
"Akhirnya sampai juga." Kynara segera saja membuka seatbelt nya. Kemudian bersiap untuk membuka pintu. Namun, tangan Arkian menghentikan pergerakannya. Lelaki itu tiba-tiba saja merengkuh Kynara. Kynara tak bisa menahan gejolak ini lebih lama lagi.
Arkian menyandarkan tubuh wanita itu ke dada bidangnya. Ia rengkuh dengan kehangatan, dan ia belai lembut kain hijab wanita itu. Kynara terisak, ia tidak mampu menahan gejolak kerinduan ini. Ia lemah, hatinya terlalu lemah.
"Lepaskan aku, hiks hiks..." Air bening itu terus-menerus keluar dari mata indahnya. Kynara berusaha melepaskan dirinya dari rengkuhan Arkian. Namun pria itu malah semakin mengeratkan pelukannya. Membuat tubuh Kynara bersandar pada dada berototnya yang terlapisi jas dan kemeja.
"Sayang, aku tahu kamu masih mencintai aku kan? Aku mohon jangan perlakukan aku seperti ini."
"Lepaskan aku, Mas!" Kynara tetap memberontak. Akhirnya karena Arkian tak kunjung melepaskan dirinya, ia pun menginjak kaki pria itu. Dan otomatis pelukannya mengendur. Ia menggunakan kesempatan itu untuk segera berlari dan masuk ke dalam rumahnya.
"Sayang, Nara!" Teriak Arkian. Namun sayang, pintu sudah terkunci dari dalam.
"Hiks hik.." Kynara sebenarnya masih bersandar di pintu. Ia masih menangis tersedu-sedu. Berusaha untuk menetralkan dirinya.
Kynara bahkan telah berteguh hati, bahwa ia tidak akan lagi jatuh ke pelukan Arkian. Lelaki yang terus-menerus menggores luka perih di hatinya. Kenangan pahit itu sama sekali tak bisa dilupakan olehnya. Saat-saat dimana ia diperlakukan dengan begitu buruk oleh ibu Arkian. Saat-saat ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, pengkhianatan Arkian. Dan saat pria itu menodai dirinya.
Kynara memang tidak menyimpan dendam ataupun marah. Wanita itu sudah menerimanya dengan lapang dada, ia ikhlas dengan semua perbuatan buruk yang menimpanya itu. Hanya saja, hal itu tidak bisa ia lupakan. Ingatan itu terus saja membekas dan melukai hati Kynara.
"Assalamualaikum." Terdengar suara Tanisa. Kynara segera membuka pintu, ia mempersilahkan Tanisa dan Aileen untuk masuk. Namun, sang putri terlihat sudah terlelap dalam gendongan Tanisa.
"Waalaikumsalam, tidurkan di ranjang saja." Sahut Kynara. Untung saja ia sudah mengelap bekas air matanya.
"Baiklah!"
***
"Apa kamu baik-baik saja? Dia tidak berbuat macam-macam kan?"
__ADS_1
Tanisa melihat jejak air mata di mata Kynara. Sepandai apapun Kynara berkilah, Tanisa tetap akan tahu. Karena tatapan mata Kynara terlihat tengah menyembunyikan sesuatu.
"Aku baik-baik saja."
"Jangan berbohong Nara! Aku tahu, tatapan matamu menyiratkan sakit yang kini tengah kamu rasakan. Ceritakan padaku, setidaknya bisa meringankan sedikit bebanmu!"
Kynara hanya mengangguk, kemudian berlalu untuk melaksanakan sholat Dhuha. Ketika melihat wajah damai sang putri saat tidur, Kynara menghangat.
Ia kecup dahi sang putri, yang masih terlelap dalam tidur siangnya.
Apa mommy tega menyakiti kamu, Nak? Tapi mommy juga tidak mau kehilangan kamu, Sayang. Maafkan mommy jika harus bersikap egois untuk kali ini saja, Nak!
***
"Gina!"
"Kau selidiki lagi tentang gadis kecil itu. Siapa ayahnya? Dan kapan dia lahir!" Ginal yang sedari tadi asyik berkutat dengan laptopnya, hanya mengiyakan permintaan sang boss.
"Baik Tuan." Ia menelpon seseorang untuk melaksanakan perintah sang atasan.
"Besok aku mau file itu sudah ada di mejaku!"
"Baik Tuna."
"Apa? Kau panggil aku apa?"
Aduh lidah sialan ini, kenapa harus keseleo sih?
__ADS_1
"Ah maksud saya, Tuan!"
"Sekali lagi kau panggil aku dengan sebutan ikan, aku akan membuat mu berendam di aquarium semalaman!"
"Tidak Tuan!"
"Kau tidak mau melakukan perintah ku?"
"Ah maksud saya, saya tidak mau mengulangi kesalahan lagi." Sahutnya dengan cengiran aneh.
Dasar kejam, kenapa Anda selalu menyiksa batin saya, Tuan.
Arkian harus memastikan terlebih dahulu, sebenarnya siapa ayah dari Aileen. Ia ingin kembali merajut kasih dengan Kynara. Tetapi sebelum itu, ia harus menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu. Ini begitu rumit, kenapa kisah hidupnya mirip novel? Pikirnya.
Tidak Veronica tidak Mommy nya, dua wanita itu benar-benar membuat nya stres. Kalau saja mereka lelaki, mungkin sudah ia ajak duel di atas ring.
.
.
.
.
.
TBC!
__ADS_1
YOK RAMAIKAN! VOTE LIKE AND KOMENNYA YAH!💖