
"Gimana perjalanan kamu sayang? Lancar aja kan?" suara lembut Clarissa menghiasi daun telinga Tiara. Sebenarnya ibu mertua baik hati itu sedari Tiara masih dalam perjalanan pulang sudah menghubungi menantunya. Namun karena ada Olla di sampingnya maka ia memilih untuk menghubungi kembali saat dia benar-benar sendiri di rumah.
"Syukur Mom semuanya lancar.. Sekarang aku sudah sampai di rumah Mom, baru saja. Maaf ya tadi gak angkat telpon soalnya ada temen di mobil aku gak mau dia curiga," jawab Tiara.
"Kapan kamu masuk kerja? Jangan dekat-dekat ini, tubuh kamu butuh istirahat ekstra," khawatir Clarissa.
Meski James tidak berperilaku layaknya suami yang sayang pada istrinya sekurang-kurangnya sekarang ada Clarissa yang memperhatikan hal kecil dari menantunya. Jelas Tiara tersenyum senang atas hal ini.
"Dua hari lagi, cukup kok untuk istirahat. Mommy jangan lupa kontrol bekas operasinya ya," Tiara menyebut kata-kata itu dengan air mata yang berkaca bukan bercermin. Masih jelas diingatannya kejadian menyakitkan malam itu.
"Jangan khawatirkan Mommy," ....
Akhirnya mereka ngobrol sampai 15 menit sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakhirinya dengan alasan Tiara mau istirahat dulu..
Tidak ada persoalan menyinggung James dalam obrolan mereka.
***
Di rumah Clarissa sedang ada Tom dan istrinya, Denada. Ada yang mengganjal di hati Tom kenapa Mommy-nya melepaskan Tiara dan orang yang menikam malam itu. Kenapa tidak dibiarkan saja menerima hukuman?
__ADS_1
Sejujurnya sejak di London Tom sudah ingin mencari tahu soal ini cuma selama disana yang terjadi tiap hari adalah drama antara Mommy dan James berujung pada pernikahan James. Tom mengetahui tersangka utama lepas juga sedetik sebelum pernikahan James jadi dia tidak memiliki waktu untuk bertanya karena buru-buru akan ke bandara.
"Kenapa Mommy tega dengan James? menikahkan dia dengan gadis itu? Mom, James berusaha keras untuk sampai di titik yang sekarang. Betapa tersiksanya dia dengan keadaannya dulu dan sampai sekarang meski dia terus berusaha tapi sikap 'tidak mudak percaya'nya belum juga hilang. Sekarang ditambah tekanan dari Mommy," Tom sungguh ingin mencuci otak Clarissa dengan sabun colek cuci piring.
Bagi Tom masuk akal kalau cuma melepaskan dan memaafkan Tiara tapi tidak dengan menikahkannya dengan James.
Menurut Tom yang menganut tradisi barat garis keras, pernikahan harus didasari kasih sayang dari kedua pasangan. Butuh pengenalan, proses penyatuan karakter untuk saling mengenal, memperbaiki yang tidak disukai dari pasangan sebelum menuju status 'halal'..
Seperti dirinya dan Denada yang berpacaran dulu tiga tahun lamanya sebelum menikah. Ia merasa perjodohan yang dirancang Clarissa antara adiknya dan iparnya terkesan kuno.
Ben yang hadir pun tampak menunggu jawaban istrinya karena dalam hati kecil Ben juga merasa ada yang tidak beres tetapi dia berusaha tidak peduli dan tidak memikirkan. Efek rasa cinta berlimpah-limpah tuh jadi apapun yang Clarissa lakukan selama tidak menganggu keharmonisan orang lain maka Ben akan diam saja. Apalagi ini berurusan dengan James yang menurut Ben, Clarissa dan Daddy nya yang memiliki hak penuh atas anak mereka. Kan dia cuma ayah tiri, kecuali Clarissa meminta pendapat dengannya baru dia akan buka suara atau sekiranya Clarissa ceroboh, baru akan ditegur. tapi selama istrinya diam, maka dia akan lebih diam juga. Khusus urusan Tom dan James loh yaa.
Soal urusan Ben dan Clarissa berdua maka dia akan berubah 180 derajat bukan celcius. Tegas dan disiplin.
