Terpaksa Menikah Karna Hutang

Terpaksa Menikah Karna Hutang
32. Cantik


__ADS_3

Rendy membopong tubuh Nathan yang meracau tidak jelas, dia heran kepada Nathan. Sudah tahu dia tidak kuat meminum alkohol tapi kenapa dia minum juga?


Dan sekarang Rendy tahu alasan Nathan minum alkohol setelah sekian lama menjauhi minuman itu adalah Mauren, karna dulu Nathan sampai kecanduan minuman itu saat di tinggal Mauren dulu.


"B*go banget dah punya atasan." gerutu Rendy mendengar racauan Nathan.


"Balon ku ada lima... Tapi aku cinta kamu, Kirana.." racau Nathan. Orang mabuk memang membangongkan.


Rendy menggeleng-gelengkan kepala, mendengar racauan Nathan yang malah seperti orang gila.


"Kiraaaa sayang, badan kamu kok berotot begini, kamu habis fitnes ya?" Nathan meraba-raba tubuh Rendy membuat Rendy bergidik ngeri. Tapi seru juga kayaknya meladeni orang mabuk.


"Iya sayang, aku habis fitnes. Bagus kan badan aku?" jawab Rendy dengan nada dibuat-buat seperti wanita.


Nathan tertawa. "Bagus kok sayang, tapi kenapa kamu punya jakun?" Nathan menyentuh jakun Rendy.


"Karna aku udah ganti gender, sayang." sahut Rendy lagi membuat Nathan tertawa.


Sesampai di depan kamar Nathan, Rendy mengetuk pintu kamar Nathan. Dia sudah lelah dan malas meladeni Nathan yang mabuk.


Tak lama kemudian, seorang bidadari, eh salah, Kira membuka pintu kamar dan langsung terkejut ketika mendapati Nathan di bopong Rendy. Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah Nathan meraba-raba tubuh Rendy sambil tertawa.


Kira beralih menatap Rendy, dia mengangkat kedua alisnya seakan minta penjelasan kepada Rendy atas apa yang terjadi kepada suaminya itu.

__ADS_1


Rendy mendengus. "Nanti ya, nona saya jelaskan. Yang penting ini orang harus di bawa masuk dulu." kata Rendy mengetahui tatapan Kira padanya.


Kira mengangguk. "Oiya." Kira menjauh dari pintu, dia membiarkan Rendy masuk ke dalam kamar dan membawa Nathan ke tempat tidur.


Rendy memengangi pinggangnya. "Encok deh gue." gerutu Rendy.


Kira mendekati Rendy. Dia ingin minta penjelasan kenapa Nathan bisa sampai begitu. "Sekretaris Rendy, sebenarnya apa yang terjadi sama suami saya?" tanya Kira meminta penjelasan Rendy.


Rendy tersenyum geli mendengar Kira menyebut Nathan suaminya. Namun senyuman itu tidak berlangsung lama karna Kira menepuk bahunya hingga ia tersentak.


Kira menatap Rendy dengan mata memicing. "Kenapa anda senyum-senyum seperti itu, sekretaris Rendy?" tanya Kira mengintimidasi Rendy.


Rendy menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Tidak ada apa-apa, nona. Saya hanya ingin tersenyum saja, emangnya tidak boleh? Tapi kan tidak ada larangannya tersenyum." sahut Rendy.


"Sekretaris Rendy, kenapa Nathan jadi seperti ini?" tanya Kira dengan sabar.


"Dia mabuk, nona saat di club tadi." jawab Rendy dengan semangat karna mengompori rumah tangga atasannya.


"Apa?! Dia mabuk?" Rendy mengangguk kencang sambil menampilkan senyumnya. "Kenapa bisa?" tanya Kira lagi.


"Saya pun tidak tahu, nona kenapa tuan muda Nathan plus suaminya anda bisa mabuk seperti itu yang pasti sekarang saya mau pulang ke rumah saya, saya lelah nona harus berkerja seharian plus harus bawa makhluk gaban ini ke sini, otot-otot saya hampir rontok karnanya, nona." panjang lebar Rendy.


Kira melongo tidak percaya. Dan akhirnya dia menganggukan kepalanya. "Yaudah, anda pulang saja, saya bisa menjaga Nathan, terima kasih sudah membawa orang mabuk ini pulang, maaf sudah merepotkan Anda."

__ADS_1


Rendy tersenyum lebar sampai matanya tenggelam. "Memang itu kewajiban anda, nona. Kalau begitu saya permisi, nona." pamit Rendy, melangkah keluar dari kamar Nathan. Tidak lupa dia menutup kembali pintu kamar Nathan.


Seperginya Rendy, Kira menghebus nafasnya kasar. Dia menatap Nathan yang terlentang di ranjang. Lalu Kira membuka sepatu yang melekat di kaki Nathan, setelah itu dia membawa sepasang sepatu itu ke rak sepatu Nathan namun secara tiba-tiba tangannya di tarik Nathan hingga tertidur di atas tubuh Nathan.


Nathan menatap Kira dengan mata sayunya lalu secepat kilat Nathan mengubah posisinya menjadi Kira di bawah kungkuhannya. Tangannya menyentuh wajah Kira lembut.


Kira yang mendapat perlakuan seperti itu hanya diam saja di bawah kungkuhan Nathan. Walau dia tidak kuat dengan bau alkohol yang menguar dari mulut Nathan.


"Cantik." pujinya lalu mendaratkan bibirnya di bibir Kira, ******* lembut bibir Kira. Hingga tidak lama ciuman itu berakhir, Nathan menatap wajah Kira lagi sambil tersenyum.


Setelah itu dia merebahkan kepalanya di dada Kira, memejamkan matanya di sana. Entah kenapa antara bantal dan dada Kira, Nathan labih nyaman tidur di atas dada Kira.


Kira hanya diam saja. Hingga suara lengkuhan lembut Nathan terdengar yang berarti Nathan sudah tertidur pulas sekarang.


Berat, merasakan tubuh Nathan menindihnya, Kira mencoba mendorong tubuh Nathan agar tertidur di sampingnya dengan sekuat tenaga dan akhirnya usaha itu tidak sia-sia karna Nathan berhasil menjauh dari atas tubuhnya namun Nathan tidak melepaskan pelukannya di tubuh Kira.


Kira menghela nafasnya. Oke, kali ini dia akan tertidur di sebelah Nathan tapi cuma untuk hari ini aja. Ingat hari ini aja.


Kira pun memejamkan matanya ketika rasa kantuk menyerangnya, dia memeluk kepala Nathan yang berada di dadanya. Sepasang suami istri itu sekarang tertidur dengan saling memeluk satu sama lain hingga pagi tiba.


...****************...


JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN YA!

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2