
Kisah singkat nek Tina
Dahulu nek Tina tinggal bersama anaknya ia sangat menyangi keluarganya. Sebelum nek Tina mempunyai toko ia dulu juga sama seperti Celia yang bermula dari menjual kue dan menerima pesanan ia berusaha dan bekerja keras sendiri.
Pada suatu ketika anaknya berhasil mengembangkan usaha kue milik ibunya menjadi toko karena ia direkrut oleh perusahaan tujuannya agar bersama sama untuk mengembangkan usaha kue ia pun menerima ajakan dari pengusaha itu hingga akhirnya nek Tina berpisah dengan anaknya.
Lama sudah anaknya tersebut
meninggalkannya, suatu ketika ayahnya sakit nek Tina pun panik dan segera menelpon anaknya tetapi saat anaknya sampai ia melihat ayahnya sudah tiada dan menitipkan sebuah surat wasiat yang isinya anaknya tersebut harus menikah dan juga menjaga ibunya, anaknya itu pun menikah dan mempunyai seorang anak.
Sudah lama nek Tina tidak pernah bertemu lagi dengan anaknya semenjak ia menikah ia pun memutuskan untuk mengunjungi rumah anaknya tersebut tetapi nek Tina tidak diperbolehkan bertemu dengannya karena suami anaknya itu melarang dia untuk bertemu dengan ibu kandungnya, nek Tina sama sekali tidak mengetahui kabar tentang anak semata wayangnya tersebut dan juga mengenai ia sudah melahirkan seorang putra.
---------------------------------------------------------------------
POV Author
Sungguh tega membiarkan😥 seorang ibu yang ingin bertemu dengan anak nya tetapi tidak diperbolehkan alasan nya apa? Hmm..🤔 Kira kira siapa ya nama anak nek Tina, suami dan putra nya itu?🤷 Ada yang tau gak
Tenang aja Author bakal kasi tau tapi bukan sekarang nanti ya...😁
Maaf ya Authornya menyela cerita itu karena Author sengaja buat selingan semata biar gak terlalu serius hehe..
Oke kita lanjut ke cerita ..👯
---------------------------------------------------------------------
Hari demi hari silih berganti, tahun demi tahun terus berlalu, dan waktu terus berputar tanpa henti. Seiring berjalannya waktu kini Celia sudah berumur 20 tahun ia masih bekerja di toko kue milik nek Tina.
Pagi yang cerah seperti biasa manusia menjalani rutinitas nya sehari hari. Tetapi hari ini berbeda bagi Celia, karena selain bekerja ia juga melanjutkan pendidikan nya di Universitas Grasir ia diberikan beasiswa oleh pihak sekolah pada waktu SMA berkat prestasi nya ia pun merasa senang, bersyukur dan tak menyangka bahwasan nya ia bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi walaupun sambil bekerja ia tak masalah kalau tidak menganggu kedua nya.
Terlihat nek Tina sudah berada di dapur sedang menyiapkan sarapan untuk Celia, sedangkan Celia bersiap siap untuk pergi ke sekolah ia tengah mengikat tali sepatu nya setelah itu ia menemui nek Tina untuk berpamitan.
Sampai di dapur,
"selamat pagi nek"sapa Celia
"pagi cu" sahut nek Tina.
"nek, Lia mau izin berangkat ke kampus dulu ya nek" lanjut Celia
"sebentar cu!"sambil memberikan bekal
"apa ini nek?"tanya Celia kebingungn sambil menerima
__ADS_1
"ini bekal nya cu, ingat dimakan ya!" jawab nek Tina
"baik nek,terimakasih" sambil memasukkan
bekal yang diberikan oleh nek Tina ke dalam tas nya.
"Lia berangkat dulu ya nek!"
"hati hati ya dan semangat belajar di
kampus!" sambil melambaikan tangannya
"baik nek!" membalas lambaian tangan.
