TERSESAT DI HATIMU

TERSESAT DI HATIMU
HILANG DI NEGERI ORANG


__ADS_3

Keesokan harinya, Mika terbangun dan mendapati dirinya berada di atas sebuah mobil. Dengan dua penjaga yang berkaca mata hitam tengah berdiri di samping mobil tersebut. Mereka tampak menelepon seseorang dan mengatakan bahwa mereka sudah menemukan wanita itu. Dan sekarang wanita itu sedang pingsan. Saat mendengar obtolan mereka, Mika sangat yakin bahwa yang menelepon mereka adalah orang yang kemarin menculik dan hendak memperkosanya di penginapan. Kemudian ia melongokkan kepalanya sedikit ke arah penjaga itu. Untung saja mereka tidak mengikat kedua tangannya. Dengan sangat hati-hati, Mika membuka pintu mobil dari sisi yang lain. Ia keluar dari dalam dan merangkak menjauhi mobil dan penjaga-penjaga itu. Ia berlari memasuki lokasi sebuah pasar, yang sangat ramai. Ada banyak penjual dengan bermacam-macam dagangan mereka. Dari toko kain, perhiasan hingga makanan ada disana. Di tengah kebingungannya, Mika melihat sebuah toko kain yang lumayan banyak kain dagangannya. Ia segera mengendap-endap memasuki toko tersebut. Lalu dengan ketakutan ia bersembunyi di sela-sela gulungan kain dan menutupi tubuhnya dengan tirai kain yang ada di atas tumpukan.


Saat itu, dua penjaga yang tadi menangkapnya berlari-lari mencarinya. Dengan gemetaran Mika mengawasi dari celah kain yang ia gunakan untuk menutupi dirinya itu. Tiba-tiba saja ada seseorang yang meneriakinya sebagai maling kain di tokonya. Mika sangat terkejut. Ternyata yang berteriak padanya itu adalah pemilik toko kain tersebut. Spontan saja ia keluar dari tempat persembunyiannya dan menoleh kesana kemari sambil berlari menjauhi toko itu. Namun sial, dua penjaga itu melihatnya dan kembali mengejarnya. Mika berlari dari gang satu ke gang lain untuk menghindari penjaga yang akan membawanya kembali kepada pria tua yang mesum itu. Hingga tanpa ia sadari, ia berlari semakin jauh dari pasar dan menuju sebuah tempat yang di penuhi pohon dan semak. Langkahnya sudah semakin lemah ketika ia sampai di antara bukit-bukit, yang memasuki daerah kuil terpencil. Saat ia menoleh ke belakang, tanpa ia sadari kakinya tersandung batu dan membuatnya jatuh berguling ke bawah. Gara-gara hal tersebut, kepalanya terbentur batu dengan keras. Mika mengerjapkan matanya dan sempat memanggil-manggil nama Jack sebelum akhirnya tak sadarkan diri.


...----------------...


10 hari setelah Mika hilang.


Jack sampai di penginapan Dongguan dengan cepat. Ia dan Sungjae langsung mencari kamar yang disebutkan oleh orang cina yang ia interogasi di gudang Kubuqi. Namun sayang, orang yang menyewa kamar itu sudah keluar dan mengembalikan kuncinya sejak satu minggu yang lalu. Saat ia bertanya pada penjaga penginapan apakah orang yang menyewa kamar itu datang bersama seorang wanita yang Jack tunjukkan dari sebuah foto , penjaga itu mengatakan.

__ADS_1


"Benar, dia datang bersama wanita ini. Tetapi aneh, saat ia pergi wanita ini tidak bersamanya lagi." jawab penjaga penginapan.


"Baiklah, terima kasih informasinya tuan." jawab Jack.


Jack masuk mobil dan memukul kemudinya. Ia merasa sangat terlambat untuk menyelamatkan Mika. Sekarang dimana Mika berada? Apakah masih di sekitar sini ataukah Lucas sudah membawanya pulang ke Seoul. Jack semakin merasa bersalah dan merasa sedikit gila. Melihat kawannya tertekan, Sungjae menepuk-nepuk pundak Jack dan mengatakan bahwa ia harus tetap yakin bahwa Mika masih hidup dan baik-baik saja. Mendengar Sungjae mengatakan hal itu kepadanya, Jack mengusap wajahnya dan sedikit tersenyum. Lalu tiba-tiba saja ia teringat pada Daniel. Iapun segera meneleponnya dan meminta Daniel untuk mencari tahukan apakah kapten Lucas sudah kembali ke Seoul ataukah belum. Karena ia mendapat informasi bahwa saat di penginapan, Mika tidak ada bersamanya. Jika ia sudah kembali ke Seoul, ia akan menanyakan langsung kepadanya.


Jack kembali ke hotel tempat mereka menginap. Matanya tak lepas dari layar laptopnya. Ia begitu serius mencari kelemahan Kapten Lucas agar ia bisa membuktikan pada satuannya bahwa pria tua itu adalah penerima uang suap yang selama ini membuat pergerakan bisnis narkotika dengan mudah keluar masuk dari negaranya. Saat malam semakin kelam, Jack menguap dan melihat kawan satu kamarnya itu sudah nyenyak tidur. Ia menutup laptopnya dan mulai berbaring. Diliriknya jarum jam yang sudah beranjak pukul 02.07.


Wajah Jack dipenuhi keringat dingin. Ia terbangun dan mendapati dirinya tengah bermimpi buruk. Ketika ia melihat jam di dinding, sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Jack pun segera beranjak mandi dan bersiap untuk datang kembali ke gudang pupuk di gurun Kubuqi. Setelah selesai mandi ia segera turun dari kamarnya menuju halaman depan hotel. Sambil menghirup segarnya udara pagi, ia beranjak menuju mobilnya yang terparkir di depan hotel.

__ADS_1


Jack berdiri di samping mobil, dan meregangkan otot lengannya ia juga melakukan pemanasan beberapa menit. Ketika sedang melakukan pemanasan, tampak dua orang berjalan melewatinya sambil membicarakan tentang wanita yang mereka bawa waktu itu. Ia langsung teringat, satu di antaranya adalah orang yang menembakkan peluru di kakinya. Tanpa pikir panjang, Jack mengikuti langkah mereka diam-diam. Hingga mereka sampai di sebuah halaman rumah berpagar hitam. Ketika hendak masuk ke rumah tersebut, Jack menghadang mereka.


Tanpa diperintah, mereka segera berkelahi. Pukulan tangan Jack selalu ditangkis keduanya, ia menendang terus memukul. Ketika Jack mulai serius menghadapi mereka, ia memukul dan memutar kepala salah satu orang itu lalu menendangnya dengan lutut, kemudian ia juga menendang orang satunya lagi ke belakang hingga terpental menabrak kotak sampah. Satu orang pingsan karena mengalami patah tulang di kepalanya, Jack segera mendekati orang yang jatuh menabrak kotak sampah. Orang itulah yang menembak kakinya dua minggu yang lalu. Ia menarik kerah bajunya dan menanyakan keberadaan Mika padanya.


"Kemana kalian membawa istriku !" ucap Jack mdekatkan mukanya dengan kesal.


"Dia,,,dia melarikan diri dari kami." jawab orang yang ada di tangan Jack


"Apa maksudmu." Jack bertanya lagi. "Kalian membuat istriku yang sedang mengandung hilang di negri orang?!" Jack semakin geram. Ia memukul keras rahang orang ada di depannya. Ia begitu marah dengan apa yang mereka lakukan pada Mika.

__ADS_1


"A,,a,, ampuni aku Jack."


...----------------...


__ADS_2