Terpaksa Menikah Dengan Artis

Terpaksa Menikah Dengan Artis
Ulang Tahun Kantor


__ADS_3

Sekarang James sudah mengetahui tentang Tiara dan langkah apa yang akan disiapkannya untuk menyambut hari ulang tahun istrinya yang akan datang tidak sampai dua bulan lagi. Maka, untuk melancarkan misinya dia sekarang berinisiatif untuk memperbaiki hubungannya dengan Tiara. Padahal Tiara sedang berusaha mengumpulkan uang agar bisa ke London dan menceraikan James.


Sulit, kini mereka hidup dengan tujuan yang berbeda.


James tahu di Jakarta sedang jam makan siang hingga ia mencoba menelpon Tiara untuk pertama kali sejak kepulangannya dari Jakarta lebih dari satu minggu lalu. Tiga kali panggilan tidak terjawab hingga terjawab di keempat kalinya.


“Halo,” suara lelaki menjawab dari sebrang sana.


James mengernyitkan dahi keheranan sambil menjauhkan ponsel dari dirinya untuk menetralkan keterkejutannya.


Akhirnya dia memutuskan mendekatkan kembali ponselnya untuk mendengar kembali suara dari ponsel sang istri.


“Hai James. Aku Yura adiknya Tiara.” Sahut Yura sambil mengenalkan dirinya sebelum abang iparnya salah paham. Yeekaan.


Yura sedang ke Jakarta untuk jalan-jalan sama temannya dari kampung mereka dan sekarang ia sedang makan siang dengan kakaknya di café sekitar kantor Tiara. Temu kangen ceritanya. Tadi saat James menelpon, Tiara sedang order makanan mereka di meja kasir dan tidak membawa ponsel sehingga ia tidak tahu kalau suaminya menelpon.


“Aooww iya Yur, maaf tidak mengenali suaramu. Kakakmu mana?”


“Dia sedang pesan makanan. Apa ada yang penting? Apa mau aku panggilkan sekarang?” tawar Yura.


“No. beritahukan saja kalau aku menelpon dan minta dia untuk menelponmu kembali,” tukas James yang tahu Tiara bakal tidak mau diganggu acaranya dengan adiknya. Kehadirannya melalui telpon nanti bisa merusak mood Tiara.


“Baiklah,”


Usai makan, barulah Yura memberitahu kepada kakakknya kalau iparnya ada menelpon tadi. Sekaligus menyampaikan pesan James yang minta dihubungi kembali. Apa Tiara mau? Jelas saja tidak. Wkwk.


“Apa lagi maunya menyuruhku menelponnya, ck,” keluh Tiara.


.


Waktu terus berlalu, hingga malam hari di London, artinya sedang dini hari di Jakarta, Tiara tak kunjung kembali menelpon. Jangan ditanya bagaimana dilemanya James saat menunggu kabar dari Tiara. Dia yang tidak pernah membawa ponsel masuk ke studio saja sampai tidak pernah melepaskan ponselnya selama rekaman berlangsung dan membuat heran teman-temannya. Masa bodoh.


“Ada apa?” akhirnya Tiara menjawab telpon dari James setelah belasan kali mencoba.

__ADS_1


“Maafkan aku, Tir. Aku sudah membaca semua pesan dari kapsulmu. Maafkan aku yang sudah sempat berpikiran buruk tentangmu karena traumaku,” ucap James yang bisa Tiara rasakan itu adalah ucapan yang tulus.


“Ya sudah. Terus sekarang apa lagi? Jangan ganggu aku James. Aku tidak pernah menganggumu agar kau mencari kebahagiaanmu sendiri ‘kan? Sekarang biarkan aku bahagia,” pinta Tiara juga.


Ini adalah titik balik Tiara guys. Ingat ‘kan dia selalu bilang akan bertahan dengan James sampai dia merasa ‘lelah’ maka dia akan memutuskan sendiri. Inilah rasa ‘lelahnya’.


“Ayok kita bangun rumah tangga yang normal Tir,”


PRIKITIIWWW…


Hati Tiara bagai tersambar cipratan minyak panas mendegar perkataan James barusan. Rumah tangga normal? Setelah dia menampilkan adegan ‘tidak layak’ dengan Bella saat itu? bagaimana bisa. Dia orang yang dibesarkan dengan budaya timur maka akan susah beradaptasi dengan budaya barat.


Mungkin bagi James hal yang dilakukannya bersama Bella adalah wajar, sekalipun mereka mantanan. Karena disana sekalipun tidak terikat status, berhubungan intim layaknya suami istri aja hal yang lumrah. Apalagi kalau Cuma kiss. Duh.


“Jangan gila kamu James,” tolak Tiara.


“Terus gimana? Kita harus gimana dengan status kita sekarang? Kalau mau berpisah, itu urusanmu. Kalau aku maunya kita bersatu,” terus terang James mengatakannya. Lebih cepat lebih baik.


Diapun sadar Tiara tidak memiliki uang yang cukup untuk itu. Dan ia menilai Tiara akan gengsi untuk menggunakan kartu unlimited yang diberikannya waktu itu.


“Baiklah. Tunggu kejutan dari aku sayang,” batin James sambil membayangkan sesuatu.


