
"Aku tidak apa-apa sungguh, aku hanya sedikit terkejut saja"Ucap Muffy.
"Terkejut?! Karena apa"Balas Rania balik bertanya.
Muffy mulai menceritakan penyebab syok nya, Rania dan Lira mendengarkan cerita dari Muffy dengan penuh seksama.
Flashback On.
Beberapa tahun lalu.
"Mama aku pulang!" Seru Muffy.
"Mama di dapur nak!" Balas mama Muffy dengan kencang.
Muffy melangkah menuju ke dapur untuk menemui mama tercintanya itu.
"Mama, sedang apa?"Tanya Muffy.
"Mama sedang masak nak, apa kau mau bantu mama?" Jawab mama Muffy balik bertanya.
Muffy langsung membantu mama nya untuk memasak, yang kebetulan ART di rumahnya cuti pulang ke kampung halamannya, maka dari itu mama Muffy yang memasak untuk hidangan makan malam nanti.
"Akhirnya finish" Ucap Muffy sambil tersenyum.
"Papa kapan pulang ya ma?" Tanya Muffy.
"Mungkin sebentar lagi nak, soalnya kan papa kamu masih banyak kerjaan di kantor"Jawab mama Muffy.
"Ooh, oke deh ma. Kalau gitu Fy mau mandi dulu ya ma, biar fresh"
"Iya, sudah sana. Baunya udah menyebar, mama gak tahan"
"Xixixi, sip ma"
Muffy menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Selesai membersihkan dirinya ia menuju ke kamar.
Drtttt...drtttt..drtt!
"Tumben ponsel ku berdering, kira-kira dari siapa ya? Akh...lebih baik aku periksa daripada penasaran ya kan?!" Putus Muffy menaruh skincare nya seraya mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja di samping kasurnya.
"Nomor yang tidak dikenal?! Angkat atau enggak yah" Muffy ragu. Di salah satu sisi jika ia tidak mengangkatnya mungkin saja itu orang penting, sedangkan jika ia mengangkat panggilan takutnya itu hacker, penjahat atau semacamnya.
Muffy memutuskan untuk membiarkan ponselnya itu tetap berdering dan ia melanjutkan kegiatannya. Tetapi, tetap saja ponsel nya berdering tak henti. Itu membuat Muffy kesal, lalu mengangkat nya.
Nek Tina📞: Halo
Sepertinya aku kenal dengan suara ini, akhh.. Muffy itu nenek. Ya, ampun cucu durhaka. Tapi, kenapa nenek tumben menelpon dan juga nomor baru lagi.
Nek Tina📞: Halo
Muffy📞:Aha iya, halo nek. Ada apa nek?
Nek Tina📞:Cu, sebaiknya kamu cepat kesini.
Kenapa suara nenek seperti habis menangis ya?!
Muffy📞: Kemana Muffy harus pergi nek, apa yang terjadi? Nenek baik-baik saja kan?
Nek Tina📞:Ke Rumah Sakit Xx,Cu..cul..culia dia hilang cu.
__ADS_1
Muffy📞: APA?! Yang benar nek? Tadi, rasanya Celia masih ada di toko.
Nek Tina📞:Intinya kemari saja cu!
Muffy📞:Iya, nek Muffy kesana sekarang!
Tut...tut..tut!
Nek Tina mematikan telponnya, Muffy mencari tasnya dan juga kunci mobilnya dan memakai Jaketnya.
Muffy bergegas menuruni anak tangga menuju ke rumah sakit. Mama Muffy yang kebetulan melihat anaknya terburu-buru membuatnya penasaran, dan langsung saja bertanya.
"Kamu mau kemana nak terburu-buru?" Tanya mama Muffy.
"Itu..ma, itu Fy mau ke rumah sakit" Jawab Muffy tergesa-gesa.
"Ehh..memangnya siapa yang sakit? Malam-malam begini lagi kamu mau kesana, apa tidak boleh besok pagi?"Lanjut mama Muffy.
"Nggak bisa maaa, ini sahabat Muffy. Celia, katanya hilang dan nenek di rumah sakit. Muffy takut ma kalau sampai terjadi sesuatu sama mereka"
"APA?! Celia? Ya, ampun. Sudah kalau begitu kamu boleh kesana, tapi kamu harus di antar oleh pak Vio, ini perintah!"
