
"Om udah danddi endak dahat laddi syama Mommy na Aileen?" Gadis kecil yang kini tengah berada di gendongan Arkian itu terus berceloteh. Arkian membawa Aileen bersamanya, dengan sedikit bujuk rayu tentunya. Dan tadi dirinya sudah mengatakan kepada guru Aileen, bahwa ia adalah Daddy Aileen. Bu Guru percaya, karena Arkian memang terlihat bukan seperti orang sembarangan.
"Janji dong, Sayang. Sekarang kita beli es krim dulu yah, terus kita ke rumah Om." Arkian memangku Aileen di kursi tengah. Sedangkan Ginal tetap setia sebagai pengemudi, pria itu hanya sesekali melirik interaksi antara gadis kecil itu dan juga tuannya.
"Aileen mau es tlim, Om." Seketika wajahnya berbinar bahagia ketika mendengar kata es krim terlontar dari mulut Arkian. Entah kenapa Aileen begitu menyukai yang namanya es krim. Bahkan ia rela melakukan apapun hanya demi satu buah es krim.
"Tapi ada syaratnya." Arkian mengacak rambut gadis mungil yang imut itu. Surai hitam panjang gelombang itu sangat mirip seperti miliknya. Dan juga, bentuk wajah gadis itu, bentuk sangat mirip dengan bentuk wajahnya.
Jika kau benar-benar putriku, Daddy janji, Nak. Daddy akan menaklukkan hati mommy-mu dan kita akan hidup utuh sebagai keluarga, Nak. Batin Arkian, entah kenapa hatinya merasa klop dengan gadis itu. Ia merasa seperti memiliki ikatan dengan putri Kynara itu.
"Apa syallat na, Om?" Sahutnya heran. Kedua tangan mungil itu menempel di dua pipi Arkian, seakan tengah meraup wajah Arkian dengan tangan kecilnya itu.
Mmuuuahhh.
Kecupan bibir basah itu tepat melayang di pipi kanan Arkian, membuat hati pria itu seakan berbunga-bunga. Rasanya seperti mendapat ciuman dari orang yang spesial.
"Syaratnya, Aileen harus mau disuntik."
"Disyuntik? Aileen tatutt!" Gadis itu menyembunyikan wajahnya di ketiak Arkian. Ia tidak mau menatap suntikan, apalagi sampai disuntik. Suntikan itu adalah musuhnya sejak dulu, ia begitu takut pada benda kecil nan tajam itu.
"Hey hey, kok malah takut sih. Dengerin om, Aileen engga boleh takut, kan ada om disini. Kalau Aileen berani, nanti om kasih es krim yang banyak."
Gadis itu masih terlihat bimbang, namun demi es krim kesayangannya, baiklah ia rela disuntik. Dengan sedikit keraguan, Aileen mengangguk menatap netra tajam milik ayah biologisnya itu.
***
Arkian membawa gadis kecil itu ke rumah sakit untuk tes DNA. Gadis itu sudah dibius untuk beberap jam kedepan, agar tidak merasa sakit saat disuntik.
"Baiklah Tuan, sudah selesai, hasilnya akan keluar kurang lebih dua atau tiga minggu ke depan." Ujar dokter dengan senyum ramahnya.
"Baiklah, asistenku akan kemari."
__ADS_1
Arkian melangkah pergi, bersama Aileen di gendongannya. Dan juga Ginal yang setia menemani tuannya.
"Tuan, bagaimana jika Nona kecil terbukti putri kandung Anda?" Tanya Ginal seraya tetap fokus mengemudi. Ia hanya melirik Arkian dari kaca depan.
"Aku akan memberikan kehidupan yang layak untuk putriku, dan juga Kynara. Jika dia memang putriku, maka aku adalah ayah yang paling buruk di dunia, Gina. Karena aku telah menyebut putriku sendiri dengan sebutan anak haram."
Ginal melihat jelas raut wajah menyesal itu. Tidak seperti Arkian yang biasanya arogan dan cuek, sekarang telah menjadi Arkian yang begitu perhatian jika bersama Aileen, si gadis kecil itu.
