
James beranggapan kalau nanti dia terus berjauhan dan tidak memberikan Tiara perhatian, kasih sayang, Tiara akan menyerah dan menceraikannya. Dia tidak berpikir untuk dia yang menceraikan Tiara karena beberapa hal tapi yang pertama adalah karena dia artis maka akan mudah namanya tercoreng kalau berurusan dengan hal sensitif seperti itu ditambah sekarang sedang panas-panasnya dengan Bella.
"Karena aku akan sibuk beberapa bulan ke depan jadi aku belum mikirin itu," sahutnya asal karena gak tau harus ngomong apalagi..
"James," panggil Tiara lirih saat James sudah memegang ganggang pintu kamar untuk keluar.
"Bolehkah aku membuka hatiku untuk menerimamu?" tanyanya.
"Kalau kau siap untuk patah hati, silahkan. Tapi aku harap kau tidak melakukannya. Jangan buang waktumu untuk kegiatan tak berguna seperti itu. Jalani kehidupanmu dan berbahagialah," James langsung keluar usai mengatakan itu. Hati kecilnya mengatakan dia sungguh tega tidak memberikan kesempatan pada Tiara tapi dia tidak mau menyakiti orang lain. Daripada memberi harapan yang buram lebih baik menolak sejak dini.
"Yasudahlah kalo dia gak kasih kesempatan, bukan berarti pintu hatinya tertutup. Lebih baik memikirkan hari esok yang lebih pasti daripada pikir hal kaya gitu," Tiara bicara pada dirinya sendiri usai James meninggalkan kamarnya.
Ia pun segera packing barangnya untuk kepulangannya nanti. Tidak ada yang spesial dari liburannya kali ini selain statusnya yang sudah tidak gadis lagi.
***
Langit sudah berubah warna, bulan kembali melakukan aktivitasnya, tapi cuaca dingin masih menyelimuti London termasuk di rumah James.
Makan malam sudah terhidang, semua sudah berkumpul untuk memenuhi perut mereka. James tidak banyak bicara kali ini, tampak jelas ia sedang memikirkan sesuatu.
"Ada yang mau kamu tanyakan?" Clarissa to the point pada James.
"Habis makan aku mau ngomong sama Mom," James berkata pelan. sangat pelan.
"Baiklah. Sayang, kamu masih mau belanja? Nanti Mommy minta antar supir buat temenin kamu," Clarissa bertanya pada Tiara.
"Udah cukup Mom, aku kerepotan kalau terlalu banyak barang," sahutnya lembut.
.
__ADS_1
.
"Cepat katakan. Jangan bikin Mom menunggu," Clarissa memerintah James. Kini ibu dan anak ada di studio mini milik James yang berada di lantai tiga rumahnya. Rumahnya pakai lift yaa, jadi jangan repot bekas jahitan operasi Clarissa baik-baik aja.
"Kenapa Mom gak suka dengan Bella. Selama ini aku hanya tau Mom gak suka tapi aku butuh alasan lebih," James berhati-hati saat bicara soal ini pada Mommy-nya.
"Kenapa kamu baru bertanya sekarang?"
"Jawab dulu pertanyaanku Mom,"
ibu dan anak berantem mulu ~~~
"Karena dia suka melakukan skandal, suka gonta-ganti pasangan dan pasti yang didekati dia adalah orang-orang yang tenar untuk polularitasnya sendiri, terlalu banyak kepalsuan, tuh temen-temen dia pada gak ada yang bertahan lama sama dia 'kan, karna gitu tuh, sifatnya," jelas Clarissa..
"Mom please apa yang mom katakan semuanya hanya yang mom dapat di berita, semua palsu mom... Dia baik dan tidak seperti yang mom sangka.. Apa mom mau aku kenalkan dengan dia dulu?" James berkilah.
"Cih... Itu juga pilihan Mommy 'kan... Karirku terancam Mom. Tau sendiri gimana aku bisa jadi seperti sekarang. Perjuanganku juga cukup panjang," James mencoba merayu.
"Maksud kamu? Kamu mau ngapain emangnya?" Clarissa hampir menyatukan kerutan alisnya karena bingung arah pembicaraan James.
