Terpaksa Menikah Dengan Artis

Terpaksa Menikah Dengan Artis
Lalat Kontrol


__ADS_3

“Maksudnya?” Bas bingung. Dia tahu dulu banyak kecurangan dalam dunia keartisan. Tetapi selama menangani James dan timnya, mereka selalu berada di jalan yang lurus. Sehingga Bas juga kecipratan berubah menjadi baik, toh penghasilan yang dia dapatkan dari artis yang suka gerakan bawah tanah atau lurus, sama saja besarannya.


“Bodoh. Ya yang seperti dulu,” sahut Monica lagi.


“Astaga, mereka masih main permainan keji itu ternyata. Aku butuh seseorang untuk mengintai Bella mulai hari ini,” batin Bas.


“Maksudnya?” Bas bingung. Dia tahu dulu banyak kecurangan dalam dunia keartisan. Tetapi selama menangani James dan timnya, mereka selalu berada di jalan yang lurus. Sehingga Bas juga kecipratan berubah menjadi baik, toh penghasilan yang dia dapatkan dari artis yang suka gerakan bawah tanah atau lurus, sama saja besarannya.


“Bodoh. Ya yang seperti dulu,” sahut Monica lagi.


“Astaga, mereka masih main permainan keji itu ternyata. Aku butuh seseorang untuk mengintai Bella mulai hari ini,” batin Bas.


‘’Orang kaya kau sekarang Mon. pundi-pundimu berlimpah dong.’’ Canda Bas berusaha bersikap biasa saja.


‘’Gak perlu lebay Bas. Gimana pekerjaanmu sekarang. Artismu macam gembala sapi yang di pelihara tuannya ya,’’ Monica mulai memancing Bas. Untung Bas segera tau mengarah kemana acara pembicaraan temannya sekarang. Apalagi kalau bukan anggota band James yang selalu menurut apa kata atasannya.


‘’Jangan seperti itu Mon. Biarpun mereka banyak diarahkan oleh atasan kami, pendapatan mereka tidak bisa diremehkan. Kau pasti tahu itu.’’ Bas mencoba mengontrol emosinya kali ini. Demi kelancaran misinya untuk bisa menggunakan Monica guna mengungkap hubungan Bella dengan mantannya. Publik sih taunya itu mantan Bella tapi author sudah bilang ke readers di beberapa bab sebelumnya kalau mereka tidak benar-benar putus. Wkwk


‘’Yaa yaa aku tahu. Kau sudah berubah ya Bas.’’ Ejek Monica.


Mereka terus mengobrol, meskipun mereka saling singgung menyinggung tapi mereka tetaplah berteman akrab. Bagaimana pun juga, posisi Monica saat ini ialah atas campur tangan Bas di awal-awal karirnya.


Bella tampak tak menutupi sesuatu dengan Bas sehingga Bas tidak mungkin curiga tanpa suatu alasan kepada temannya tersebut.


‘’Oh God, gimana sekarang. Monica tampaknya tidak terlalu turut campur. Aku harus menghubungi penguntit bayaran untuk bisa mengikuti Bella kemanapun ia pergi. Gak mungkin aku ‘kan. Pekerjaanku masih menumpuk,’’ umpatnya kesal.


Memang hubungan Bella dan James adalah urusan pribadi mereka berdua. Bukannya Bas mau ikut campur terlalu banyak akan tetapi ia paham jika James adalah pribadi yang lembut. Bas tidak bisa membayangkan bagaimana kecewanya James kalau nanti tahu dirinya di bohongi Bella lebih lama lagi, sebelum rasa yang ia miliki pada kekasihnya semakin dalam. Akhirnya Bas memutuskan untuk ikut campur sejenak. Apakah nanti James akan meneruskan hubungannya dengan Bella, itu keputusannya sendiri, yang utama Bas hanya akan memberi tahu fakta yang sedang diselidikinya kini… huuu serem shay..


‘’Mon, besok kemana. Jalan yuk. Nostalgia Mon udah lama aku gak ketemu kamu loh. Kalaupun kita berada di tempat yang sama pasti tidak bisa ngobrol bebas,’’ ajak Bas.


‘’Sementara kegiatanku lebih banyak di kantor sih Bas. Kalau mau kesini aja besok,’’ tawar Monica yang tidak tahu itu tujuan utama Bas mendekatinya kali ini.


Usai berbincang, Bas Kembali ke hotel dan langsung menghubungi kontak penguntit bayaran yang bisa di percaya. Tidak butuh waktu lama, Bas Cuma ingin penguntit mengikuti Bella di 3 hari waktu tersisa dari 5 hari waktu yang dimilikinya sebelum Kembali ke London.


📱 ‘’Selidiki Bella dan mantan kekasihnya. Keduanya. Kalau mereka sampai masuk ke ruangan, entah restoran, kantor, atau hotel, kalian harus berada di sekitar sana untuk mendapatkan informasi dan gambar apa yang terjadi di dalam sana,’’ ucapnya pada seseorang melalui telpon.


Bas memutuskan mengikuti kegiatan keduanya karena kalau hanya fokus pada Bella akan kehilangan setengah informasi.


.

__ADS_1


.


Hubungan James dan Tiara kini sudah mulai membaik. Tiara sudah mulai sering Kembali menghubungi james dan kadang-kadang menggodanya. Alhasil, James merasa nyaman dan perlahan melupakan Bella.