"Iya ma"
Muffy pun di antar oleh pak Vio menuju ke rumah sakit.
"Kita sudah sampai non"Ucap pak Vio.
"Iya pak terimakasih"Balas Muffy hendak keluar dari mobil.
"Dan,iya bapak bisa pulang duluan"Sambung Muffy.
"Tolong pak, mungkin saya akan lama di sini atau bisa saja menginap. Bapak mau tinggal di dalam mobil sendirian dan beristirahat disini? Takutnya nanti kalau mungkin terjadi sesuatu sama bapak" Desak Muffy.
"Benar itu non? Baiklah, kalau begitu saya akan pulang duluan nanti kalau ibu nanya saya harus bilang apa, dan nona nanti kalau misalkan pulang naik apa?" Ucap pak Vio.
"Iya pak, tenang saja nanti kalau mama saya nanya bilang aja ini dari Muffy. Nanti naik nya saya bisa naik taksi pak" Balas Muffy.
"Baik, kalau begitu non, saya pamit"Lanjut pak Vio.
"Hati-hati ya pak!" Sambung Muffy lalu melangkah masuk menuju ke dalam rumah sakit.
"Permisi, mba!" Ucap Muffy kepada seorang administrasi.
"Iya, mba ada yang bisa saya bantu?" Balasnya
"Begini mba, apa di sini ada nenek yang baru aja kesini?" Sambung Muffy.
"Sebentar ya mba saya cari dulu" Lanjutnya.
"Cepat ya mba!"Pinta Muffy yang sudah panik.
"Ada mba, atas nama nek Tina bukan?"Ucapnya.
"Iya, mba benar! Ruangannya di sebelah mana ya mba?" Balas Muffy.
"Di ruangan Jepun mba, mba bisa jalan saja nanti di atas ada petunjuk" Sambungnya.
"Oke, mba terimakasih"Lanjut Muffy.
__ADS_1
"Sama-sama mba! kalau mba butuh bantuan lagi bisa panggil saya" Ucapnya.
"Sip" Balas Muffy singkat.
Muffy tergesa-gesa menuju ke ruangan tempat nek Tina berada. Sampai di ruangan Jepun tempat nek Tina berada, Muffy pun masuk. Di sana sudah terlihat Kelvin, David, Vina dan Dina.
"NENEK!!!" Teriak Muffy lirih menemui nek Tina.
Nek Tina langsung meregangkan tangan untuk memeluk Muffy.
"Apa yang sebenarnya terjadi pada nenek?" Tanya Muffy.
"Nenek lo hanya pingsan saja"Jawab Dina menyela.
"Ishhh..diam lo!"Ujar Muffy ketus.
Yeihh..udah di bilangin juga. Gumam Dina
"Nenek baik-baik saja cu, benar kata temanmu itu. Nenek hanya terkejut sedikit" Ucap nya.
"Terkejut? Karena apa nek?" Balas Muffy.
Air mata membasahi pipinya, nek Tina tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Muffy melempar pandangannya kepada teman-temannya, seakan-akan ia meminta penjelasan kepada mereka.
Kelvin melemparkan pandangannya ke arah Vina bersamaan dengan Dina dan juga David.
"Kenapa kalian mandangin aku, apa ada yang salah?!" Tanya Vina heran.
Kelvin menggerakkan bola matanya ke arah Muffy, memberikan kode kepadanya agar ia menjelaskan.
"Okey, okey! Aku ngerti"
"Hmm..jadi gini awalnya Muf" Vina mulai menceritakan.
***
"Dari awal aku udah ngelarang dia buat nggak turun dari mobil, tapi dia tetap aja keras kepala dan gak mau dengarin aku!"
Apa yang dikatakan Vina benar? Akhh..masa Celia kek gitu sih, kan gak mungkin aku tahu banget dia ! Batin Muffy seakan tidak percaya apa yang dikatakan oleh Vina barusan.
"Apa itu benar Din?!"Tanya Muffy meminta kepastian,Dina hanya mengangguk.
Flashback Off.
"Apa dia bisa ditemukan?" Tanya Lira penasaran,balas Muffy menggelengkan kepalanya "Belum, sampai sekarang aku masih mencari keberadaannya entah dimana,tapi..."
Sementara Rania hanya melamun,entah apa yang tengah dipikirkannya.
.
.
.
Bersambung.
🌼🌼
__ADS_1