
Arkian berjalan dengan gagahnya menapaki lantai marmer di dalam sebuah gedung pencakar langit. Kewibawaan serta aura tegas dari wajah dan gestur tubuhnya membuat semua orang yang melihatnya tertunduk memberi hormat. Seorang pria yang dikenal dengan julukan Lord Wolf itu memang tengah memasuki kantor pusat perusahaannya. Dimana ia akan menuju ke ruangan khusus CEO dengan menggunakan lift khusus untuk CEO.
"Gina, apa istriku sudah mengantarkan putriku ke sekolahnya?"
Arkian pagi ini ada meeting dengan Alex, sehingga ia tidak sempat mengantarkan putrinya ke sekolah. Sebenarnya Arkian bisa saja menunda meeting ini, karena dia memiliki posisi yang lebih tinggi dalam kerja sama ini.
"Sudah, Tuan. Nyonya baru saja sampai di mansion dengan selamat!"
Apapun kegiatan Kynara dan Aileen tidak akan lepas dari pantauan Arkian. Setiap saat Ginal akan melaporkan kemana saja istrinya pergi dan juga bertemu siapa saja wanita itu.
"Pembangunan ini akan segera dilaksanakan. Ini bukan pembangunan kecil, tetapi pembangunan besar yang akan menguntungkan bagi kedua pihak. Terus pantau jangan sampai dia curang! Dan bagaimana perihal hasil pantauan untuk hari ini?"
"Saya mendapat laporan, bahwa dugaan Anda ternyata benar, Tuan. Dia bukanlah dalang, tetapi ada orang yang menyuruhnya untuk mencelakai Nyonya. Apa Anda ingat saat kita melakukan pertemuan tempo hari dan dia menelepon seseorang."
"Aku sudah menduganya. Bahwa dia juga ikut andil dalam hal ini, aku tahu siapa dalangnya! Pasti ini ada kaitannya dengan pria tua itu! Karena aku telah membunuh putrinya, tetapi rupanya pria tua ini ingin bermain-main denganku!"
"Benar Tuan, sepertinya pria tua ini memiliki banyak nyali."
"Besok aku mau datanya di hadapanku! Alex CEO dari Iplad Technology. Setelah itu kita akan susun rencana untuk menumpas semua manusia-manusia tak berguna ini!"
"Baik Tuan, dimana tempat yang Anda kehendaki untuk meeting Tuan?"
"Jemput istriku menuju kemari. Aku ingin meeting dilaksanakan di ruanganku!"
__ADS_1
Sahut Arkian seraya menyeringai penuh kemenangan. Kali ini ia akan membuat sedikit api dalam hati Alex. Ginal tahu benar, Arkian tidak akan segan membunuh siapapun seakan ada darah psycho yang mengalir dalam nadi pria itu. Bahkan Arkian tidak pernah munafik, jika ia menaruh kebencian kepada seseorang, pria itu tidak pernah bersikap baik di depan ataupun di belakang orang yang ia benci.
"Baik Tuan!"
Telepon Arkian berdering, pria itu segera saja menjawab laporan dari bawahannya yang ia utus untuk mengintai kemanapun Alex pergi.
["Lord!"]
"Hmm?"
["Dia bertemu dengan seseorang di hutan terlarang di dekat pantai."]
"Cari tahu siapa yang dia temui! Jangan sampai ketahuan, lakukan taktik mata-mata dengan baik!"
["Baik Lord!"]
"Mas, ini aku bawain bekal sekalian. Kamu kok engga kasih tahu dari awal kalau mau jemput aku, kan tahu gitu aku siap-siap dari awal. Biar pak sopir engga nunggu lama-lama, kasian dia."
"Tidak perlu mengasihani dia, Sayang. Aku membayar dia untuk melakukan perintahku!"
"Memangnya berapa sih Mas bayar dia?"
"Tidak banyak hanya dua sampai tiga ratusan."
__ADS_1
"Tiga ratus ribu?"
"Juta, Sayang."
"Ya Allah, gaji sopirnya banyak banget, terus gimana gaji manager di kantor ini?"
"Hanya berkisar tujuh ratus, Sayang!"
"Tahu gitu aku kerja disini dari dulu, Mas!"
"Dan aku akan dengan cepat menemukan dirimu dan putri kita."
Siapa sangka jika gaji seorang sopir saja se-fantastis itu. Kynara tidak tahu, kalau sopir yang ia kira orang biasa itu adalah seorang penembak handal, tentu Arkian tidak akan memberikan gaji dalam jumlah sedikit. Karena selain sopir itu adalah bawahannya, dia juga adalah orang yang ditugaskan Arkian untuk melindungi sang istri dan putrinya. Bahkan sopir itu harus rela berkorban nyawa demi Kynara dan juga Aileen. Ia harus menanggung resiko apapun.
Semakin besar bayaran yang kita terima, maka akan semakin berat tanggung jawab yang kita pikul.
.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC!