
Begitu ditinggalkan James usai pertukaran saliva saat di back stage tempat James perform saat itu, Bella pun kembali ke benua Amerika tanpa mencurigai Tiara sedikitpun.
Ia menilai Tiara hanyalah fans kecil yang sangat tergila-gila dengan mantannya. Maklum, Bella juga artis besar maka dia sudah sangat terbiasa dengan perilaku Tiara yang terlalu over ketika bertemu dengan idolanya.
📨 "Aku akan kembali pulang dan tolong jangan berharap James mau datang ke acara launching film ku," kirim Bella pada agensinya agar agensinya menurunkan ekspetasi tersebut.
Agensi yang menerima pesan tersebut mengeram sebal mendapati berita buruk. Bagaimanapun hubungan Bella dan James kali ini sudah tidak ada celah untuk diperbaiki. Dih masih aja ya.
📩 "Kembalilah segera. Kita akan cari cara agar James bisa mendatangkannya ke acara kita," jawab pihak agensi pada Bella.
***
Saat diperjalanan setelah dari hotel, hati Tiara hancur. Saat dia ingin melepaskan, tapi James seenaknya merobek kertas yang dia buat dengan susah payah.
Ingin rasanya dia terbang ke London untuk menyelesaikan semuanya, tapi apa daya dia sendiri tidak punya cukup uang lagi kalau harus bolak-balik London dan memenuhi segala akomodasinya selama disana. Sorry ya, Tiara nggak mau gunain black card si James untuk hal semacam itu.
"Sekarang aku harus gimana? Kenapa aku tidak menceraikannya saat awal-awal dia minta padaku untuk berpisah." kini Tiara menyesal sendiri.
Akhirnya tidak ada pilihan lain selain menata hati, pasrah, menabung dan mengumpulkan uang agar bisa kembali ke London dan menceraikan James. Setidaknya dia akan berkonsultasi dulu dengan pengacara yang ada di Jakarta untuk membahas bagaimana proses hukum perceraian di negara Ratu Elizabeth tersebut.
.
Hari-hari berlalu, James tetap menjalankan kegiatannya untuk kembali ke studio. Tiga hari setelah ia berada di London, dirinya mendapatkan undangan dari production house yang mengelola film yang dibintangi Bella.
"Sepertinya ini sengaja Bas untuk mengundangku. Aku yakin mereka akan menjebakku," kata James pada Bas.
Kini tingkat kecurigaan James naik drastis ya.
"Jangan begitu boy. Kau juga bagian dari film itu. Kan kau yang ngisi lagu itu. ya pasti di undang lah. Mau datang nggak?" tanya Bas agar dia bisa konfirmasi kepada penyelenggara acara apakah artisnya akan memenuhi undangan atau tidak.
__ADS_1
James hanya balas dengan gelengan kepala dan Bas langsung menangkap maksud dari James.
"Oh iya James. Kamu setuju aja kan tentang Monica yang akan gantiin aku jadi asistenmu? Yang sudah aku bilang, tapi dia dari agensinya Bella sih. Soal kinerja, aku bisa jamin,"
Bas bertanya sekali lagi untuk memastikan kenyamanan James untuk bisa bekerja dengan orang asing. Apalagi kondisi mental James sedang buruk, akibat masalahnya dengan istrinya.
"Bukan aku nggak setuju, Bas. Tapi ntar aja dia ikut gabung bersama kita. Aku masih takut dengan penghianatan orang-orang sekitar kita, Bas,"
Bukan tanpa sebab, soalnya James masih trauma dengan crew yang membelot dan bekerja sama dengan Bella saat di Aussie. Padahal itu crew yang 2 tahun bekerja bersama mereka. Apa kabar dengan Monica nanti. Membayangkannya aja James takut.
"Baiklah. Kalau kau sudah siap untuk aku digantikan segera kabari aku," sahut Bas.
