
Selesai sarapan aku langsung pamit kepada nenek untuk berangkat ke kampus, seperti biasa aku mengenakan sepatu putih. Saat aku keluar dari rumah tiba-tiba sebuah mobil sport berhenti dan memberikanku sebuah tumpangan.
"Ayo, naik!" Perintah Muffy, aku pun langsung naik ke dalam mobil nya dan menunggu sabuk pengaman terpasang secara otomatis.
"Sudah siap?" Tanya Muffy ketika melihat sabuk pengaman sudah terpasang. Aku pun mengangguk pelan dan Muffy langsung melajukan mobilnya menuju ke kampus.
"Dina! ayo cepat keburu telat kita nanti!" Teriak Vina yang sudah selesai sarapan di meja makan.
Ishh,, anak itu lama sekali! keburu di dahului Celia nanti gimana?! Gerutu Vina kesal dalam hati.
"Iya Vin sebentar!" Sahut Dina sambil menuruni anak tangga dengan berlari.
"Let's Go!" Ajak Vina sambil mengambil kunci mobil nya yang tergeletak di meja makan.
"Eitss... Tunggu dulu! Dina kamu nggak sarapan?" Tanya mama Vina. Vina yang hendak berjalan keluar tiba-tiba langkahnya terhenti karena mendengar mamanya.
"Boleh Tan, aku ambil ini ya?!" Jawab Dina sambil mengambil sebuah roti.
Setelah berkata demikian Vina pun melanjutkan langkahnya menuju ke garasi mobil untuk mengambil mobil sport nya.Di dalam mobil milik Vina terdengar Dina yang sedang memakan roti.
"Yummy... Vin apa kamu membawa air?" Tanya Dina ketika sudah selesai memakan rotinya.
Tek !
Vina menekan tombol dan keluarlah botol berisi air putih, lalu Dina pun mengambil.
Glukk...gluk..gluk !
__ADS_1
"Ah..segarnya, terimakasih Vina!" Ucap Dina sambil menaruh kembali botol minuman milik Vina.
"Kamu menghabiskan semuanya?!" Pekik Vina ketika melihat air di dalam botol minumannya sudah habis.
"Glukk.. Maaf Vin! aku gak sengaja. Habis nya aku haus." Balas Dina dengan wajah memelas.
"Hmm,, baiklah! aku maafkan untuk hari ini, karena hari ini merupakan hari spesial ku!" Ucap Vina sambil menarik napas dan mengeluarkannya dengan kasar.
"Terimakasih Vina! kamu memang..." Ucapan Dina terpotong seketika Vina menatap nya dengan tajam.
Dina pun langsung menoleh ke depan melihat tatapan Vina yang begitu mematikan.
"Bagaimana Vin apakah kamu tidak rindu denganku? Setelah sekian lama kita tidak bertemu?" Tanya David santai sambil mengemudi mobil sport milik Kelvin.
"Aish,,, apa kamu sedang menyiapkan puisi kepada Vina?" Tanya balik Kelvin ketika mendengar ucapan David.
"Lumayan, menurutku ada seorang yang lebih jago lagi dalam merangkai kata." Jawab Kelvin sambil tersenyum ke depan.
"Siapa? Hmm.. maksudku, aku yang lebih jago pastinya bukan dia!" Balas David tidak kalah.
"Kamu terlalu sombong Dav! Katakan saja kamu ingin tahu siapa dia bukan?!" Lanjut Kelvin. Tapi David hanya fokus ke menyetir tanpa menatap Kelvin.
"Oke-oke!, gua bakalan kasih tahu lo bro! Dia adalah... Kelvin Fiardliant! haha" Ucap Kelvin sambil tertawa terbahak-bahak.
"Najis lo!" Kata David. Tetapi Kelvin tidak menanggapi ucapan David dia hanya tetap memandangi ke depan.
Di kampus.
__ADS_1
Ketika aku sudah berada di kampus langsung saja aku menuju ke ruangan kelas untuk menaruh tasku lalu aku dan Muffy menyempatkan diri untuk mengunjungi perpustakaan.
"Aha,,, aku rindu dengan bau perpustakaan, rak perpustakaan, dan tentunya kamu... buku!" Seruku kegirangan yang sempat terdengar oleh petugas perpustakaan.
"Bapak gimana dik?" Tanya petugas perpustakaan sambil menampakkan gigi palsu nya yang sedikit menyilaukan kami.
"Aha..." Sepatah kata yang terucap di mulut ku dan langsung ditarik oleh Muffy menjauhi petugas perpustakaan.
"Aduhh! bapak-bapak itu bisa saja" Ucap Muffy sambil menepuk jidat nya.
"Sudah-sudah! lebih baik kita cari buku lalu ke ruangan kelas supaya tidak terlambat!' Pinta ku yang sudah mencari-cari buku.
Beberapa saat aku mencari-cari akhirnya aku menemukan buku yang tepat berada di atas aku pun hendak mengambil nya. Aku berjinjit berusaha untuk mengambil nya tetapi apa daya aku tidak bisa mengambil nya aku hendak meminta bantuan kepada Muffy tapi dia tidak ada aku pun terus berusaha hingga akhirnya aku menemukan sebuah kursi yang terdapat di sela-sela rak perpustakaan.
Aku pun segera mengambil kursi itu untuk mengambil buku.
"Yeahh!! akhirnya dapat juga." Ucap ku senang karena sudah mendapatkan buku yang kuinginkan dan saking senangnya tubuh ku sampai tidak seimbang.
"Aaaaa!!!" Teriak ku.
"...Dapat!" Ucap seorang.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.