THE CEO'S GENIUS DAUGHTER

THE CEO'S GENIUS DAUGHTER
TCGD-20 DASAR PELACUR!


__ADS_3

Keesokan harinya, seperti permintaan Arkian. File yang diminta oleh Arkian telah ada di atas meja kerjanya. Ia membuka file itu, ia baca file itu dengan saksama.


"Aileen Shaquilla. Putri kandung dari Kynara Zulfah, usia lima tahun?"


"Gina!"


"Iya Tuan?"


"Kenapa tidak tertera nama ayahnya? Aku ingin tahu nama ayahnya!" Sentaknya pada Ginal yang juga tidak tahu apapun perihal itu.


"Saya juga kurang tahu, Tuan." Ginal sedikit khawatir, kalau sampai Arkian marah. Maka ia pasti yang pertama terkena imbasnya. Kalau tidak push up, pasti potong gaji. Benar-benar memuakkan.


"Sialan, tidak berguna!" Ia lempad file yang dipegangnya itu. Hingga berserak di atas lantai putih ruangan CEO.


"Tapi, tunggu Gina!"


"Jika umurnya sudah lima tahun, itu artinya, Kynara hamil enam tahun yang lalu. Dan enam tahun yang lalu adalah tahun dimana aku memutuskannya. Apa itu berarti dia berselingkuh dari aku?" Arkian menggeram marah. Jika saja wanita itu berani berselingkuh dari dirinya, maka lihat saja apa yang akan ia lakukan.


"Bisa jadi, Tuan." Sahut Ginal yang memang tidak tahu apapun.


"Dasar pelacur! Beraninya dia berselingkuh dari aku! Anak haram itu!" Geramnya marah, sifat tempramen pria itu seketika muncul. Ia ingin sekali memberi pelajaran pada Kynara.

__ADS_1


"Tetapi bukannya Anda dan Nona Kynara sudah putus, Tuan. Lalu kenapa jika Nona Kynara berhubungan dengan pria lain?


"GINAL!" Baru kali ini Arkian memanggil namanya dengan benar. Namun dengan suara yang memberat.


"Jika kamu putus enam tahun yang lalu, sebulan dan ia hamil pada tahun itu juga, artinya dia selingkuh! Karena tidak mungkin dia bisa membuka hatinya secepat itu. Aku bahkan bisa melihat betapa terlukanya dia saat aku memutuskan hubungan kami."


"Bersa--"


"Diam kau!"


Seketika Ginal mengunci mulutnya. Dari pada dirinya kena amukan lagi. Lebih baik diam dan jangan bicara apapun jika tidak diminta, pikirnya.


***


"Sebentar, Sayang. Mommy sama aunty masih masak. Aileen mandi dulu ya, Nak." Aileen mengangguk, ia pun masuk ke dalam kamar mandi. Kemudian Kynara menyusul, karena jika sang putri mandi sendiri. Khawatirnya kurang bersih, jadi Kynara akan memandikan putrinya sembari mengajarkan sang putri cara mandi dnegan bersih.


Setelah mandi, Kynara memakaikan dress selutut dengan motif boneka-boneka kecil di tubuh Aileen. Terlihat sangat menggemaskan.


"Awwoh humma balliklana fimallozaktana waqina adza bannal."


"Aamiin."

__ADS_1


Dan mereka memulai sarapan pagi dengan penuh kehangatan. Untuk mengisi tenaga masing-masing sebelum melakukan aktivitas sehari-hari.


"Nara, salary untuk Aileen sudah penuh masuk ke dalam rekening kamu, yah." Ucap Tanisa di sela-sela sarapan. Kynara mengehentikan makannya.


"Ambil sebagian untukmu juga!" Sahutnya. Dan kembali mengunyah makanannya. Hari ini hanya menu sederhana saja, semangkuk kuah dan sepiring udang krispi dengan tepung.


"Ah tidak perlu, aku sudah ada butik. Lagi pula penghasilan untuk butik sudah lebih dari cukup." Tanisa sungkan, ia tidak mau dianggap serakah. Jujur niatnya hanya tulus untuk membantu Aileen.


"Baiklah, tetapi jangan sungkan untuk mengambil jika kamu membutuhkan." Kynara tidak ingin memaksa. Namun ia tetap harus berterimakasih kepada sahabat karibnya itu.


"Tentu." Sahut Tanisa dengan tersenyum ramah. Ia begitu takjub dengan kebaikan wanita itu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


TBC!


YOK RAMAIKAN! VOTE LIKE AND KOMENNYA YAH! 💖


__ADS_2