Terpaksa Menikah Dengan Artis

Terpaksa Menikah Dengan Artis
Berkas Perceraian


__ADS_3

Tiga hari berlalu, aktivitas Tiara tetap berjalan lancar dan normal. Kesehariannya masih sibuk dengan pekerjaan yang tidak habisnya. Dia bekerja guna memenuhi kehidupannya dan sedikit membantu orangtuanya di kampung.


Maklum, mereka dari kalangan biasa saja. Tiara bisa berkuliah saja atas bantuan beasiswa. Jadi wajar sekarang dia menjadi orang yang pekerja keras.


Hal-hal menggemaskan tetap dilakukannya meski tidak mendapat respon dari sang suami. Keberangkatannya saja ke LA diberi tahu oleh Clarissa.


Tiara tetap mengucapkan selamat tidur untuk James setiap malam. Pagi atau siang hari sesekali dia mengirimkan foto makanannya lalu bilang 'kalau ke Indonesia aku ajak cobain ini ya'....


Apapun kesenangan yang dia rasakan, dia berbagi dengan suaminya. Contoh lain, 'James, disini panas 28 derajat.. kamu disana dingin yaa'. Mengapa ia lakukan itu?


Sebagai usaha untuk membuktikan kalau dia memperlakukan James layaknya suami. Apakah James menjawab? tentu tidak.


Tapi apakah James keberatan? Sampai sekarang belum ada sesuatu tanda apapun dari James, boleh jadi dia keberatan tinggal balas ke Tiara 'gak perlu seperti ini' atau cara ekstrim langsung blokir nomor istrinya biar gak ganggu hari-harinya.


Makanya Tiara tetap melakukan itu toh dia senang-senang saja dan James menikmatinya. Terbukti selalu bukti read dari pesan yang dikirim Tiara.


Tetapi, beda Indonesia beda pula di LA...


Kendala yang dihadapi selama proses rekaman berkali-kali lipat sulitnya dibanding waktu di London dulu. Karena beberapa lagu yang dibuat oleh keempat anggota band dirasa kurang sesuai oleh tim rekaman di LA.


Akhirnya lagu tersebut ada yang diganti liriknya, diganti nadanya bahkan tidak digunakan sama sekali.


Ditengah-tengah kesibukan itu pula lah, Bella selalu menganggu James baik menghubungi untuk sekedar perhatian atau benar-benar datang ke hotel.


Bella bahkan sudah 3 hari ini mengirimkan makanan untuk James dan kru yang bertugas.


Tapi James sungguh tidak peduli, dia masih merasa tertekan dengan banyaknya lagu yang harus direvisi. Untuk mengucapkan terima kasih sama Bella pun tidak. Bahkan ia hanya menyentuh makanan yang dikirim Bella secukupnya.


Tapi diwaktu sedang senggang misalnya ada waktu untuk beristirahat, Mark dan Matthew memanas-manasi James agar mau menerima Bella yang mereka sangka baik hati tersebut.


Toh mereka sudah mengenal Bella dua tahun belakangan ini. Apalagi Bella tenar, cantik, molek ! PERFECTO !


"Jangan banyak mikir. Hajar aja sudah. Depan mata lho," seru Mark.


"Jangan gila!" malas James ...

__ADS_1


"Aku bantuin yaa. Nih aku telponin Bella," sambung Matthew.


"Matiin atau aku stop nulis lagu," ancam James yang tentu buat temannya ketar-ketir.


Bukan tanpa sebab karena James-lah pembuat aransemen paling 'baik' diantara mereka. Ingin rasanya sekarang James kasih tau dunia kalau dia sudah menikah.... Tapiiiiii ..... sungguh gak mungkin melakukan itu semua.


"Jangan ganggu James," perintah Hans yang tidak suka melihat kelakuan kedua temannya.


.


.


"Kamu sibuk ya, jangan lupa makan James,"


"Kamu makan enak gak? Aku gak mau aku makan enak tapi kamu gak. Suami istri 'kan harus suka duka bersama,"


"Kartu kamu ada limitnya gak? aku boleh beli apa aja nih (emoji ngolok)"


Sepenggal pesan-pesan yang terus dikirimkan Tiara pada suaminya. Hingga disuatu dini hari sekitar jam 2 subuh ponsel Tiara terus berbunyi akibat telpon dari suaminya.


