Terpaksa Menikah Dengan Artis

Terpaksa Menikah Dengan Artis
Kebun Jeruk


__ADS_3

Langkah kaki Tiara temundur ketika pintu terbuka..


James menoleh ke arah istrinya lalu...


"Temani aku presscon pengunduran diri aku," ajaknya dan menggenggam tangan Tiara erat untuk dibawa ke kursi depan...


Mata Tiara melotot tidak percaya dengan semuanya. Hendak dia bertanya ini itu, komentar a sampai e tapi James terus melangkah sambil menautkan tangannya dengan Tiara, tidak memberi ruang bagi Tiara untuk bernafas apalagi berkata.


Padahal, baru satu minggu lalu tour berakhir. Tapi yasudah, sekarang kehadirannya adalah memberikan support pada James. Toh dia menyerahkan semua keputusan pada James kan.


"Malam ini saya memutuskan mundur dari band dan mundur dari dunia entertaiment," ucapnya tegas di depan seluruh awak media.


Meski sedih, tapi rasa bahagia lebih memancarkan sinarnya di hati Tiara. Entah mengapa dia juga senang James sekarang mundur. Bukan perihal kesibukan James berkurang, tapi ada yang bisa melegakan hatinya.


James tertunduk sejenak. Ini juga hal yang berat bagi dia, tapi aksi boom, desakan berpacaran dengan Bella, meninggalkan istrinya ketika hamil dan tidak menutup kemungkinan nanti hamil anak berikutnya James tour lagi, rasa bebannya lebih besar.


Tapi selama dengan band, ia memiliki pengalaman hidup luar biasa, gak perlu disebutkan satu persatu, cukup konser dan mengelilingi negara di muka bumi tiap tahun sudah menjadi ruang tersendiri di hatinya. Apalagi bicara soal musikalitas, dia adalah salah satu junior yang musikalitasnya sudah di jamin artis senior lainnya.


Ah rasanya banyak artis besar dan hebat sedih dengan keputusan James, apalagi di luar sana ribuan fans histeris saat melihat siaran langsung presscon. Ingin rasanya mendesak James untuk tetap berkarya tapi .... keputusan orang lain tidak boleh di intervensi oleh individu manapun dong.


Soal agensi dan manajemen semuanya sudah James bahas usai menelpon Tiara saat menanyakan apakah Tiara akan setia padanya meski dia tidak menjadi artis lagi. Manajemen dan agensi sempat menolak, tapi James bersikeras dengan alasan sudah jenuh dan ingin memiliki hidup layaknya masyarakat non publik figure. Meski sulit kedepannya karena dia tetaplah seorang idola bagi fans fanatiknya.


Tiara terus menggenggam tangan James memberikan kekuatan, dia cukup memberikan senyum pada awak media ketika James panjang lebar memberikan pernyataan dan menjawab pertanyaan.


"Apakah ini permintaan istri anda?" sebuah pertanyaan lolos dari mulut wartawan. Tiara sempat mengusut senyumnya tapi James langsung menoleh ke arahnya dan menatapnya dalam.


"Bukan permintaan istriku tapi aku hanya ingin membuat dia selalu nyaman disisiku, tidak merasa insecure, tidak merasa takut, dan aku mau menjadi orang yang selalu siaga untuk terus menjaganya," ucap James namun pandangan matanya tak lepas dari Tiara. Dia menatap istrinya dengan penuh cinta dan sayang.

__ADS_1


"Sayang...." lirih Tiara sambil meneteskan airmata. Tiara memeluk James kuat, bahunya begetar karena sesegukkan. Inilah tolak ukur dari dirinya yang 6 bulan masa pernikahan membuat hari-hari Tiara suram.


Clarissa sampai bengkak matanya melihat duo sejoli yang diliput asmara itu. Semua idenya dan semua dramanya meski dia harus terluka dikit tapi dia yakin James bisa bahagia dengan Tiara. Dan hari ini adalah hasil akhirnya, 11 bulan perjalanan rumah tangga anaknya baru dia bisa menikmati hasil kerja kerasnya. wkwkwk...


"Bagaimana dengan jiwa seni anda kedepannya? apa masih mungkin anda kembali bermusik?"


Hampir lupa kaan.. semua fokus sama pengunduran diri James.


