The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.6~ Pesanan Kue


__ADS_3

Suara ayam berkokok membangunkanku , cahaya matahari menerobos celah-celah kecil jendela kamar tidur, lalu aku meregangkan tubuh dan bangun merapikan tempat tidur selanjutnya mandi dan membantu ibu ku memasak setelah selesai memasak kami pun makan.


Kurasakan masakan ibu nasi dan lauk pauk tahu,tempe dan ikan sesuap demi sesuap yang begitu enak dan rasa laparku pun hilang berubah menjadi mengenyangkan melihat aku makan dengan lahapnya, ibu ku dan aku bersyukur.


Kemudian setelah makan seperti biasa aku membantu ibu bekerja membuat kue syukur pesanan kue hari ini 10 kotak, Satu persatu kue yang sudah matang ku masukkan ke dalam kotak bersama ibu ku yang selanjutnya tinggal di antar aku mengambil 5 kotak kue sedangkan ibuku sisanya.


"Ibu harus ku hantarkan kemana saja pesanan ini?"Tanya Celia


"Tolong kamu hantarkan Ke rumah bu Tati,Lita,Vani,Vina,dan bu Rika!" jawab bu Mina


"Oh baiklah buk,Aku pergi dulu!" Kata Celia Sambil berpamitan setelah berpamitan aku pun menuju ke rumah bu Tati,Lita,dan Vani terlebih dahulu dengan berjalan kaki kesana sedangkan ibu ku masih mengunci pintu dan menghantarkan pesanan kue ke arah yang berbeda.


Aku pun sampai di rumah bu Tati dan bu Lita kulihat mereka sedang mengobrol di luar, Aku pun menyerahkan pesanan kue lalu mereka memberi uang.


Selanjutnya aku kembali menghantarkan kue pesanan bu Vani, bu Vina dan bu Rika,


Diperjalanan saat aku menuju kesana ada seorang nenek yang ingin dipatok ular aku pun segera mencari kayu tanpa berpikir panjang aku bergegas menolong nenek itu mencoba mengusir ular yang ingin mematok sedangkan kue pesanan ku taruh.


Ketika Celia sedang sibuk mencoba mengusir ular itu tanpa sadar nenek tua yang ditolongnya sedang menaruh racun di kue pesanan Celia dengan mengendap-endap.


"Syukur ularnya sudah pergi!"Kata Celia sambil membuang kayu lalu ia mendekati nenek yang ditolong nya itu.


"Nek! apa nenek tidak apa-apa?"Tanya Celia dengan khawatir


"Nenek tidak apa-apa cu,Terimakasih ya sudah menolong nenek!"Jawab nenek yang ditolong nya itu .

__ADS_1


"Iya, sama-sama nek!" Kata Celia Sambil tersenyum lega dilihatnya 3 kotak kue yang masih diletakkannya.


"Baiklah,cu kapan-kapan mampir ke gubuk nenek ya!" Kata nenek yang ditolongnya sambil mengusap-usap rambut Celia


"Nek, Celia baru ingat kalau Lia harus menghantarkan pesanan kue,saya ijin menghantarkan pesanan kue ini dulu ya nek!"Lanjut Celia sambil berpamitan kepada nenek yang ditolong nya sembari mengambil 3 kotak kue pesanan itu.


"Baik cu hati-hati dijalan!" Kata nenek itu


Sepergian Celia nenek itu tersenyum sinis


Celia pun melanjutkan perjalanannya selanjutnya ke rumah bu Vani, bu Vina dan bu Rika ia berjalan sambil bersenandung ria tidak terasa ia sudah sampai di rumah bu Vani,Vina,dan Rika yang bersebelahan.


Ia melihat bu Vani dan bu Vina yang sedang mengobrol Celia dengan segera menghampirinya ia pun memberikan pesanannya dan mereka memberikan uang .


Lalu menghantarkan pesanan selanjutnya ke bu Rika.


"Iya sebentar!"Seru bu Rika sambil membuka pintu,bu Rika pun melihat Celia yang membawakan pesanannya


"Ini buk pesanannya!"Kata Celia sambil memberikan kotak kue yang tersisa 1 kotak itu.


"Terimakasih ya!"Lanjut bu Rika lagi sambil memberikan uang.


"Iya terimakasih kembali buk!" Kata Celia ramah


Setelah selesai menghantarkan pesanan kue ,kemudian ia kembali ke gubuknya.

__ADS_1


Sesampainya di rumah ia menyapu sembari menunggu ibu nya kembali beberapa jam ia menunggu akhirnya bu Mina datang.


"Yah anak ibu udah keduluan."


Kata bu Mina sambil tersenyum.


Ia pun menoleh dan melihat ibu nya datang dan membiarkan sapunya tergeletak di tanah ia pun bergegas menghampiri ibu nya dengan senang nya.


"Ibuu!"Seru Celia sambil memeluk ibunya


Mina pun membalas pelukan anaknya


"Maaf ya gara-gara ibu kamu jadi menunggu lama!"Ucap bu Mina sambil mengusap-usap rambut Celia.


"Nggak apa-apa kok ibu,aku juga baru sampai kok!"sahut Celia dengan menatap ibu nya


* Krucukkk* bunyi cacing-cacing yang ada di perut Celia menandakan ia lapar


Bu Mina yang mendengar bunyi perut anak nya itu ia mengerti dan langsung mengajak Celia ke dalam untuk makan bersama.


Sementara bu Rika bersama anak dan suaminya akan makan kue anaknya yang melihat kue yang dibawa ibunya segera memakannya dan tiba-tiba perutnya sakit, mulutnya berbusa dan terjatuh ke lantai bu Rika dan suaminya panik lalu mereka membawa anak nya ke puskesmas terdekat di desa Orbin ,Sesampainya disana anak nya diperiksa oleh bu bidan hasil pemeriksaan menyatakan anak nya sudah tidak bisa diselamatkan lagi.


*~Bersambung*~


_-_-_-_-_-__-_-_-_-_-_-__-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_

__ADS_1


Note: nenek Rami nama dari nenek yang ditolong celia yang dulunya merupakan seorang penjual kue sebelum bu Mina diasingkan ke desa Orbin, kue yang dibuat bu Mina sangat laku akibatnya nenek Rami iri akhirnya ia mencari cara agar usaha kue bu Mina jatuh dengan jalan meracuni.


__ADS_2