THE CEO'S GENIUS DAUGHTER

THE CEO'S GENIUS DAUGHTER
TCGD-16 PERTEMUAN TAK TERDUGA


__ADS_3

POV ARKIAN


Hanya karena satu tepukan bahu, membuat Arkian benar-benar terkejut. Ia speechless, lidahnya seakan berat untuk berbicara. Tatapan matanya membeku, seakan tak mau berpindah objek. Tubuhnya pun sama menegang. Aliran darahnya seketika menderu-deru. Jantung nya sudah tak bisa lagi diajak kompromi. Terus berpacu dan berpacu secepat kuda perang.


Wanita yang ia cari selama ini. Yang ia rindukan dan ia pandang foto nya tiap malam. Kini terpampang nyata di hadapannya. Wanita penyabar yang memiliki paras seindah mawar mekar. Serta tatapan teduh yang membuat hatinya berdenyut merdu. Betapa ia begitu merindukan makhluk Tuhan yang kini tengah berdiri tegak di hadapannya itu.


Arkian seketika menegang, matanya menggenang. Air itu akan bersiap untuk meluncur dari pelupuk mata tajamnya. Sekuat mungkin ia tahan, ia tak ingin terlihat lemah. Ia harus bisa, jika ia sampai terlihat lemah. Maka harga dirinya akan benar-benar jatuh.


POV END.


"Ehmm, maaf ada apa yah?" Kynara pun sama tercengang nya seperti Arkian. Jantung nya berpacu cepat, seakan hendak keluar dari tempat nya. Ia tilik pria yang kini terlihat lebih kurus, namun masih gagah perkasa. Entah karena apa, mungkin pria itu memiliki banyak masalah, pikirnya.


Bahkan dari suaranya, sudah terdengar jelas bahwa Kynara begitu gugup. Bertemu kembali dengan mantan pujaan hati bukan masalah, tetapi perasaan yang masih tersisa ini yang menjadi masalah. Jujur saja, Kynara masih memiliki sedikit cinta untuk pria itu.


"Kalau jalan lihat-lihat. Jangan menabrak orang sembarangan." Dengan sekuat tenaga, Arkian tetap bertingkah seakan tak terjadi apa-apa. Seakan pertemuan mereka ini normal saja. Tidak ada yang istimewa.


"Kenapa Krynara?" Tiba-tiba saja Tanisa datang dengan membawa Aileen di gendongannya. Aileen, gadis itu kini tengah menilik wajah pria yang sedang berbicara dengan mommy nya.


"Myhh, Aileen mau es tlim."


Deggg.


Myh? Di... Dia memiliki anak? Di.. dia sudah menikah?


Batin Arkian membuncah saat mendengar gadis kecil itu memanggil Kynara dengan sebutan 'Mommy.'

__ADS_1


"Iya Nak, ini."


"Oh ya Nara, beliau ini adalah CEO dari WJY ENTERTAINMENT." Sontak perkataan Tanisa sukses membuat Kynara tersentak kaget. Setahu dirinya Arkian hanya CEO dari sebuah perusahaan, kalau tahu begini. Ia tidak mungkin menyetujui putrinya masuk ke dalam agensi WJY ENTERTAINMENT.


"Tan, tolong kamu jaga Aileen yah. Aku merasa tidak enak badan, aku akan kembali terlebih dahulu." Kynara masih shock, ia butuh istirahat. Pikirannya benar-benar kacau sekarang. Entah kenapa kehadiran lelaki itu kembali membawa kekacauan untuk hatinya.


"Gina, kau awasi jalannya pemotretan." Melihat Kynara berlalu, Arkian segera saja menyusulnya. Ia berjalan secepat mungkin, ia kejar wanita itu. Arkian tidak bisa diperlakukan seperti ini, dirinya rindu pelukan wanita itu.


Grepp.


"Akhh." Kynara terkejut, ia masih belum siap. Arkian tiba-tiba saja menerjang tubuhnya dari belakang.


Arkian menangis, ia tidak bisa menahan gejolak hatinya. Air mata itu keluar mulus dari pelupuk matanya. Ia membuat kain hijab Kynara menjadi basah.


"Lepaskan aku, Mas! Kita tidak ada hubungan lagi." Sentak nya.


"Aku mohon jelaskan, siapa dia?"


"Kamu engga perlu tahu, toh itu engga penting buat kamu!"


"Sayang!" Tiba-tiba saja ada suara dari kejauhan. Seorang wanita cantik dengan tubuh bak seorang model datang menghampiri Arkian. Ia mengecup bibir Arkian dan kedua pipi Arkian. Siapa lagi kalau bukan tunangan Arkian, Veronica.


"Lepaskan aku!" Kynara menyentak tangan Arkian yang memegang erat pergelangan tangannya. Wanita itu sekuat mungkin berlari menjauh, ia tak mau melihat hal yang akan membuat hatinya semakin sakit.


"Sayang tunggu!" Arkian hendak mengejar, namun Veronica, si wanita sialan itu menjegal tangannya. Sehingga ia tidak bisa mengejar Kynara. Dan membiarkan saja wanita itu berlari kembali ke villa.

__ADS_1


"Lepaskan aku, sialan!" Umpatnya pada Veronica. Bisa-bisanya wanita itu mengganggu momen kebersamaannya bersama Kynara.


"Sayang, aku kesini untuk menemui kamu. Karena aku merindukan dirimu!" Ucap Veronica. Wanita yang seakan tergila-gila pada Arkian. Wanita pilihan mommy nya, yang kerap kali di usirnya. Karena ia sama sekali tak berminat pada wanita mana pun, kecuali wanita berhijab dengan sejuta pesona yang baru saja berlari menghindari dirinya itu.


"Aku tidak peduli." Arkian mendorong tubuh Veronica hingga limbung dan jatuh membentur tanah. Ia tak suka dipaksa, karena dirinya hanya ingin melakukan sesuatu atas kemauannya sendiri. Bukan atas perintah ataupun desakan orang lain.


"Auchh--" Pantatnya berdenyut nyeri, saat pria bertubuh kekar itu mendorongnya keras. Bahkan dorongan pelan dari Arkian saja sudah membuatnya limbung, apalagi dorongan keras. Bayangkan betapa sakitnya pinggang dan pantat Veronica sekarang.


"Aku tegaskan padamu, kau adalah wanita sialan yang hanya mengganggu hidupku. Pergi jauh-jauh dari hidupku, sialan!" Sarkas Arkian.


"Kau tega sekali, Arkian. Aku sudah memberikan kesucian ku untuk mu! Tapi kau dengan teganya memeluk wanita lain di depanku." Selalu hal ini yang diungkit dan diungkit oleh Veronica. Karena dirinya tahu, Arkian lemah akan hal ini. Arkian hanya bisa tertunduk pasrah. Karena memang dirinya lah yang mengambil kesucian Veronica enam tahun yang lalu.


.


.


.


.


.


TBC!


YOK RAMAIKAN! VOTE LIKE AND KOMENNYA YAH 💖

__ADS_1


__ADS_2