"Ini bukan keinginanku mom, tapi kalau aku gak meresmikan hubunganku dengan Bella segera maka label akan memutuskan kontrak sepihak karena aku sudah melanggar, jelas ada pinalti yang aku harus bayar. Itu tidak murah," James pasrah dengan jawaban Clarissa setelah ini.
Benar. Dia diancam oleh Arnold dengan kata-kata diatas. Hanya James masih mengulur waktu sembari mencari alasan lain untuk menghindari itu. Dia memberitahu Clarissa sekarang agar jika sewaktu-waktu dirinya mendadak mengonfirmasi kedekatannya dengan Bella, maka Mommy-nya gak akan kaget lagi.
"Aku sudah membicarakan hal ini dengan Tiara. Kami sepakat untuk menjalani hidup kami sebagaimana sebelum kami menikah, terutama aku yang Mommy tau sendiri gimana kegiatanku kalau sudah rekaman. Daripada dia disini tapi aku gak bisa temenin dia mendingan dia disana dan kembali bekerja," James bicara sambil menghembuskan nafas kasar. Bukti ia juga menanggung beban yang berat.
Clarissa hanya menatap anaknya sinis dan tajam. Ia mau kecewa tapi soal hati manusia tidak bisa diprediksi dan dipaksa. Dia juga mau semuanya berjalan apa adanya dan rasa cinta serta sayang akan muncul perlahan berjalannya waktu. Cuma itu mungkin baru bisa terealisasi kalau mereka sedang berdekatan. Apa jadinya kalau mereka tinggal di benua yang berbeda seperti besok.
"Disini mommy lelah menghadapi kamu. Aku selalu mengajarkan kamu untuk menghormati wanita terlebih istri kamu sendiri. Mommy gak kecewa cuma butuh waktu aja, belum juga pulih sudah harus dapat tekanan dari kamu lagi. Besok Mommy kembali ke Swedia, ntar cari tiket yang waktunya deketan dengan Tiara aja jadi bisa sekalian ke bandara," Clarissa langsung berdiri dan hendak kembali ke kamarnya.
__ADS_1
"Mom," rengek James tapi Mommy-nya sudah tidak semangat berdebat lagi dan sudah hilang dibalik pintu.
***
Disudut ruangan lain, Arnold dan Evans adu kompak dan tertawa bersama usai memberikan ancaman untuk James.
Dasar manusia gak tau diuntung. Artisnya selalu mengikuti perintah mereka dan keuntungan dari band James sudah memenuhi pundi-pundi kantong mereka masih juga kurang puas. Kenapa mereka mendesak James? Karena Bella termasuk artis muda yang paling hits di muka bumi, namanya aja termasuk dalam 3 besar pengikut sosmed terbanyak.
Menurut Evans dengan bergandengnya James dan Bella, secara tidak langsung akan membuat James dan teman-teman makin terkenal, atas dasar Bella akan selalu meng-upload foto mesranya dengan James maka penggemar Bella akan ikut menyukai hubungan mereka.
Sungguh pemikiran yang pendek....
"Kali aja dengan begini James jadi ngikutin alurnya kita. Mayann kalau penjualan bisa sampai dua kali lipat daripada album kedua kemaren," sebut Arnold.
"Kita jangan terlalu GR dulu. Kau tau James sungguh spesial dimata penggemarnya, bisa jadi fans Bella mendukung mereka tapi fans James malah kecewa," Evans berpikir logis.
"Gak sebandinglah fans Bella dengan fans James," sombong Arnold...
......................
Satu bucket bunga mawar berwarna pink dengan sebuah surat yang isinya di blur hanya tertinggal nama James yang sangat jelas dilihat dari layar ponsel.
Yes.... Tiara memasukkan foto bunga pemberian James dengan caption yang seakan-akan memberikan kejelasan hubungannya dengan James !!
"Terima kasih baby" tulis Bella di akun sosmednya....
BERSAMBUNG .......
Butuh yang dingin tapi bukan air 🔥🔥🔥🔥
__ADS_1