TERSESAT DI HATIMU

TERSESAT DI HATIMU
TARGET KE EMPAT DAN KE LIMA


__ADS_3

J.O tampak sedang mengintai target ke empat yang bernama Dante di atap sebuah gedung pusat perbelanjaan. Ia mengincar Dante yang tampak sedang berenang di sebuah kolam renang mewah yang berdinding kaca. Sudah beberapa hari ini J.O mengamati aktifitas Dante di setiap jam satu siang. Orang itu selalu menyempatkan diri untuk berendam di kolam apartemennya. Sebelum beraksi, J.O kembali ke rumah Daniel untuk menyusun rencana dengan matang. Ia memperkirakan cara bagi dirinya menggunakan kesempatan untuk masuk kesana. Dan bagaimana mereka melawan. Kemudian ia meluncur ke pasar gelap yanng menjual binatang buas dan mencari beberapa ular berbisa. Kali ini ia akan menggunakan king kobra untuk menghabisi targetnya. Selain king kobra mempunyai bisa yang sangat mematikan, ular ini pun senang merunduk di dalam air untuk menunggu mangsanya.


Keesokan harinya, segala persiapan telah ia siapkan. Mereka meluncur dengan cepat menuju apartement milik Dante.


J.O memasukkan king kobranya ke dalam kotak tenteng berwarna abu-abu. Sehingga isinya tidak terlihat dari luar. Ia juga menyamar sebagai petugas perbaikan listrik.Setelah mereka sampai di tempat tujuan, keduanya langsung menyelinap masuk ke apartemen di lantai tiga puluh. Dimana apartemen Dante ada di lantai itu. Daniel menuju balkon atas dan mencoba mengoperasikan laptopnya. Ia membantu J.O untuk meretas sistim keamanan di apartemen lantai teratas itu. Satu menit kemudian Daniel berbicara pada J.O bahwa ia berhasil menon aktifkan kamera pengintai di segala sudut lantai itu. Ia juga mematikan listrik di apartement Dante.


"Aku sudah mematikan semua kamera pengintai. Bergegaslah. Waktumu tidak banyak" ucap Daniel pada J.O melalui earphone.


"Siap" J.O memakai topi hitamnya.


Tepat saat J.O mengetuk pintu kamar apartemen milik Dante, listrik di tempat itu mati. Sehingga segala alat pendingin tak berfungsi. Seorang penjaga membukakan pintu dan melihat J.O datang.


"Kebetulan sekali. Kau petugas listrik bukan? Periksalah listrik di kamar ini. Tiba-tiba saja semuanya mati sehingga pendingin di semua ruangan juga ikut tak berfungsi" ucap penjaga itu tak menyadari siapa J.O.

__ADS_1


J.O hanya menganggukkan kepala tanda ia menyanggupi perintah penjaga tadi. Lalu penjaga itu berlalu sambil menelepon kawannya yang lain. Dengan langkah pasti J.O memasuki wilayah kolam renang. Disana tampak dua penjaga yang sedang saling berbicara. Di kolam itu ada alat pembuat gelembung air. Alat itu juga mati. J.O berpura-pura memeriksanya. Dua penjaga melihat ke arah tukang listrik itu sebentar. Tetapi mereka tidak menaruh curiga sedikitpun kepadanya. Kemudian mereka melanjutkan bicara dan melihat pendingin ruangan yang terpasang di atas mereka yang sedang mati. Dengan mata penuh amarah, J.O melihat Dante sedang berenang hanya dengan celana dalamnya.


Dengan sigap dan penuh kehati-hatian, J.O menuang kumpulan king kobra ke dalam kolam renang. Segera ular-ular itu berenang mencari sesuatu yang bersuhu panas.


Setelah J.O menuang dan melihat ular-ular itu semakin dekat dengan pria itu, ia menyelinap keluar dengan cepat. Ia bekerja sangat rapi tanpa ada yang melihat wajahnya. Atau menaruh kecurigaan kepadanya. Beberapa menit kemudian setelah J.O berhasil pergi dari sana, Dante berteriak histeris. Ia melihat beberapa king kobra telah menggigitnya. Kemudian ia merasakan sekujur tubuhnya kaku , nafasnya pun sesak.


AAAARRGGHH ! AAAHH !


TOLONG ! AAKKK ! TOLOONGG AKUUU !


Tetapi mereka yang terlanjur masuk kedalam air juga menjadi mangsa king kobra. Teriakan minta tolong adalah Ucapan terakhir yang keluar dari mulut Dante. Karena beberapa detik setelah itu Dante sudah tak bernafas. Misi J.O berhasil tanpa ia menarik pelatuk senapannya. Ia menemui Daniel yang sedang mengamati dari kamera pengawas di kolam renang mewah Dante.


"Dia sudah tewas" ucap Daniel.

__ADS_1


"Ayo kita pergi dari sini" ucap J.O pada kawannya.


Daniel membereskan alat-alatnya dan segera mereka pergi dari sana. Di setiap lorong dan saat mereka menuruni lift dengan aman. Setelah sampai di luar gedung apartemen, mereka segera kembali ke parkiran mobil. Dan pergi meninggalkan kematian Dante.


_______________


Dalam perjalanan menuju target ke lima, Kim Jihun. J.O memeriksa laptop Daniel. Ia membaca dengan cermat beberapa data yang mereka kumpulkan tentang Kim Jihun. Orang itu, mempunyai tempat yang digunakan untuk menadah segala barang hasil curian. Ia sendiri sebagai pelaku ownernya.


J.O akan berpura-pura menukarkan sebuah barang hasil curiannya. Ia menyimpan Yanagiba bersarung di betisnya. Ia berencana akan membuat luka di leher pria itu. Sesampainya di tikungan jalan yang sepi, mereka memarkirkan mobil. J.O segera mlangkah menuju tempat keberadaan Kim Jihun. Daniel mengikutinya karena ia akan bertugas menjaga pintu depan disaat J.O masuk kedalam. Di depan pintu masuk, tempat itu terlihat sangat kotor dan berantakan. J.O menggedor pintu dan keluarlah kepala seorang penjaganya dari jendela pintu.


"Ada perlu apa kau kemari?" tanya penjaga.


"Aku dengar, disini bisa menerima barang curian?" ucap J.O santai.

__ADS_1


"Hmm. Kau datang di tempat yang tepat. Masuklah" ucap penjaga.


_______________________


__ADS_2