Terpaksa Menggoda Suami Orang

Terpaksa Menggoda Suami Orang
TMSO Bab 20. Adik Tiri Zonk Ahlak


__ADS_3

🏹🏹🏹🏹🏹


"Apa kau lakukan padaku." Alexa bertanya dengan wajah datar. Ketika Bagas terbangun melongo di atas tempat tidurnya.


"Alexa ... aku--" Bagas tak meneruskan ucapannya, ia turun lalu menghampiri Alexa yang baru saja selesai mandi. Terlihat handuk kimono yang masih dikenakannya.


"Aku mabuk dan tidak menyadari apa yang aku lakukan semalam," jawab Bagas penuh sesal, seraya mendekat hendak meraih tangan Alexa.


"Jawaban anda sungguh klise!" sarkas Alexa yang kini tengah menatap tajam kedua mata Bagas. Ia telah memikirkan rencana selanjutnya agar pengorbanannya tidak sia-sia.


"Apakah ini harga yang pantas aku dapatkan demi sebuah kebebasan?" gumam Alexa yang tentunya dapat didengar oleh Bagas.


"Apa maksudmu? Kebebasan apa?" tanya Bagas heran.


"Yukia harus menceraikan mu, Bagas Gustavano. Atau pengorbananku ini akan sia-sia." Alexa memajukan tubuhnya seraya membuka bathrobe yang menutupi lekuk tubuh indahnya.


"Alexa, kau--" Bagas tak meneruskan ucapannya ketika Alexa menubruk dirinya hingga keduanya tersungkur ke atas tempat tidur.


"Sudah kepalang basah, bukankah lebih baik mandi sekalian." Alexa memasang seringai demi menjalankan misi terakhirnya. Kejadian kali ini akan ia abadikan, agar akhirnya berjalan seperti keinginan Anggara.


𝘐𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘥𝘦𝘮𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯.


𝘕𝘦𝘬 𝘓𝘪𝘭𝘶 ... 𝘓𝘦𝘰.


𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘯𝘤𝘪𝘬𝘶.


Alexa terus menggoda Bagas agar pria itu kembali mengulang kejadian semalam. Bagas yang telah merasakan bagaimana sensasi nikmat hubungan haram ini, tentu tak dapat menolak tawaran menjelajahi surga dunia yang di tawarkan oleh Alexa.


_______


"Semua karena insiden kopi. Membuatku kehilangan segalanya. Kebebasanku, harga diri serta kehormatan ku. Entah apa salahku? Hingga nasib buruk terus menghantui hidupku. Aku hanya ingin membahagiakan nenek dan juga Leo. Apa itu salah?" gumam Alexa yang kini tengah duduk sendirian di sebuah kursi taman depan danau buatan. Dimana di atas danau tersebut terdapat hamparan bunga teratai yang tengah bermekaran.


"Saat yang pas. Kak Alexa sedang di luar dan sendirian." Leo bergumam, seraya menyunggingkan senyum miring dengan serangkaian rencana jahat di otaknya.


"Apa kita bergerak sekarang, Bos?" tanya kawan-kawan yang diajaknya untuk menculik Alexa.


Sementara itu, Mey-Mey dengan dua eskrim cup di tangannya tengah berjalan menuju tempat Alexa duduk. Namun, ia melempar es krim di tangannya itu. Ketika melihat Alexa sahabatnya, di gotong beberapa pria untuk masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Alexa!" teriak Mey-Mey sambil mengejar gran max berwarna hitam yang melaju dengan kencang.


"Ini Alexa di culik namanya. Adu-duh, gua harus lapor ke siapa!" pekik Mey-Mey panik. Di saat dirinya hanya bisa berjalan bolak-balik lantaran panik. Terdengar dering ponsel Alexa yang ternyata terjatuh di bawah kursi yang didudukinya tadi.


"Halo, siapa ini?"


𝘐𝘯𝘪 𝘓𝘪𝘢𝘯 𝘍𝘦𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘱𝘰𝘯𝘴𝘦𝘭 𝘪𝘯𝘪. 𝘒𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢?


Aku sahabat dari Alexa, ada apa menghubunginya!" ketus Mey-Mey.


𝘏𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢. 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘢𝘴 𝘱𝘦𝘴𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪𝘬𝘶.


"Alexa diculik! Asal kau tau!" pekik Mey-Mey yang akhirnya menangis juga.


𝘒𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘰𝘴𝘪𝘴𝘪𝘮𝘶!


______


"Kerja bagus anak muda. Nikmatilah! Tapi jangan lupa untuk mengabadikan kebersamaan kalian berupa foto dan Vidio. Aku akan mengirim aksi pembalasan ini secepatnya." Mikita yang ternyata bekerja sama dengan Leo sangat puas.


𝘉𝘪𝘢𝘳 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘴 𝘥𝘢𝘯 𝘠𝘶𝘬𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘢𝘥𝘶𝘩. 𝘋𝘢𝘯 𝘈𝘭𝘦𝘹𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘢𝘭𝘯𝘺𝘢.