James menurunkan keegoisannya akibat perkataan Clarissa dan Hans saat di Italia ketika mereka kesana. Intinya hampir sama. Di dunia ada orang jahat, bukan berarti kita selalu berpikiran semua orang jahat karena kenyataannya masih banyak orang baik dan Tiara salah satunya.


Dorongan lain yang membuat James mau percaya dengan istrinya adalah Tiara tidak aneh-aneh, gadis mandiri dan ceria, sangat baik terbukti mau memperlakukan James layaknya suami dengan menolak lamaran orang yang lebih nyata perasaannya pada dirinya. Meski belum sepenuhnya percaya tetapi James sudah tidak sedingin awal menikah lebih dari sebulan lalu.


‘’Kosongkan jadwalnya untuk peluncuran filmku satu minggu setelah ulangtahunmu,’’ isi pesan dari Bella kepada James.


‘’Aku tidak janji,’’ jawabnya singkat.


‘’Please James. Jangan membuatku bersedih di hari bahagiaku,’’


‘’Kalau tidak ada jadwal dari band akan aku usahakan,’’ jawabnya terpaksa. Menghindari debat gak mutu lebih tepatnya.


***


Fakta baru dan mengejutkan kali ini … jengg…jeng….jenggg


Untung gak masuk headline.


Meski hubungan James dan Tiara lebih jelas sebagai suami istri, tetapi mereka lebih terbatas dalam berkomunikasi. Berbanding terbalik dengan Hans dengan Erina yang tidak memiliki hubungan apapun namun tapi komunikasinya lancar bagaikan air mineral yang melewati kerongkongan kering.


Saking mesranya, Erina merasa harus bangun dari mimpinya karena sudah terlalu intens dengan orang yang terlalu semu bagi dirinya meski Hans selalu cepat membalas pesan-pesan dari dirinya.


📩 '’Kirimkan rekeningmu. Bulan depan aku ada job di Sydney. Kamu kesana ya, deket aja kan. Aku kirimin uang tiket. Soal hotel nanti aku samaan dengan hotelku saja,’’ pesan yang Hans kirim di dini hari namun dibaca erina pagi ketika bangun tidur.


✉ '’Tidak perlu Hans. Aku tidak punya izin libur lagi,’’ jawaban pesan Hans. Tetapi wajah Erina murung memikirkan Hans serius atau tidak dengan dia.


📩 ‘’Pikirkan lah. Aku tetap berharap kamu mau menyusulku kesana,"


Pesan Hans kali ini tidak dibalas dengan Erina. Bahkan pesan itu alasan utama Erina tidak semangat menjalani harinya hari ini. Bekerja pun pikirannya kacau hingga melupakan makan siangnya.


Hans pun tertidur menunggu balasan rinrin, maklum sekarang di London sedang dini hari.


.


.

__ADS_1


Kembali ke Amerika.


Bas menerima telpon dari orang suruhannya yang mengabarkan sejak dari studio tadi bella dan mantannya menuju rumah sang mantan dengan kendaraan yang berbeda. Hanya itu informasi yang bisa mereka dapat karena tidak mungkin mereka menyelundup masuk kesana. Itu bukan tempat umum yeekaann…


‘’Syiiddd.. bagaimana ini biar orang suruhanku bisa masuk kesana,’’ Bas sedang berpikir keras.


Emang yaa, kalau dalam kondisi terdesak ada-ada saja ide yang bisa muncul. Bahkan hal gila sekalipun.


Apa yang dilakukan Bas…


Segera ia beranjak ke toko teknologi canggih yang berada di sekitaran kota untuk mencari kamera pengintai yang hanya sebesar lalat dan bisa di control melalui remote. Segera ia melesat ke arah rumah mantan Bella yang bernama Darren sekedar memberi hasil idenya kepada para penguntit itu menggunakan taksi lalu kembali ke hotel.


Hitungan detik, para penguntit bisa menerbangkan ‘lalat’ berbahaya itu kedalam rumah Darren dan mencoba menelusuri apa yang terjadi. Penguntit bisa melihat yang terjadi tangkapan kamera ‘lalat’ dari remote yang ada di tangan mereka.


Duh gugupsss…


Dan yang terjadi ialaahhhh ……………………………………..


Keduanya berciuman panas dengan posisi berdiri di ruang tamu (sungguh tak tau adab. Huft.)


Sangat-sangat panas. Pakaian atas Bella sudah berceceran di lantai. Untung pakaian dalam bagian atas Bella masih terpakai rapi jadi nggak jadi tontonan gratis para penguntit kan..


Kondisi semakin berbahaya kala baju Darren juga mulai terlepas. Penguntit segera menghubungi Bas untuk koordinasi apa mereka masih harus bertahan dan melihat adegan dewasa itu sekarang. Ini diluar perjanjian mereka loh.


‘’Biarkan kameranya on dan kalian beraktivitas yang lain. Aku akan menambah 50 persen pembayaran kalian. Kita harus dengan percakapan mereka usai berhubungan…’’


BERSAMBUNG…..


Seremnya tulis adegan itu siang-siang waktu puasa lagi..


Disingkat aja deh, udah pada dewasa juga kan mentemen disini. Hehe


Makasih yang udah dukung karya author abal-abal ini ya.


Makasih atas komen yang suka dan memberikan semangat..


Semoga temen-temen sehat selalu dan ibadah puasanya lancar..


All the love, C ❤

__ADS_1


__ADS_2