THE CEO'S GENIUS DAUGHTER

THE CEO'S GENIUS DAUGHTER
TCGD-40


__ADS_3

Malam itu terjadilah kejadian, dimana suami istri tengah melakukan percintaan panas mereka. Sang suami yang haus akan belaian istrinya dan sang istri yang sangat polos itu membuatnya frustasi setengah mati. Karena disaat-saat tanggung pun istrinya masih sempat saja bertanya, bagaimana kalau itu tidak muat? Arkian hanya bisa pasrah menjawab pertanyaan-pertanyaan absurd istrinya. Walaupun sembari tetap melakukan kegiatan itu.


"Mas kok bohong sih?"


"Bohong apa, Sayang?"


"Katanya engga sakit, ini kok masih sakit!"


"Ya kalau sering ngelakuin, nanti bakalan engga sakit lagi kok."


"Nara engga percaya sama Mas, buktinya kalau kena tusuk jarum, walaupun sering kena tusuk tetap sakit kok! Lalu atas dasar apa Mas bilang kalau sering ngelakuin bakal engga sakit?"


"Ini kan beda cerita, Sayang!"


"Sama lah Mas, anggap aja punya Mas itu jarumnya dan punyaku kainnya!"


"Repot deh!"


"Ya Mas sendiri yang bikin repot. Katanya cuma sekali, itu bukan sekali Mas tapi sekali ditambah sekali ditambah dua kali jadinya lima kali!"


"Mas kelepasan, Sayang. Abisnya enak sih."


"Mas ih, awas Nara mau tidur."


Kynara yang tubuhnya benar-benar remuk, karena harus melayani suami buasnya itu, hanya bisa bersabar dan kembali tidur untuk mengistirahatkan tulangnya yang hampir saja dibuat bengkok oleh suaminya.


Arkian, pria itu bilang hanya sekali namu apa, nyatanya ia melakukan berulang kali sampai sang istri hampir pingsan dibuatnya. Entah kenapa kenikmatan yang dirasakannya membuatnya terlena untuk melakukan lagi dan lagi.


"Sini Mas peluk."


Namun jujur bisa melayani dan memuaskan suami merupakan kebanggaan sendiri untuk Kynara. Karena perlahan ia mulai bisa menerima kehadiran lelaki itu dalam hidupnya. Karena kini Nyonya Ellena dan Tuan besar juga sudah menerima Kynara sebagai menantu mereka. Bahkan Kynara diperlakukan dengan sangat baik di keluarga itu, hingga membuat wanita itu mengucapkan banyak rasa syukur kepada Tuhan.


***


Seminggu telah berlalu, berhari-hari Kynara telah menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri dan juga ibu. Wanita itu begitu menikmati perannya tanpa ada gangguan dari siapapun. Setiap pagi dirinya akan mengantarkan sang putri untuk pergi ke sekolah bersama dengan Arkian juga.

__ADS_1


Pagi hari yang indah, saatnya untuk Kynara memulai harinya sebagai istri dan juga ibu. Wanita berparas ayu itu tengah menyiapkan bekal makan untuk putrinya. Setelah kemudian ia akan mengantarkan gadis kecil cantik yang kini namanya tengah melambung itu ke sekolah.


Aileen Shaquilla, merupakan trending topik di berbagai media sosial. Dimana gadis kecil yang asalnya hanya dari keluarga sederhana kini menjadi kaya. Banyak endorse masuk, berbagai macam stasiun televisi juga memberitakan perihal gadis kecil itu. Hingga di sekolah pun ia menjadi seorang primadona, paras ayu dan keahliannya dalam dunia modeling membuatnya menjadi sepopuler sekarang ini. Bahkan namanya mengalahkan naman Arkian, kini pria itu harus menerima bahwa putrinya sendiri lah yang menggeser namanya dari deretan trending topik.


Yang membuat Kynara dan Arkian lebih bahagia, beberapa hari yang lalu putri mereka juga mendapatkan sebuah penghargaan dari sosial media. Yaitu, model paling berpengaruh di sosial media dan juga nama yang paling banyak dicari oleh pengguna sosial media.