"Saya belum bisa memastikan. Tapi setahun sampai 2 tahun ini sepertinya saya belum berpikir ke arah sana," sahutnya.


Presscon berakhir dan seluruh awak media di silahkan memesan makanan. Tiara dan James masuk ke ruang VIP. Tidak mau terganggu keromantisannya. Itung-itung selama hamil baru ini juga mereka dinner gemes kayak gini. Lebih banyak LDRnya.


Tidak bisa disembunyikan. Sedih. Jelas saja James sedih membuat keputusan besar ini. Berpisah dengan temannya dan crew yang sudah akrab dengannya. Tiara memahami semua itu.


"Kalau mau bermusik dibelakang layar lagi nggak apa-apa," ucapnya sambil mengecup sekilas bibir James untuk menghibur sang suami. Mereka sudah berduaan saja di ruang VIP restaurant.


"Sementara nggak sayang.. Kamu nggak apa-apa kan," Tiara menggeleng cepat.


James tersenyum dan ikut mengelus perut sang istri Lalu mereka makan dengan obrolan ringan nan manis untuk kembali pulang ke rumah.


***


Dua bulan berlalu, James kini berada di sebuah perkampungan desa indah nan asri di Selandia Baru. Jaraknya 2 jam dari Wellington, udara segar, sejuk dan jauh dari polusi.


Dia izin dengan Tiara selama seminggu untuk ke Wellington karena ada urusan bersama Mike dan berhubung ada Clarissa di London maka Tiara mengizinkan saja toh dia gak akan kesepian karena ada mommy mertuanya.


Emang James ngapain?

__ADS_1


James memilih untuk jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota yang ekstrim dan memilih untuk berkebun dan bercocok tanam.


Kebun jeruk seluas 20 hektar dibelinya dengan harga fantastis, hampir 150 Miliar rupiah. Dengan sedikit berat hati James menjual mansionnya di Qatar untuk bisa membeli kebun tersebut. Dia tidak mau menggunakan tabungan pribadinya yang 300 Miliar itu, baik juga menjual mansion yang jarang disambanginya.


Kebun tersebut sudah dipenuhi pohon jeruk yang subur, bulan depan masa panen dan pemilik akan menyerahkan kebun pada James selesai panen. Selama sebulan itu James akan mengajak Tiara sudah tinggal disana dan belajar dengan para petani bagaimana memberantas hama, memberikan pestisida, pupuk, menyuburkan tanaman dan lainnya.


Maklum dia akan memberikan kejutan pada sang istri. Tiara sama sekali tidak tahu soal beli kebun itu. Duh 🙈.. Apa Tiara mau yaa diajak tinggal di desa gitu..


Birokrasi jual beli kebun sudah selesai, lisensi Mike memang tidak bisa di pakai di Selandia Baru tapi dia memiliki relasi temannya saat kuliah dulu yang juga berprofesi sebagai pengacara. Dan mereka membuat akta jual beli di firma hukum terpercaya (kalau Indonesia semacam notaris).


Setelah selesai, James yang melakukan upaya observasi ke desa kebun jeruk sebanyak dua kali memutuskan untuk pulang kembali ke London untuk memberitahu Tiara tentang planningnya.


Dengan sifat dan pembawaan Tiara selama nikah, James yakin Tiara tidak akan keberatan jika harus hidup bertolak belakang dengan kehidupan mereka sekarang.


"By... kamu mau nggak kalau kita hidup di desa aja?" tanya James ketika sedang pillow talk dengan sang istri..


"Hah???"


"Kamu gak mungkin menghabiskan tabungan kamu selama dua bulan ini kan, hingga jatuh miskin dan ajak aku tinggal di desa?" Tiara mengernyit bingung.


"Bukan gitu by.. Aku..."


"Kenapa?" Tiara menatap tajam.


"Maaf, aku mau kasih kamu kejutan.. Aku beli kebub di Selandia Baru seluas 20 hektar. Kebun jeruk. aku mau jadi pengusaha buah aja, by sekaligus hidup di desa yang tenang dan damai,"


"APPAAAAAA?" pekik Tiara....

__ADS_1


BERSAMBUNG...


Nah Tiara mau nggak diajak hidup susah?


__ADS_2