***


Hambar. Itulah hubungan James dan Tiara kini. Meski mereka tidak pernah berkomunikasi lagi namun jangan sangka mereka tidak saling mengingat. James mencari tahu aktivitas Tiara dua minggu sekali melalui detektif swasta langganannya yang waktu itu menemaninya saat bertemu Tiara di Jakarta dan Tiara selalu memantau kegiatan James dari sosmed James sendiri dan sosmed band-nya.


Syukurnya Tiara tidak pernah terlibat dan melakukan hal yang merugikan hubungannya dengan James. Dia masih menjaga dengan baik statusnya sebagai istri dari James hingga mereka benar-benar berpisah nantinya. Hingga James makin yakin dengan perasaannya.


Rindu sih pasti. Cuma dia harus tahan dulu sampai misinya berjalan dengan baik.


Sekarang pun James sudah menutup rapat akses hubungannya dengan Bella sehingga mereka tidak pernah berkontak lagi. Sama sekali. Monica juga belum dipekerjakan sebagai asisten James mengingat hubungannya dengan Tiara belum sepenuhnya baik.


Dan disinilah mereka saat ini. Di Jakarta.

__ADS_1


Sebuah pesta meriah di depan gedung kantor mereka sedang dilangsungkan. Semua karyawan sibuk mempersiapkan acara itu sejak setahun lalu, dan Tiara juga termasuk dari panitia acara. Tidak lupa waktu Tiara ditahan oleh Clarissa agar mau bertahan dengan James dan tinggal di London dia beralasan sedang ada kerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Ya ini dia. Sebagai crew di acara ulang tahun kantor.


Sudah dua minggu Tiara kurang makan dan kurang tidur. Wajahnya sangat lelah, suntuk. Tapi dengan begitu ia bisa melupakan James dan melupakan satu hal lagi. Ntar ya. Hehe


Malam ini adalah acara puncak. Mereka sudah mengundang 5 artis ternama di negara kita untuk mengisi acara, waktu sudah menunjukkan jam 12 malam. Tiara sedang berada di salah satu kursi untuk menikmati hiburan dan mengurangi rasa lelahnya dari kerja keras mereka selama 2 minggu belakangan. Dan MC memberikan kabar yang membuat jantung sebagian besar gadis disana hampir lepas.


“Hadirin, saksikanlah artis Internasional yang akan memberikan kita bocoran untuk lagu dari album barunya yang akan rilis dua hari lagi….. JAMES HOMKINSSSSSSS………………………… yang akan menjadi tamu penutup dari acara kita malam ini……..,” teriak MC dan disambut tepuk tangan meriah dari seluruh yang hadir disana.


Air mata Tiara meleleh.


“How can?” gumamnya.


“Good evening everyone. Terima kasih sudah memberikan aku kesempatan untuk bisa tampil malam ini. Aku akan membawakan tiga lagu dari albumku dan teman-teman band yang akan kami rilis dalam waktu dekat. Kehadiranku disini untuk meminta maaf dari pada salah satu karyawan disini, karena aku punya salah dengan dia. Dan berita menariknya adalah, dia juga berulang tahun hari ini.. SO HAPPY BIRTHDAY TO YOU yang aku tau ada disalah satu kursi penonton sekarang,” sambutan James sebelum memainkan gitarnya. Tiara tersentak, bahkan ia melupakan hari jadinya sendiri karena kesibukannya. Miris. Untung ada suami yang datang 'kan..


Tiara berusaha menahan tangisnya agar tidak over dan menjadi bahan curigaan dari teman-teman lain. Sebagian teman-temannya memang sudah curiga dengan dia karena James bilang orang itu berulang tahun hari ini… syukur banget, ditanggal tersebut ada 5 orang wanita single yang berulang tahun. Huft, untung saja bukan dia satu-satunya. Tapi tidak dengan Ditto yang langsung curiga kalau James memang berhubungan dengan Tiara. Ah itu urusan nanti. Sekarang kita nikmati performa dari James dulu.


SURPRISEEEEEEEEEEE


KALIAN TAHUUU….


Ketiga lagu James yang sedang dibawakannya adalah …….


Rangkaian kata-kata dari kapsul Tiara yang dibuatnya menjadi lagu indah, enak didengar dan menyayat hati bagi siapa saja yang mendengar. Bahkan salah satu lagunya menjadi single utama dari album baru band James. Ratusan orang yang mendengar langsung lagu itu menjadi terenyuh dan mengeluarkan airmata haru karena maknanya sangat dalam dan menyentuh.


Uhhhh. Author juga sedih….


“Terima kasih sudah menyukai lagu ini. Dan bagi yang merasa, aku harap dia mau bertemu denganku di lokasi yang sudah aku kirim ke nomor pribadinya. Selamat malam,” pamit James sekaligus memberi kode pada Tiara dan Tiara auto membuka ponsel.


📩 “Hotel kemarin, kamar 2030. Malam ini!”


BERSAMBUNG ………………………..


Aahh author bingung… sebenarnya belum sampai ke part ini, tapi sudahlah fokus sudah terbelah-belah karena sudah mau nulis lagi next novel dengan latar belakang pemeran utama yang berbeda.

__ADS_1


Ehh. Jangan sedih. Nggak sekarang, ini akan tetap dilanjutkan. Enak aja, udah author siapkan loh endingnya. Jangan sampai readers gantunggg..


Selamat berpuasa untuk besok. Love you.. jangan lupa like ya.


__ADS_2