Ini soal firasat ibu terhadap anaknya ya. Clarissa yang masih menganggap James sebagai anak kecilnya kini berteman dengan orang-orang yang kehidupannya diluar kendali. drugs, miras, clubbing, **** bebas, dan masih banyak lagi. Disisi lain Clarissa tidak bisa mengontrol dan menentang hal itu, karena itu pun bagian dari dunia keartisannya.
Kadang mereka meeting di ruang VVIP sebuah club dan yang terhidang diatas meja sudah tau sendiri kan apa. Kenapa James tidak menolak padahal ia tau aturan keyakinannya melarang hal itu. Alasannya karena dia tidak mau mengangkat isu keyakinan religi disituasi seperti itu apalagi kondisi budaya barat sehingga ia memilih untuk 'menerima' dan 'menjalani' saja.
Artinya jika dalam suatu pertemuan atau kumpul dengan teman-teman sang tuan rumah menyediakan miras, dia tetap meminumnya. Tidak dengan rumahnya sendiri, ia tidak pernah menyetok minuman terlarang itu, kalaupun dia sedang ingin maka dia akan membeli secukupnya saja.
__ADS_1
"Setiap hari kerjaannya miras aja itupun Mommy masih suka ingatkan makanya sedikit berkurang. Lalu besok apalagi, drugs? iya? hamili seorang fans?" kini Clarissa benar-benar emosi atas pertanyaan Tom dan keadaan James selama menjadi artis.
"Sabar Mom, sekarang memang masanya James berada disana. Ritme kehidupan James sedang disitu. Tidak lantas Mommy menikahkan dia dengan orang yang literally one of us gak tau dia siapa," Tom mulai tidak bisa mengontrol emosinya juga.
Dia khawatir tentang dua hal, pertama ia takut Tiara akan memeras James dengan statusnya sekarang sebagai pasutri dan merasa diatas angin karena menikahi artis terkenal seantero muka bumi atau yang kedua, anggaplah Tiara wanita baik-baik, artinya dia akan tersakiti dengan sikap James yang cuek dengan keadaan sekitar kecuali orang yang disayangnya.
"Mommy bisa mencarikan dia wanita dari bangsa kita aja dan membiarkan James mengenal perlahan wanita pilihan Mommy sebelum mereka menikah," Tom masih dengan kekuatan tradisi budaya barat yang kental mengajak Clarissa berpikir sebelum bertindak.
"Sampai kapan? Sampai Bella terus mendekatinya dan menikah dengan dia lalu dia dicampakkan. Masih mau kamu lihat adik kamu terpuruk. Sekali dia disakiti seluruh keluarga akan kena imbasnya. Kamu lupa perjuangan kamu waktu dia kehilangan sahabat kecilnya? Kamu juga termasuk yang menderita Tom," Clarissa nyaris whistle pada Tom saking tingginya nada suara yang ia keluarkan.
Ben langsung mendekap sang istri agar tenang. Ia memberi kode pada Tom agar menyudahi percakapan ini.
Tom belum puas, dia masih mau bertanya lebih. Kini air matanya juga keluar, sadar ucapan Clarissa tentang masa lalu keluarga mereka yang membantu James untuk bangkit dari rasa terpuruk mendalam. Sekarang sudah sedikit mendingan meski rasa tidak mudah percaya masih mendarah daging dalam prinsip James..
Keadaan hening sejenak. Tapi Tom tetap akan meneruskan percakapannya dengan Clarissa sampai dapat jawaban memuaskan..
"Karena Mom sudah tau prinsip James seperti itu kenapa Mom memilih Tiara. Suruh mereka bercerai Mom,"
"Jaga ucapan kamu. Tiara gadis baik-baik Mom tau itu. Suatu hari kamu akan lihat apa yang Mom ucapkan benar adanya. Dan James akan jatuh cinta dengan anak itu," Clarissa langsung berdiri untuk menuju ke kamar meninggalkan Tom, Ben dan Denada.
__ADS_1
"Kalian gak tau aku sudah menyelediki semua tentang Tiara." batin Clarissa saat menuju ke kamar dengan sedikit tersenyum...
BERSAMBUNG...