
__POV Kelvin__
Ketika melihat cewek itu, aku merasa Familiar dengannya. Saat memasuki kelas aku bertemu lagi dengannya tanpa aku sadari ternyata ia satu jurusan juga denganku.
Saat di ruangan kelas dosen sedang sibuk membahas materi sambil menulis. Berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi selagi dosen membahas dan menulis materi. Diantaranya ada yang fokus mendengarkan dosen tapi tidak menulis, ada yang menulis sambil membaca buku, ada yang terlelap dalam mimpi, dan ada juga yang tengah melamun.
--------------------------------------
Kelvin: "Itu aku Thor😒"
Author: 😶😅 "Maaf Author nyungging kamu Vin, ehh maksudnya nyinggung.
Kelvin: "Iya gak papa thor😶"
Author: "Bad the way, kamu ngelamunin apa sih?"
Kelvin: "Ada deh thor, ntar aja tau!"
Author: " Okok."
---------------------------------------
Ya, itu Kelvin seorang pria tampan yang sama tampannya dengan David sahabatnya duduk dibelakang ia dijuluki pangeran 1. Kelvin tengah melamun berusaha untuk mengingat Celia sedangkan David mencatat materi yang diberikan oleh dosen.
"Rasanya aku pernah bertemu dengannya tapi dimana?!" ujar Kelvin dalam hati sambil mengetuk jidatnya menggunakan pulpen.
Tanpa ia sadari David memanggilnya.
"Bro-bro" panggil David bisik-bisik sambil menggerakkan sikunya.
"Iya pak!" Sahut Kelvin berdiri
Seketika semua mahasiswa dan mahasiswi yang ada disana menatap ke arahku dan langsung tertawa sedangkan dosen hanya menggelengkan kepala, aku pun malu dan berusaha menutup mukaku. Aku mengira dosen yang memanggilku tadi ternyata David.
Ting...tong...ting...tong (Bel Istirahat)
"Huh, bel berbunyi disaat yang tepat" ujar Kelvin dalam hati.
"Hei bro, tadi kamu mikirin apa sih?" tanya David sambil menepuk-nepuk bahu Kelvin.
"Nggak, gua gak mikirin apa!" jawab Kelvin datar.
"Oke kalau gitu, kita ke kantin yuk" ajak David
Tidak ada sahutan Kelvin hanya mengangguk, mereka pun ke kantin bersama. Sampai di kantin Kelvin menyuruh David memesan makanan sedangkan ia mencari tempat duduk.
__ADS_1
Aku melihat-lihat ke sekitar kantin untuk mencari tempat duduk yang kosong, akhirnya aku pun menemukan tempat duduk kosong yang berada di sudut kantin.
Aku bergegas menuju ke sana sesampainya disana aku menarik kursi lalu duduk. Ketika Kelvin menoleh ke samping "Apa dia lagi?" ucapnya dalam hati, ia melihat Celia lagi yang sedang makan bersama Muffy.
"Bro!" David memanggil Kelvin sambil membawa 2 mangkok bakso. Tampak Kelvin masih melamun,
"Kelvinnnn!" Seru David tepat di telinga Kelvin
"Ehh, Vid lho berisik banget sih!"
"Lah gua yang dibilang berisik tau ga? dari tadi gua manggil-manggil lho berkali-kali tapi lho gak denger jadi terpaksa deh gua pakai cara gitu, gua liat dari kelas lho ngelamun trus emangnya lho mikirin apa sih?!
"Gak gua cuman mikirin materi yang tadi, sudah-sudah ayo kita makan!"
"Oke, nih pesanan lho!" sambil menyerahkan pesanan baksonya.
"Thank you Vid ter handsome"
"Hmm, sudah-sudah ayo makan keburu bel nanti!"
Mereka pun makan.
Ting...tong...ting...tong (Bel masuk sekali lagi)
Kelvin dan David pun kembali masuk ke kelas untuk melanjutkan kelas lagi.
Ting...tong...ting...tong (Bel pulang)
Sore pun tiba matahari mulai terbenam ke arah barat yang merupakan pergantian dari siang menuju malam hari memang penuh keindahan layaknya pagi hari yang ditemani sang fajar. Sore hari pun tak kalah indahnya dengan ditemani sang senja Sore hari saat dimana kita semua melepas penat setelah lelah beraktivitas seharian. Sore hari saat yang asyik untuk bercengkrama dengan keluarga atau sahabat dan sore harilah saat yang baik untuk kita mengevaluasi apa yang kita lakukan hari ini. Kelas sudah selesai dan sekarang waktunya untuk kami pulang aku menunggu David di depan gedung kampus untuk mengambil mobil yang terparkir di lantai 3 gedung kampus aku menunggu David.
Tin..tin..tin... (bunyi klakson)
Beberapa jam aku menunggu akhirnya mobil lamorgini berwarna merah milik David tiba di depan gedung kampus aku pun naik dan mobil pun melesat keluar dari kampus.
Skip sampai di rumah.
Ketika aku sudah berada di rumah tampak mamaku sedang membaca majalah aku pun menghampirinya.
"Ma" sapaku
"Ehh, anak mama udah pulang?" sahut Naomi sambil menutup majalahnya.
"Iya ma Vin capek banget niih, kalau gitu Vin mau ke kamar dulu ya ma"
"Mandi, habis itu turun ke bawah makan ya sayang!"
__ADS_1
"Oke ma!"
Aku pun melangkah menuju kamar yang berada di lantai atas, aku pun sampai di kamarku dan aku langsung menaruh tasku di kursi belajar dan berniat untuk mencari-cari kameraku.
"Ahaa ketemu!"
Kutemukan kameraku di lemari belajarku, dan aku pun mengaktifkan kamera kulihat foto-foto masa kecilku saat aku terus menekan tombol kameraku ku temukan foto seorang gadis yang sama persis bentuk wajahnya dengan wanita yang kutemui tadi di kampus bajunya basah kuyup kuingat-ingat lagi.
Tok...tok...tok...
"Tuan muda, waktunya anda makan" seru bi Nara dari balik pintu.
"Baik bik, saya akan segera kesana" jawabku.
Bi Nara adalah pelayan dirumahku sekaligus dia adalah koki ia yang mengetuk pintu kamar mengingatkanku untuk segera turun aku pun melangkah mengambil handuk hendak membersihkan diri ke kamar mandi yang ada di dekat kamarku.
Selesai mandi aku pun turun sesampainya dibawah terlihat mama dan papa sudah menungguku di meja makan aku pun melangkah menuju kesana.
"Putra, kebanggan papa sudah pulang" sapa pak Andy senang.
"Iya pa" balasku tersenyum sambil menarik kursi dan duduk untuk makan. Aku duduk di samping papa dan disebelah papa adalah mama.
"Gimana kuliahnya nak?" tanya papa
"Baik pa" jawabku
Papaku hanya mengangguk dan percakapan kami terhenti karena bi Nara sudah membawakan makanan di meja makan.
"Silahkan dinikmati hidangannya tuan dan nyonya" ujar bi Nara ramah.
"Terimakasih bik" sahut pak Andy. Kami pun makan bersama masakan yang sudah dibuatkan oleh bi Nara.
(Kira-kira seperti itulah hidangan yang disajikan oleh bi Nara.)
•
•
•
Tunggu Up Selanjutnya ya...😊❤
__ADS_1