
Mata J.O masih mengitari ruangan pesta. Sesekali matanya menatap ke arah Mika. Sembari di teguknya segelas minuman yg dia pesan.Sekilas ia melihat seseorang yg mencurigakan. Memakai earphone seperti dirinya. Tetapi orang itu bukan pengawal suruhan dari ayah Mika. Orang itu tampak berbicara pada temannya. Lalu memberi isyarat pada teman yg lainnya. Yg ternyata tersebar di seluruh ruangan pesta. J.O merasa ini adalah kesalahan. Ia melihat satu persatu orang yg di anggapnya mencurigakan. Mereka terlihat sedang mengawasi Mika. J.O sadar. Mereka mengincar Mika. Seharusnya ini pesta biasa. Bukan pengepungan berkedok pesta.
"Berjalanlah ke arahku. Ada sesuatu yg mencurigakan disini" katanya pada Mika lewat earphone.
"Apa?" bisik Mika lewat earphonnya.
"Kita harus segera pergi dari sini. Banyak orang sedang mengawasimu. Sangat berbahaya jika kau berlama-lama ada disini" perintahnya pada Mika.
Mika menghentikan obrolannya dg teman-temannya. Ia pamit undur diri dg alasan ada urusan lain. Kemudian ia menghampiri J.O dg buru-buru sambil menengok ke kanan kekiri. Benar apa yg dikatakan J.O. Beberapa orang yg mengawasi Mika mulai berdiri dan siap siaga. J.O segera meraih tangan Mika dan menggenggamnya dg erat.
"Kita pergi ke dapur. Aku yakin pasti ada penjaga di pintu depan"
__ADS_1
Saat J.O dan Mika melangkah pergi dari ruang pesta, orang-orang itu juga mengikuti mereka. Dan mulai sibuk bicara lewat earphone masing-masing. Mereka berjalan melewati orang-orang yg sedang menyiapkan makanan, lalu keluar melewati pintu belakang. Rumah Seung Yi hampir sama luasnya dg rumah Mika. Saat mereka keluar dari pintu dapur, mereka berdua masih harus menyusuri lorong. Orang-orang yg mengikuti J.O dan Mika semakin dekat, mereka melepaskan tembakan ke arah J.O. Tetapi tidak mengenai sasaran. J.O menggandeng Mika dg erat agar Mika terus berlari bersamanya. Orang-orang itu rupanya tidak main-main. Mereka terus menembakinya. Ia membalas tembakan mereka dan mengenai salah satu dari penjahat. Kemudian ia membawa Mika bersembunyi di belakang drum-drum bekas. Orang-orang itu berpencar untuk menemukan Mika.
"Kau bersembunyilah di sini. Jangan pergi kemana-mana. Aku akan segera kembali" perintah J.O kepada Mika.
Saat itu juga J.O melesat pergi. Ia bersembunyi di balik tembok menunggu penjahat itu datang. Tampak dua orang menuju ke arahnya. Ketika sudah dekat, J.O memukul mereka berdua. Satu pingsan dan satunya melawan. J.O dan penjahat itu saling memukul. J.O tersungkur karena pukulan yg mengenai matanya. Ketika penjahat itu akan menembaknya, segera J.O menendang perut panjahat itu hingga tak sadarkan diri. Dari belakang datanglah empat penjahat, J.O segera menembaki mereka. Mereka pun terkapar.
*****
"Mereka membawanya ?! Kurang ajar !!"
Pandangan matanya menyapu seluruh tempat itu. Ia mencari Mika sambil menuruni tangga yg menuju kebun halaman depan.Dari jauh samar-samar di dengarnya suara seseorang memanggil namanya.
__ADS_1
"J.O !! Tolong aku !"
"J.O !!"
Dari kegelapan ia melihat bayangan seseorang di bawa pergi oleh para penjahat memasuki mobil. J.O yakin itu adalah Mika.
Ia segera mengejar orang-orang yg membawa pergi Mika. Tiba-tiba ada tembakan melayang ke arahnya. Ia segera bersembunyi di belakang mobil yg terparkir. Setelah ia melihat orang yg menembaknya, ia segera balas menembak dan mengenainya. J.O masuk ke mobilnya dan segera mengejar mobil yg membawa Mika. Untung saja mereka belum pergi terlalu jauh. Di tambahnya kecepatan mobil agar menyamai laju kendaraan mereka. Ia banting stir menyerempetkan mobilnya ke mobil penjahat. Di pepetnya terus mobil yg ada di sebelahnya. Setelah ia berhasil membuat mobilnya sejajar dg mobil mereka, J.O menembak ke arah supir.
*****
Terima kasih sudah baca,,,
__ADS_1
Jika suka mohon tinggalkan like dan lanjutkan ke episod selanjutnya,,,,😘❤