
apa kabar mami “ sapa irsyad melangkah untuk memeluk sang mami tercinta , maminya dengan sangat senang membalas pelukan sang putra.
“ Baik nak “ jawab mami nya
Saat melepaskan pelukannya , mata mami nya irsyad menoleh ke arah perempuan cantik yang menundukkan kepala nya di samping oma.
“ siapa wanita itu , apa dia anak nya afra ? tanya mami nya membuat naila dengan gugup melangka ke arah Bu Rin dan mencium punggung tangannnya
“ iya tante ,saya anaknya bu Afra “ jawab Naila
“ hahahaha menantuku sangat cantik sepertiku saat masih muda , liat wajah mu sangat mirip sama si afra saat kami SMA , dan mulai sekarang mami tidak mau mendengar kata tante yang keluar dari mulutmu mantu ku , panggil dengan sebutan M A M I ( MAMI ) “ Ucap mami yani dan hanya di angguki oleh Naila.
“ hei Rin , kenapa kamu membuat cucu ku ketakutan dengan suara mu itu “ucap oma
“ haahaha biasalah bu “ jawab bu Rin santai
“ oh mami hampir lupa menanyakan nama kamu nak , nama kamu siapa ? ucap bu Rin
“ Nama saya Naila Mami “ucap Naila
“ wah nama yang bagus , cocok buat mantuku yang cantik , si afra sangat pintar membuatmu bisa secantik ini hahaha “ ucap mami nya yang membuat naila hanya menundukkan kepalanya, di dalam pikiran naila sekarang hanya ada kata kata ibu nya yaitu mami irsyad lebih parah dari pada ibu.
“ hei Rin hentikan kebodohan mu itu ,apa kamu mau ku gantung di atas palapon membuat cucuku ketakutan seperti ini hah “ucap oma tegas
__ADS_1
“ Nggak ko oma , Naila baik baik saja “ ucap Naila dengan cepat
“ bersihkan itu nanti oma , kenapa oma kalau nonton gak bisa kalau gak lempar barang ke sana kesini , pusing tau oma lihat nya “ucap BU Rin
“kamu mau nyuruh oma Afra ? tanya oma tegas
“ nanti naila saja yang akan membersihkannya oma , mami “ ucap Naila yang membuat meeka bertiga menoleh ke arah Naila
“ jangan sentuh apa apa , kamu bukan pembantu disini sayang , biarkan bibi yang membersihkannya nanti , mami Cuma becanda kepada oma “ ucap Bu Rin
“ tu , si anak mu sangat beruntung mempunyai istri seperti Naila “ ucap oma dan melangkah ke sofa untuk melanjutkan tontonan nya.
“ Naila , Irsyad , mami jujur ingin sekali jika kalian mulai malam ini tinggal di rumah , mami sangat kesepian tiap harinya , jangan pergi lagi dan tinggal di sana lagi, tetaplah disini , ini rumah kalian nak “ ucap bu Rin membuat Naila menoleh ke arah suami nya
“ Oma diam lah,, saat orang tidak bicara sama oma “ucap Bu Rin kesal
“baiklah “jawab oma santai
“ jadi gimana sayang ,mau ya tinggal bersama mami dan papi “ ucap Mami dengan suara lembut ke arah mereka berdua.
“ oma juga akan tinggal disini , Oma sudah gak mood pulang ke negeri orang “ ucap oma dengan tiba tiba yang membuat mereka yang ada disana sangat syok.
“ tapi oma , bagaimana dengan usaha oma disana serta rumah oma ´ucap Bu Rin
__ADS_1
“ apa kamu tidak ingin jika oma tinggal disini ? tanya oma dengan tatapan tajam ke arah Rin
“ tidak , baiklah jika itu kemauan oma , saya malah senang kok “ jawab bu Rin
“ saya sangat senang melihat barang barang saya yang akan hancur di tangan oma ,aku tidak sanggup membayangkan nya “ gumam BU Rin
“maaf mami , kami tidak bisa tinggal disini “ jawab Irsyad yang membuat mami dan oma nya menatap nya dengan tatapan sinis
“pulang lah sana , tapi jangan sekali kali kau bawa Naila bersama mu , Naila mulai saat ini akan tinggal disini “ ucap Bu Rin yang membuat Naila tak tau harus seperti apa sekarang.
“ aku setuju dengan ucapan Rin , tapi Rin kamu jangan besar kepala jika oma setuju dengan pendapatmu , anggap saja kamu yang menyetujui ucapan oma “ ucap oma yang hanya membuat bu Rin menghembuskan nafas nya kasar.
“ kenapa kalian yang mengatur kami, dan kenapa kalian langsung mengambil keputusan untuk istri ku, irsyad akan membawa naila terus bersama ku , aku tidak akan meninggalkannya , irsyad suami naila jadi jangan mengabil keputusan begitu saja untuk istri ku “ ucap irsyad
“ hei cucu sialan , kalau kamu tidak setuju oma akancmengikatmu di kamar mandi selama setahun , apa kamu masih ingat saat oma mengikat mu di kamar mandi karena suka cari masalah dengan orang lain di London hah “ ucap oma yang membuat irsyad tak tau harus berkata apa apa lagi.
“ baiklah” jawab Irsyad dan dengan senyuman penuh kemenangan nya mami Rin langsung memeluk putra nya .
“ bawa istri mu ke kamar kalian ,dan mami akan menyiapkan pakaian buat kalian “ ucap bu Rin
“ gak perlu repot repot bu , kami akan kembali saja untuk mengambil baju yang ada di kontrakan “ ucap Naila
“ jangan lupa bawa kan oma koper , oma lupa membawanya “ ucap oma
__ADS_1