"Entah kenapa hatiku selalu merasa berbunga-bunga jika bersama gadis kecil ini. Dan aku juga merasakan ada suatu ikatan di antara kami." Ia tatap wajah mungil itu, seraya mengecup pipi chubby Aileen.
Itu adalah ikatan batin, Tuan. Saya bahkan begitu yakin, dari bentuk wajah dan cara gadis itu menatap saja sudah sangat mencerminkan Anda.
Drtt. Drtt.
Handphone Arkian bergetar, tertera nama Kynara disana. Ia segera menjawab telepon wanita itu, karena ia yakin, Kynara pasti mencari putrinya.
["Mas kamu jangan keterlaluan, kembalikan putriku! Dimana kamu sekarang?"] Suara wanita itu terdengar begitu tegas dan lugas.
***
"Pulanglah, aku memberikan cuti satu hari untukmu!" Arkian segera keluar dari mobilnya. Ia berhati-hati karena takut menganggu tidur lelap gadis kecil di gendongannya itu. Ia masuk melangkah, ke dalam lift dan memencet tombol angka di mana unit apartemennya berada.
"Mas! Kembalikan putriku. Kamu ini keterlaluan, ini bisa aku laporkan untuk kasus penculikan!"
Arkian bahkan terkaget, saat ia sudah melihat Kynara berdiri mondar-mandir di depan pintu apartemennya. Bahkan ia tidak mengira, wanita itu akan datang secepat ini.
"Lepas Nara, kau membangunkannya." Arkian terus melangkah melewati Kynara, pintu apartemen itu terbuka karena Arkian menempelkan jari jempolnya.
Pria itu terlebih dahulu menidurkan gadis kecil itu di ranjang kamarnya. Kemudian ia membawa Kynara ke ruang tamu, seraya meminta wanita itu untuk duduk.
"Silahkan diminum, Tuan." Ujar asisten rumah tangga Arkian, sembari menaruh dua cangkir teh.
__ADS_1
"Apa maksud dari semua ini, Mas. Apa salahku? Kenapa Mas selalu saja membuat aku menangis? Aku ingin bahagia bersama putriku, Mas!" Wanita itu masih terlihat tenang.
"Aku sudah melakukan tes DNA bersama Aileen dan hasilnya akan keluar tiga Minggu lagi, jika kamu mau tinggalah disini. Karena selama hasilnya belum keluar, aku ingin Aileen disini."
Degg.
"Apa? Mas melakukan tes itu tanpa seizin dariku. Mas sama saja tidak menghargai aku sebagai ibunya."
"Ingat Kynara, jika dia memang putriku, kau tak berhak menyembunyikan dia dariku. Jika kau berani menyembunyikan dia dariku, maka aku tak akan segan untuk merebutnya darimu. Kau tahu siapa yang lebih berkuasa disini?"
Arkian melempar sebuah file di meja.
"Apa ini Mas? Kenapa kita harus menikah?"
"Tanda tangan disini, atau aku akan benar-benar merebut putrimu. Ingat, aku yang memiliki kekuasaan disini, kau tahu aku tidak suka dibantah, Kynara!"
Ya Allah, apa lagi ini? Apa yang harus aku lakukan? Jika aku tidak menandatangani ini, aku akan kehilangan putriku. Tetapi, jika aku menandatangani ini, aku sama saja kembali pada luka lama.
Akhirnya dengan terpaksa ia menandatangani surat perjanjian itu. Arkian tersenyum puas, ancamannya berhasil menakuti wanita itu. Sekarang ia sudah mengantongi surat itu, beberapa hari lagi ia akan menyiapkan pernikahannya bersama wanita itu. Sedikit lagi, ia akan bisa memiliki wanita itu.
.
.
.
.
.
TBC!
__ADS_1
YOK RAMAIKAN! VOTE LIKE AND KOMENNYA JANGAN LUPA YAH! 💖