
"Cel..!" Tiba-tiba terdengar seseorang memanggil nya dan Celia pun menoleh ke arah datang nya suara. Dengan ekspresi senang Celia langsung menatap nya dengan lekat.
"Gue mau nanya sama loe boleh?" Tanya Muffy.
"Boleh! sebisa Lia jawab ya." Jawab Celia apa ada nya.
"Oke. Elo tadi manggil gue?"
...Apa? jadi dari tadi Lia ngomong Muffy gak dengar gitu. Celia...
"Cel, gue nanyak sama elo!"
"Aa..Iya gue manggil Muf tadi."
"Oh.. Maaf ya tadi gue lagi ngelamun soalnya hehe."
"Ngomong-ngomong elo manggil gue ada apa?"
"Nggak ada apa-apa! cuman Lia tadi salah paham kirain Muffy bakalan marah sama Lia karena Lia udah nge jahilin Muffy di ruangan kelas tadi hehehe... Maafin Lia ya!"
"Hmn... soal itu gimana ya."
"Gimana? Muffy mau maafin Lia kan?"
"...Nggak!"
"Muffy..."
"Hahah... Gue bercanda! masalah itu jangan terlalu dipikirin itu gak terlalu masalah buat Muffy."
"Are you sure?"
"Yes, sure, sini peluk dulu!"
Sambil membuka kedua tangan nya, aku pun membalas pelukan hangat nya.
__ADS_1
Ehemm.... Bunyi seseorang datang dan berdehem menemui kami yang tak lain adalah Kelvin yang tengah membawa nampan berisi beberapa pesanan kami, kami pun melepas pelukan hangat.
"Gua gak ganggu kalian kan?" Tanya Kelvin sambil sesekali tertawa.
"Menurut elo?!" Jawab Muffy sambil melirik Kelvin.
"Menurut gua... enggak!" Lanjut Kelvin.
Muffy pun mendesis kesal dan aku langsung menyuruh mereka untuk diam dan segera makan agar nanti tidak keburu bel.
***
Ting.. Ting... Ting..
Bunyi bel yang menandakan kami harus segera masuk ke kelas mengikuti jam pelajaran.
***
Ting..Ting...Ting...Bunyi bel pulang.
Setelah bel berbunyi kami pun langsung pulang seperti biasa aku di hantar pulang oleh sahabat ku Muffy.
Sesampainya di rumah nenek, Muffy langsung pulang karena mobil nya harus diservis makanya dia tidak bisa berlama-lama.
Aku pun masuk ke dalam toko dan melihat nenek tengah sibuk melayani para pelanggan dan langsung saja aku membantu nya sampai tepat jam enam sore kami pun menutup toko.
Selanjutnya aku menuju ke kamar untuk membersihkan diri. Kemudian melangkahkan kaki ku menuju ke meja makan untuk makan malam bersama nenek. Selesai makan malam aku membersihkan piring yang kotor terlebih dahulu baru ke kamar untuk beristirahat lebih awal.
Keesokan hari nya aku bangun dari tidurku karena cahaya matahari masuk melalui celah-celah jendela. Aku bangun dan melihat jam dinding yang sudah menunjuk pukul tujuh pagi.
Aku langsung bangun merapikan tempat tidur lalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu berdandan. Hari ini aku memakai baju lengan putih panjang dengan celana polos panjang berwarna krem polos dengan membawa tas selempang jinjint yang berwarna krem.
Kemudian setelah selesai aku melangkahkan kaki menuju ke meja makan untuk sarapan. Tiba di meja makan aku langsung kaget karena nenek sudah berada di dapur memasak karena biasa nya nenek masih di kamar.
Aku pun langsung membantu nenek menghidangkan makanan di atas meja makan selanjutnya kami makan. Hari ini nenek memasak sop, nugget ayam, dan ikan bakar sambal pedas.
__ADS_1
"Nenek kenapa nenek tumben memasak sebanyak ini?" Tanya ku penasaran.
"Iya cu, nenek sengaja masak banyak hari ini biar nanti malam gak masak lagi hehe." Jawab nenek sambil mengambil ikan.
"Oh, gitu nek"
Nenek pun membalas dengan anggukan dan aku pun menyantap makanan. Selesai makan aku membersihkan piring yang kotor sesudah membersihkan piring yang kotor aku hendak membuka toko tetapi nenek melarang ku karena hari ini nenek ingin libur.
Aku pun menurutinya dan mengambil sapu untuk menyapu sedikit ke lantai yang kotor.
Tin..Tin..Tin..
Tiba-tiba terdengar bunyi klakson mobil dari luar aku pun bergegas untuk menghampiri karena aku sudah hafal betul itu mobil milik Muffy.
"Hai Cel!" Sapa Muffy hangat.
"Hai Muffy!" Sapa ku balik hangat.
"Kita langsung pergi yuk gimana?" Tanya Muffy.
"Bentar, aku mau pamit dulu ke nenek." Jawabku hendak melangkah tetapi Muffy tiba-tiba bertanya kepada ku.
"Oke...eh bentar Cel! elo nggak buka toko kue hari ini?" Tanya Muffy karena melihat papan tulisan toko tutup.
"Nggak Muf! hari ini nenek mau libur makanya aku nggak buka." Jawab ku.
"Oh."
Aku pun mengangguk dan berjalan menemui nenek.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.