Celia pun berjalan menuju ke kampus sendirian. Ia memandangi tiga orang gadis yang sedang menaiki sebuah mobil berwarna biru yang dibantu membuka pintu mobil nya itu oleh pengawal nya atau sejenis bodiguard ia tampak elegan, aku terus memandangi nya hingga tanpa sadar mobil itu pun sudah melajukan mobil nya aku pun sadar dari lamunanku dan kembali berjalan menuju ke kampus.
Sampai di pintu gerbang kampus, Celia menghentikan langkah nya dan memandangi bangunan nya dengan selsama dari ujung ke ujung, mulai hari ini sampai kapan aku tidak tahu tetapi yang jelas disini lah hari hariku dan di toko milik nek Tina, Ucapku dalam hati sambil menarik nafas panjang menghirup udara pertama di hari pertama kegiatan perkuliahan ku.
Sedikit berlebihan mungkin, tapi itulah ritual pertama yang selalu kulakukan di setiap permulaan jenjang pendidikan ku. Dari mulai SD, SMP, SMA, hingga hari ini.
Tin..tin...tin..!
Terdengar bunyi klason mobil milik seorang lelaki yang memberhentikan mobil nya di belakang Celia.
Beberapa saat kemudian mobil itu tak terlihat lagi dan Celia melanjutkan langkah nya.
Gubrakk !!!
Tiba-tiba seorang gadis terjatuh disamping ku. Seorang anak cantik dengan mata miring
"Aduhhh...." rengek nya kesakitan sikunya sedikit lecet tetapi tidak berdarah.
"Ehh kamu gak papa?,yuk sini aku bantu"
aku meraih tangan nya dan membantu nya bangkit ia pun mengusap usap baju nya yang terlihat kotor sedikit "makasih ya" ucap gadis itu.
Celia POV.
Aku pun mengangguk, saat aku berbalik sekilas kulihat gelang yang dipakai oleh gadis tersebut aku mencoba mengingat dia dan gelang nya, aku merasa seperti pernah melihat tapi dimana? batinku.
Gadis POV tersebut.
Saat Celia meraih tangan nya tampak di leher nya sebuah kalung aku pun merasa pernah melihat kalung itu dan juga gadis yang menolong ku, Sejenak aku berusaha untuk mengingat.
__ADS_1
"Ahaa!" ucap Celia dan gadis itu sontak mereka berbalik dan tersenyum lalu mereka berdua saling berpelukan.
"Akhir nya kita bisa ketemu lagi!" ucap Celia ia merasa senang dan terharu.
" Iya aku juga senang bisa ketemu sama kamu lagi!" ujar gadis itu
"Oh ya, kira kira udah berapa tahun ya kita berpisah?" tanya gadis tersebut dan melepaskan pelukan nya
"mungkin udah 11 tahun" jawab Celia
"lama juga ya, oh ya ternyata kamu masih nyimpan pemberian dari aku" lanjut gadis tersebut
"pasti, karna kita?" ucap Celia sambil tersenyum
"...!" seru Celia dan gadis tersebut sontak membuat semua orang yang ada disana kaget dan mereka berdua pun berlari menuju ke ruang pendaftaran dan mengambil jurusan Ekonomi.
Skip selesai Ospek.
Mereka pun pulang, dan tak terasa pada hari sudah siang. Saat di depan gerbang kampus Celia melihat gadis tersebut menunggu ia pun menghampiri nya dan ketika aku sampai disana terlihat sebuah mobil mewah berhenti tepat di depannya.
"Cel, nebeng sama aku yuk" ajak gadis itu yang sudah dijemput oleh sopir pribadi nya
"gak usah aku jalan saja dekat kok!" ucap Celia "ayo Cel gapapa kok, sekalian aku mampir ke toko kamu buat beli kue untuk mama ku!"pinta gadis tersebut .
"Yaudah deh, makasi ya!"
Celia pun naik ke mobil milik gadis tersebut.
Bersambung...
Sebelum lanjut ke cerita Author mau nanya siapa sih gadis yang ditolong Celia itu?
kalau ada yang tau tinggal...👇
Coment..
Like...
Tinggalkan jejak..
Terimakasih sahabat reader🙏💖
Love youu all🙋 See you...
__ADS_1