Namun tidak ada orang yang tahu, bahwa gadis kecil itu merupakan putri dari pemilik agensi terkemuka di ibukota bahkan masuk dalam agensi berpengaruh di jajaran dunia. Tidak ada yang tahu bahwa ayah dari gadis kecil itu adalah pria terkaya dalam jajaran dunia. Mereka hanya tahu bahwa Aileen berasal dari keluarga yang sederhana dulunya, yang kini sudah menjadi sultan jagad maya. Walaupun sebenarnya tanpa menjadi model pun, Aileen memang sudah anak sultan.


Bahkan Aileen menjadi model di agensi Daddy-nya sendiri. Walaupun sebenarnya, banyak agensi dunia yang memperebutkan gadis berparas ayu itu. Namun Arkian masih belum mengizinkan putrinya untuk masuk ke dalam permodelan dunia, karena ia menganggap gadis itu masih terlalu kecil. Namun, ia akan membantu karir putrinya jika gadis itu sudah dirasa cukup umur untuk dan kuat mental untuk menghadapi kejamnya dunia.


Setelah mengantar putrinya, Arkian segera berangkat menuju ke kantor. Hari ini Arkian tidak mengizinkan sang istri untuk berpergian kemanapun, karena ia tahu pasti wanita itu lelah.


Di mansion, Kynara baru saja keluar dari kamarnya. Wanita berhijab itu menemani ibu mertuanya sarapan sembari mengobrol kecil.


"Nara, kenapa di rahang kamu ada ruam?"


"Ah, mungkin hanya digigit nyamuk, Mah!"


Mas Arkian! Kenapa buatnya sampai di rahang sih! Kan di leher bisa, sudah di beri tempat masih saja melewati batasan. Kan Nara malu dilihat Mamah!


Karena tidak bisa lagi mengelak, akhirnya dengan terpaksa Kynara berkata jujur. Perihal Arkianlah yang membuat tanda itu semalam saat mereka bercinta.


"Sebenarnya--"


"Sebenarnya Arkian kan yang membuat tanda itu? Anak itu memang minta di gaplok!"


"Jangan Mah, Nara engga apa-apa kok."


Wanita itu khawatir mamah mertuanya benar-benar akan menggaplok wajah Arkian. Kan bisa berabe nanti kalau terjadi pertengkaran antara ibu dan anak. Karena anaknya membuat kissmark di rahang istrinya.


"Nara, kalau Kian sampai menyakiti kamu! Jangan khawatir bilang aja sama mamah, biar mamah langsung gaplok itu anak pakai gayung kamar mandi."


"Tapi kan Mah--"


"Jangan takut, Sayang!"

__ADS_1


"Bukan masalah itu, Mah. Di kamar mandi mansion ini kan engga ada gayungnya, kan pakai shower, Mah?"


"Eh iya, mamah kok bisa lupa ya. Ya sudah biar mamah gaplok pakai sandal mamah."


Semakin ia akrab dengan Nyonya Ellena, semakin Kynara paham bahwa wanita paruh baya itu tidak segarang yang ia kira. Ternyata wanita itu juga humoris, Kynara benar-benar bahagia berada di tengah-tengah keluarga yang harmonis itu. Kini ia yakin, putrinya pasti akan tumbuh dengan baik jika berada di lingkungan yang tepat, yaitu berada di tengah-tengah keluarga suaminya.


"Mah!"


"Iya Sayang?"


"Nara itu seneng kalau punya keluarga yang lengakap kaya gini. Makasih ya, Mah, udah ngasih Nara kesempatan untuk berada di tengah-tengah keluarga Mas Arkian."


"Engga perlu bilang terimakasih, Sayang. Kamu kan menantu mamah."


Nyonya Ellena merengkuh tubuh wanita berhijab itu. Walaupun dirinya tidak berhijab, namun ia begitu menghormati siapapun orang yang mengenakan hijab.


"Dari kecil Nara itu engga pernah ngerasain yang namanya di perhatiin sama ibu. Karena ibu Nara meninggal sewaktu melahirkan Nara."


"Mamah ngerti, Nak! Mamah yakin kamu itu anak yang sabar. Kamu kuat, kami semua di sini buat kamu, jangan pernah merasa sendiri lagi yah."


"Kynara sayang sama Mamah!"


"Mamah juga sayang kamu, Nak!"


.


.


.


.


.


TBC!

__ADS_1


YOK RAMAIKAN! JANGAN LUPA VOTE LIKE AND KOMENNYA YAH!💖 LOPE YOU GUYS!


__ADS_2