"Ya James," suara orang khas bangun tidur.


"Iya sudah. Katakanlah,"


Terdengar suara hembusan nafas James yang sangat berat menandakan ada beban yang sedang ditanggungnya.


Setelah beberapa detik terdiam.


"Sebentar lagi aku akan mengumumkan hubunganku dengan Bella,"


Tiara syok. Meski dia sudah menduga hal seperti ini akan terjadi tapi tetap saja subuh ini dia tidak bisa menahan tangisnya.


"Ku mohon jangan sedih. Aku tau ini pasti berat untukmu. Setiap wanita menginginkan rumah tangga yang harmonis tapi kau juga sadar tidak ada rasa diantara kita 'kan," sambung James.


"Jalani hidupmu dan berbahagialah. Pakai kartu yang aku beri untuk kebutuhanmu," James langsung menutup telpon.

__ADS_1


Airmata Tiara makin deras turun bersamaan dengan putusnya sambungan telpon dengan James. Yang lebih menyakitkan, James tidak menjelaskan alasan mengapa dia bisa sampai berpacaran dengan Bella.


Tiara terus menangis sampai 30 menit kemudian lalu tertidur kembali. Berbeda dengan James yang merasa menyesal telah menyakiti orang lain terbukti dengan tangis Tiara yang didengarnya tadi melalui telpon.


"Aku gak terbiasa menyakiti hati orang lain. Terbatas memeluk fans saja kadang membuat hatiku nyeri melihat mereka menangis apalagi ini istriku sendiri. Kalau memang benar dia berniat jahat dengan Mommy waktu itu, itu urusannya yang mau melukai orang bukan berarti aku juga harus membalas untuk melukai dia," batin James.


Kenapa semuanya bisa terjadi..


Bella yang saat itu tertekan dengan ancaman dari manajemennya yang meminta ia meresmikan hubungannya dengan James segera mencari jalan pintas. Apalagi lagu yang Bella minta belum juga diterimanya.


Hingga Bella bilang pada Mark ingin main ke hotel mereka dan meminta pendapat pada Mark akan lagu yang sudah dia tulis. Akhirnya Mark mengiyakan karena hubungannya dengan Bella pun cukup dekat.


Saat Bella tiba di koridor hotel lantai 35, kamar dimana mereka berada, saat itu James pula baru keluar kamar untuk bepergian sejenak.


Bella yang melihat asistennya diujung koridor memberikan kode yang langsung dipahami oleh asistennya.


Hingga mereka bertatap muka lalu,


"James i miss you," ucapnya sambil mengarahkan bibirnya ke bibir James....


Tentu kesempatan emas ini diabadikan oleh asisten Bella yang sudah diberi kode tadi. Cukup lama Bella mencium James tapi James tidak juga membalas hingga Bella melepaskannya.


James menatap Bella penuh kecewa tapi Bella tersenyum simpul.


Malam harinya, terjadilah apa yang seharusnya terjadi. Berita ciuman mereka di depan kamar hotel...


DAN .....


Demi kelangsungan hidup rukun nan sejahtera. Kedua pihak manajemen meminta artisnya untuk saling tanggung jawab. Pun manajemen Bella yang merasa terbang naik balon gas dan mendapati angin ****** beliung.. eh.. angin sepoi-sepoi ....


James masuk kamar dan menitikkan air mata mengingat Clarissa. Berkali-kali ia menghubungi Mommy-nya untuk menjelaskan tetapi tidak juga mendapat jawaban. Menghubungi Ben pun percuma. Namun dia memilih mengirim pesan pada Clarissa tentang situasi terkini.


Lalu menghubungi sang istri yang disana sedang terlelap dalam tidurnya. Usai telponnya berakhir dengan Tiara, James segera mencari fotonya yang berdua dengan Bella dan meresmikan hubungan mereka.


Setelah melihat postingan James, Bella juga melakukan hal yang sama sambil tos dengan tim manajemennya atas keberhasilan mereka.

__ADS_1


Sedangkan James berada di kamar Hans dan terlihat sangat hancur. Bahkan keinginannya kini adalah TIARA DATANG PADANYA DAN MEMBAWA BERKAS UNTUK PERCERAIAN.....


BERSAMBUNG....


__ADS_2