan hiduo di tempat sederhana dan tadi Naila dengar jika orang tua kak Irsyad sudah mengetahui pernikahan mereka , kalau boleh tau orang tua kak Irsyad tinggal dimana kenapa Naila tidak pernah melihat mereka ?? Tanya Naila
" Aku tidak ingin menjadi bahan perhatian banyak orang dan asal kamu tau saja , hidup mewah itu sangat membosankan , aku hanya ingin Mandiri tanpa harus mengandalkan uang orang tua ku , aku yakin kamu sudah pernah bertemu dengan papi ku tapi kamu tidak menyadari nya , dan orang tua ku hanya ada di negara kita , aku sudah pergi dari rumah sudah lebih 2 tahun " ucap Irsyad
" Maksudnya, Naila sudah pernah bertemu dengan papi mu kak ?? Tanya Naila dan hanya di angguki oleh Irsyad
" Aku tidak ingin membahas soal itu , istirahat lah " ucap Reinan
" Dimana kak ?? Tanya Naila
__ADS_1
" Bukan kah kamu melihat ada kasur disana? Ucap Irsyad membuat Naila kembali bertanya
" Maksudnya , apa kasur nya cuma satu , dan apa tidak ada kamar lain buat ku ?? Tanya Naila yang membuat seketika Reinan menatap nya dengan tatapan yang susah di artikan
" Aku akan tidur di sofa , aku tau kamu belum sepenuhnya menyukaiku , aku cukup tau diri Nai , dan aku tidak akan mengambil hak ku dari mu sebagai seorang suami , kamu tenang saja Nai " ucap Irsyad tersenyum kecut dan melangkah pergi
" Kak , maksud ku bukan begitu , aku hanya..." Ucapan Naila terpotong lagi oleh Irsyad
" Hanya mengasihani ku , istirahat lah dan kamu tidak usah memikirkan hal yang dikatakan Oma " Potong Irsyad dan melangkah pergi
Naila di kamar hanya bisa uring-uringan gak jelas , membolak-balikan badan nya ke kanan dan kiri, Naila masih bingung harus apa , apa dia akan benar benar memberikan ke Suami nya tapi dia juga takut dan malu.
Dering ponsel Naila berbunyi dan tertera jelas yang menelfon adalah Adit , beberapa kali Naila hanya melihat nya tidak ingin mengangkat nya tapi dering ponsel nya selalu mengganggu membuat nya dengan sedikit ragu ragu mulai mengangkat
" halo sayang " ucap seseorang dari sana
__ADS_1
" halo juga Dit " jawab Naila
" apa kamu sakit , kenapa kamu jarang sekali mengabari ku , dan kenapa kamu tidak ke kampus selama satu bulan ?? tanya Adit membuat Naila kalang kabut seketika
" hmm tidak , aku lagi liburan bersama keluarga ku di luar negeri Dit " jawab Naila
Naila tidak menyadari jika seseorang dari tadi masuk dan mendengar semua obrolan mereka
" kenapa kamu tidak mengabari ku sama sekali sayang , apa kamu sudah melupakan ku ?? tanya Adit
" aku tidak mungkin melupakan mu , aku hanya lupa " jawab Naila dan dengan seketika Naila di buat kaget oleh seseorang yang tiba tiba mengambil ponselnya dan membanting nya ke lantai dengan begitu keras
Irsyad dengan wajah emosi langsung menindih Naila yang sudah terlihat pucat
Dan akhirnya author memutuskan untuk up entah kapan Karena author lagi magang wkwkwk
__ADS_1
selamat membaca ,dan jangan marah marah , nanti cepat tua kata orang