Beberapa hari kemudian, saat James pulang dari studio dan hendak beristirahat, ia melihat kado dari Tiara yang diletakkannya di nakas samping kasur. Entah mengapa malam ini kuat dorongannya untuk membuka kado itu.
Segera ia beranjak dan mengambil satu kapsul. Di kapsul juga tertulis huruf A dan B, yang bermaksud, after and before. Isi kapsul itu ditulis Tiara sesudah atau sebelum menikah.
(B) "Kiranya nanti kita tidak bisa bersama. Percayalah kau selalu tersimpan di ruang khusus yang ada di hatiku"
Tapi, ya itulah istrinya. Mau gimana lagi. Bukankah kejujuran adalah yang utama dan ini adalah kejujuran dari lubuk hati Tiara.
Ah, rasanya James sudah tidak sabar untuk membuka seluruh kapsul. Namun, ia teringat pesan istrinya yang meminta membuka satu hari hanya satu kapsul saja. Akhirnya ia memutuskan untuk tidur.
Saat bangun pagi harinya, James sangat gatal ingin membuka lagi kapsul lain dari Tiara. Bisa dibayangkan gimana penasarannya James untuk menahan gatalnya tangan supaya tidak menyentuh botol itu. wkwk.
Sepulangnya lagi dari studio, James langsung ke kamar dan bahkan belum mandi dia segera mengambil satu kapsul lagi.
(A) "Aku milikmu tapi kau milik fansmu. Kelak kita bersama ditengah keramaian dan fansmu akan posesif padamu, mungkin aku akan cemburu, tapi aku sadar, tanpa mereka kau bukan siapa-siapa maka layanilah fansmu dengan baik"
"Astaga. Bisanya dia punya pikiran seperti ini," James senyum sambil geleng-geleng kepala membayangkan pemikiran istrinya kini. Entah mengapa dia merasa bahagia dan ingin memperbaiki hubungan mereka kini.
__ADS_1
Setiap hari, ia membuka satu persatu kapsul dari Tiara dan ia merasa semakin takjub dengan istrinya itu. Iya sih fans juga, tapi nggak segitunya juga 'kan dalam mengidolakan.
(B) Bahagia itu sederhana, cukup melihat kabarmu dari sosmed atau berita dan mengetahui kau sehat tanpa kurang satupun, maka aku sudah bersyukur dan bahagia.
(B) Percayalah, aku selalu berdoa agar suatu hari bisa bertemu denganmu. Bahkan bermimpi menjadi temanmu. Aku selalu bilang sama Tuhan, izinkan aku melihat langsung kebesaran-Nya. Kebesarannya bukan hanya tentang alam yang indah, cuaca yang sering berganti panas dan sejuk, tetapi dirimu juga termasuk dari kebesaran-Nya.
(A) Kalau kau tak bisa menerimaku sebagai istrimu, tapi aku gak pernah keberatan menjalani keadaan kita yang sekarang.
(A) Kelak kita akan berpisah, maka aku tidak pernah menyesal pernah menjadi istrimu.
.
.
Beberapa hari kemudian James membuka kembali berkas pernikahannya dan melihat kapan Tiara ulang tahun. Kini dia punya ide untuk memberikan hadiah untuk hari berbahagia sang istri.
Tiga kali James menghubungi istrinya tetap tidak ada jawaban. Padahal di Jakarta sedang jam makan siang. Akhirnya keempat kalinya terjawab dan ternyata yang jawab bukan istrinya.
📲 "Halo..." suara lelaki terdengar dari sebrang sana....
James mengernyitkan dahi sambil menjauhkan ponselnya dan merasa keheranan siapa yang jawab telponnya.
BERSAMBUNG....
Hayoo kira-kira siapa tu yang jawab telponnya James... uwlala...
Author minta maaf banget dengan teman-teman readers karena lambat update. Maafkan author yang tidak stabil update, memang kondisi disini sedikit lebih riweuh..
Maafkan banget yaa.. doakan author sehat selalu.
__ADS_1
Love you semuanya... Jangan lupa like 😘