
🏹🏹🏹🏹🏹
"Kau lihat. Para dewan direksi mulai menghubungiku." Bagas mulai gusar. Tak tau lagi bagaimana mencari alasan. Mereka ingin keduanya mengklarifikasi postingan tersebut. Meskipun kejadian itu belum berimbas pada harga saham saat ini, akan tetapi para dewan direksi khawatir dengan skandal yang bisa menurunkan nama baik perusahaan.
Meskipun di kalangan pengusaha skandal seperti itu sudah biasa terjadi. Akan tetapi tanggapan masyarakat tetaplah harus di pertimbangkan.
Karena posisi Alexa berada di tempat yang salah. Hingga para netizen itu terus menghujatnya.
"Apa yang salah dariku, Tuan. Apakah aku menggoda mu kala itu! Haruskah aku mengatakan yang sebenarnya pada semua?" Alexa berkata dengan tenang. Meskipun hatinya sangat sakit mendapati dirinya di hujat sedemikian rupa.
_____
"Sayang, kenapa kau memposting vidio itu. Katakan darimana kau mendapatkannya!" Bagas menelpon Yukia dengan menahan geramnya. Pasalnya nama baik dia dan juga perusahaan tengah di pertaruhkan.
𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘢𝘫𝘢. 𝘗𝘦𝘤𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢!
𝘈𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘮𝘶, 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘴. 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪!
𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘰𝘥𝘢𝘮𝘶!
"Sayang, Yukia. Aku sudah minta maaf padamu kan? Ini salahku. Dia sesungguhnya adalah korban. Seharusnya kau bersyukur karena Alexa tidak melaporkan tindakanku pada polisi. Jika iya, maka suamimu ini telah kena pasal pelecehan. Asosiasi Tenaga Kerja juga akan memberi sangsi perdata yang tak sedikit sebagai ganti rugi. Apa kau tidak berpikir dulu sebelum bertindak!" teriak Bagas melalui ponselnya. Pria tampan berwajah tegas itu tak dapat lagi menahan amarahnya. Karena apa yang di lakukan oleh itu sudah kelewatan.
𝘏𝘢𝘩!
__ADS_1
𝘒𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘭𝘢𝘯𝘺𝘢.
𝘑𝘢𝘥𝘪, 𝘬𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨𝘬𝘶𝘩 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶.
𝘉𝘢𝘨𝘢𝘴 𝘎𝘶𝘴𝘵𝘢𝘷𝘢𝘯𝘰!
𝘈𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘳𝘦𝘬𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘷𝘪𝘥𝘪𝘰 𝘪𝘵𝘶!
"Dengar Yukia. Itu adalah kesalahanku, yang tidak di sengaja. Ku minta padamu, hapus postingan itu dan perbaiki semuanya!" Bagas meminta dengan tegas pada Yukia. Namun, istrinya itu justru memutuskan sambungan teleponnya.
"Jangan harap. Aku ingin lihat bagaimana hidup wanita itu berantakkan. Aku ingin tau darimana wanita sampah itu berasal." Yukia melempar ponselnya ke atas kasur. Ia pun turun dengan mengenakan piyama tidurnya yang tadi tanggal dari raga mulusnya itu.
"Honey ..., apa kau tidak takut jika suamimu tau kelakuanmu sebenarnya?" Seorang laki-laki berambut pendek tipis, tiba-tiba merangkul tubuhnya dari belakang. Ia menurunkan kembali piyama yang di kenakan oleh Yukia hingga bahu mulusnya kembali terekspos.
"Aku mau mandi dulu. Apa kau mau ikut?" Yukia mengerling pada partnernya.
"Tentu saja aku ikut." Pria yang bernama Lou Han itu pun mengekori Yukia kekamar mandi dengan raga polosnya.
𝘒𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘳𝘢𝘺𝘢.
𝘛𝘦𝘳𝘶𝘴𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘱𝘪𝘰𝘯𝘬𝘶, 𝘠𝘶𝘬𝘪𝘢.
_______
__ADS_1
𝘚𝘪𝘢𝘭. 𝘛𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘢𝘵𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘸𝘢𝘴𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘯𝘦𝘨𝘳𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘬𝘶.
𝘚𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘬 𝘈𝘭𝘦𝘹𝘢.
𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘰𝘴-𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪.
𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢, 𝘬𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘬𝘢𝘬 𝘈𝘭𝘦𝘹𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬.
𝘒𝘢𝘭𝘪 𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘮𝘶 𝘈𝘭𝘦𝘹𝘢.
"Leo ...," lirih seorang wanita tua dengan keadaannya yang lemah di atas tempat tidur. Mau tak mau nek Lilu mendengar juga bagaimana ramainya kabar tentang Alexa di sosial media. Nek Lilu yang tadinya masih bisa keluar dengan tongkatnya. Kini hanya dapat kembali berbaring di atas tempat tidur.
"Diamlah Nek! Jangan lagi menanyakan tentang kak Alexa! Dia tidak akan pulang kerumah jelek ini. Dia sudah lupa pada kita, karena telah menemukan pria kaya sebagai ladang uangnya." Leo yang kesal, terbawa sinis kala berbicara dengan sang nenek.
Kekuatan sosial media itu memang menembus batas dan sangat cepat. Hingga postingan tersebut sampai ke tangan Leo. Ia yang memiliki ilmu bela diri serta temperamen tinggi. Menanggapi cibiran tetangga dengan kekerasan.
Membuatnya di kurung selama dua puluh empat jam, di dalam rumah. Karena telah melukai beberapa warga.
Salah satu warga telah duluan memprovokasinya dengan mengatakan bahwa Alexa sukses menurunkan jejak dari sang bunda.
Leo tak terima beberapa orang itu membicarakan Alexa, sampai ia melihat sendiri postingan vidio tersebut.
"Setelah keluar dari sini. Aku akan mencari mu Alexa!" Leo mencengkeram sisi jendela kuat. Kedua matanya menyorot tajam keluar.
__ADS_1
Bersambung>>>>