𝘔𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘉𝘢𝘨𝘢𝘴 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶.


Batin Mikita dengan rencana jahatnya. Karena Yukia telah bercerita padanya bahwa ada sebuah kiriman berupa sebuah vidio, dimana Bagas kala itu tengah menggagahi asistennya. Setelah vidio itu di lihat, maka secara otomatis rekaman tersebut error karena di serang oleh Virus komputer.


"Foto saja sekarang. Ketika kakak tiriku ini belum sadar. Karena setelah ini, Alexa milikku selamanya!" ucap Leo dengan penekanan. Ia sengaja mengirim foto Alexa dengan dirinya dalam satu selimut. Bermaksud agar Bagas membuang asistennya yang terlihat murahan itu.


" Aihh, hasilnya sangat bagus dan terlihat real tanpa rekayasa," Mikita berdecak kagum dengan hasil jepretannya.


"Selamat bersenang-senang adik tiri mesum!" ledek Mikita. Kini Leo tengah merangkak di atas tubuh Alexa. Seketika gadis itu tersadar, ketika di rasa ada yang menciumi pipinya.


"Leo!" pekik kaget Alexa.


"Apa yang kau lakukan! Apa kau sudah tidak waras, hah!" Alexa mendorong dan menendang tubuh Leo di mana pria itu juga sempat lengah kala Alexa kaget barusan.


"Kau yang lebih dulu tidak waras! Karena telah menjual tubuhmu kepada suami orang! Apa kau sungguh gila harta dan kedudukan Alexa!" hardik Leo seraya mencengkeram rahang Alexa.

__ADS_1


𝘋𝘢𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘓𝘦𝘰 𝘵𝘢𝘶?


𝘈𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘦𝘯𝘥𝘢𝘬 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘪𝘬 𝘵𝘪𝘳𝘪𝘬𝘶 𝘪𝘯𝘪.


Batin Alexa berselimutkan takut dan ngeri.


"Ini tidak seperti yang kau pikirkan Leo. Aku akan menjelaskannya padamu! Lepaskan aku, Leo. Aku ini Kakakmu!" pekik Alexa seraya memohon. Bagaimanapun harus menjelaskan tanggapan salah dari Leo.


"Tidak perlu berkelit Alexa. Aku telah melihat semuanya!" Leo membantah penjelasan Alexa seraya menarik atasan kakak tirinya yang hanya tinggal dalaman saja.


"Tidak!" Alexa berusaha menahan sekuat tenaga menjaga agar Leo tid.ak menanggalkan pakaiannya.


Seketika itu, di saat genting.


Bruaakk!!


"Lian Feng dan sang abang yang bekerja di kepolisian menggerebek tempat tersebut. Akan tetapi Mikita telah melarikan diri sebelumnya.


" Borgol dia!" titah komandan Liu Feng pada anak buahnya. Namun, gerakan Leo yang cepat dan tangkas ternyata mampu melepaskan diri dari cekalan polisi. Leo pun kabur dengan melompati jendela bangunan tersebut. Lalu keluar dengan mengendarai motornya.


Alexa selamat berkat bantuan Lian Feng dan Mey-Mey sahabatnya.


"Antarkan aku pulang Mey ...," lirih Alexa. Ia cukup malu karena keadaannya seburuk ini.


"Baik Kak. Jika ada yang kau rasa sakit, lebih baik kita ke rumah sakit." Mey-Mey memberi saran perlahan pada sahabatnya itu.


"Tidak, Mey. Aku ingin pulang. Akhirnya Alexa menangis meratapi nasib buruknya yang seakan beruntun itu.


" Okelah, Kak. Ayo!" Mey-Mey pun membawa Alexa ke atas kursi roda.


"Thanks Lian Kak Liu," ucap Alexa menunduk tanda ucapan terimakasih.


Di pihak Bagas, ternyata pria itu tengah mengamuk lantaran kesal. Karena hasil foto rekaan Mikita telah sampai keatas meja kantornya.


"Dasar wanita murahan! Ternyata kau sama saja!" murka Bagas. Karena foto tersebut membuat pikirannya seketika travelling. Bagas memberi remasan pada beberapa kertas, dalam amplop coklat yang berisikan foto mesum Alexa dan Leo.


"Setelah denganku. Kau pikir dapat bebas berhubungan dengan pria manapun!" umpat Bagas. Ia bahkan tidak mengamuk sampai merusak barang, ketika menemukan kenyataan bahwa Yukia telah lama bermain gila di belakangnya. Entah kenapa amarahnya begitu membabi buta. Ketika ia mendapat bukti bahwa asistennya yang beberapa hari lalu tidur dengannya itu, kini ia dapati juga tidur dengan pria lain. Yang mana pria itu Bagas curigai sebagai pacar dari Alexa.

__ADS_1


Bersambung>>>


__ADS_2