The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.4~Di Rumah Sakit


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju ke sana terjadi sedikit hambatan karena ada pembenaran jalan maka pengendara yang melintas di jalan tersebut harus berhati-hati padatnya kendaraan yang melintas membuat lalu lintas di jalan tersebut macet.


Sebuah mobil hitam yang dikendarai oleh pak Dimo bersama pak Andy dan istrinya harus menunggu dengan sabar agar bisa sampai ke rumah sakit.


Beberapa jam pak Andy baru sampai di rumah sakit dengan sigap para tenaga medis langsung membawa pak Andy menuju ke ruang UGD bersama Naomi.


Sementara pak Dimo yang sedang memakirkan mobil milik pak Andy setelah selesai memarkirkan mobil ia segera menuju ke ruang UGD.


Disana ia melihat Naomi yang sedang duduk sambil termenung lalu pak Dimo menghampirinya


"buk!" sapa pak Dimo, Naomi pun menoleh ke arah yang menyapanya


"ehh,kamu Mo!"Naomi membalas sapaan dari pak Dimo


"Gimana keadaan pak Andy sekarang buk?"Tanya pak Dimo,


" Belum, mo ia baru diperiksa oleh dokter!" sahut Naomi


"Oh baik buk,Apakah saya boleh duduk?"tanya pak Dimo


"Iya, duduklah!"seru Naomi sambil memindahkan posisi duduknya dan mereka duduk sambil menunggu hasil pemeriksaan dari dokter


Hening seketika lalu pak Dimo mendekati Naomi dengan berbicara lirih sambil ketakutan.


"Buk, gawat jika nanti pak Andy sadar dan mengingat anaknya lagi bagaimana buk? " Tanya pak Dimo sambil cemas


"Pokoknya kamu jangan kasih tau mo!


bila perlu kamu katakan saja bahwa anaknya sudah dimakamkan dan antar dia ke pemakaman anaknya!"


desak Naomi kepada pak Dimo sambil memberi sogokan kepadanya.


"Baiklah kalau begitu buk."


sahut pak Dimo sambil tersenyum dingin.


Siang hari


Kemudian dokter keluar dari ruang UGD Naomi yang melihat dokter tersebut keluar ia langsung berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri sekaligus menanyakan keadaan suaminya.


"Dok bagaimana keadaan suami saya apa dia baik baik saja?"tanya Naomi sambil merasa khawatir.


"suami ibu baik-baik saja dan jangan biarkan pak Andy berpikir terlalu keras " ucap pak dokter


"baik pak dokter, apa saya boleh masuk?"tanya Naomi


"Boleh silahkan buk dan sekarang pak Andy sudah bisa diajak pulang."kata pak dokter


"baik dok,terimakasih."sahut Naomi dan pak Dimo.


Dokter itu pun langsung meninggalkan Naomi dan pak Dimo mereka pun masuk ke ruangan UGD, lalu Naomi membuka pintu dengan

__ADS_1


Kriek..kriek..!


mereka mendapati pak Andy yang masih terbaring lemah lalu Naomi mendekati suaminya dan seketika pak Andy sadar


"ma papa ada dimana?"tanya pak Andy kepada Naomi yang baru setengah sadar


"papa ada di rumah sakit sekarang karena tadi papa pingsan hiks hiks hiks..! untung ada pak Dimo menghantar papa! "Ucap Naomi dengan nada sedih sambil memeluk pak Andy


"terimakasih ya mo kamu sudah menghantar saya kesini! "lanjut pak Andy


"iya tidak apa-apa pak."sambil tersenyum


"ma apa kata dokter tadi?"Tanya pak Andy lagi


"katanya papa terlalu capek dan terlalu banyak berpikir! " jawab istrinya


"oh,ya ma apa papa sekarang diperbolehkan untuk pulang?"lanjut pak Andy sambil memegang tangan istrinya


"tentu saja pa!"


Lalu pak Andy bangun Naomi dan pak Dimo membantu memapahnya sesampainya di tempat administrasi Naomi langsung mengurus biaya administrasi.


Setelah itu mereka keluar untuk mengambil mobil sesampainya di gapura rumah sakit pak Andy yang masih terlihat pucat dan masih lemah


"pak Andy biar saya saja yang menyetir pak!" pinta pak Dimo dengan ramah


"maaf pak,saya jadi merepotkan anda."


"tidak apa-apa pak, lagipula anda masih belum pulih betul takut nanti dijalan terjadi apa-apa! "


Naomi membantu suaminya membuka pintu mobil.


Sesudah mereka berdua masuk ke dalam mobil selanjutnya pak Dimo melaju dengan hati-hati dan di dalam mobil pak Andy yang masih teringat dengan anaknya yang dikabarkan meninggal lalu ia menanyakan kabar anaknya kepada pak Dimo.


"Pak dimo apa anda tidak keberatan untuk mengahantarkan kami ke tempat meninggalnya anak kami? tanya pak Andy sambil tidak enak kepada pak Dimo


"baik pak Andy,saya akan menghantarkan anda ke tempat meninggalnya bayi anda pak" sahut pak Dimo.


Lalu pak Dimo menghantarkan mereka berdua menuju ke tempat pemakaman untuk melayat anaknya walaupun itu bukan kuburan anak kandungnya karena anak kandungnya tersebut telah ditelantarkan, tidak terasa hari sudah semakin sore mereka bertiga langsung pulang selama perjalanan menuju kerumah .


Malam pun tiba Naomi yang seusai mandi dan mengganti bajunya dengan kimono tidur berwarna biru sedangkan pak Andy yang tengah berada di ruang tamu sembari menunggu istrinya mandi ia yang masih belum bisa menerima atas kepergian anak kandung satu-satunya itu perasaannya sangat terpukul.


Naomi yang melihat suaminya ia langsung menghampiri pak Andy untuk menenangkan dan memberitahunya agar tidak terlalu banyak berpikir serta menyuruhnya untuk mandi selesai pak Andy mandi mengganti bajunya dengan kimono tidur berwarna biru yang sama dengan milik istrinya.


Naomi yang sudah menyiapkan makan malam di meja makan mereka berdua pun langsung makan seusai makan malam mereka pun langsung tidur.


Keesokan Paginya


Mentari mulai muncul menyinari kamar sepasang suami istri, Naomi yang sudah terbangun tiba-tiba ia mau muntah dan menuju ke kamar mandi.


uwekk..uwekk...!

__ADS_1


pak Andy seketika terbangun mendengar istrinya mual di kamar mandi dan mengambil kacamata lalu mengetuk pintu kamar mandi yang tak jauh dari kamar tidur mereka.


tok tok tok..!


"ma, ma apa mama ada di dalam" Tanya pak Andy sambil khawatir.


"iya pa." ucap Naomi dengan suara terbata-bata sambil lemas Naomi pun perlahan lahan membuka pintu untuk keluar dari kamar mandi dan pak Andy langsung membantu memapahnya untuk duduk.


"Mama kenapa?"tanya pak Andy


"mama, gk tau pa,knp akhir-akhir ini mama ngerasa mual sama pusing-pusing" jawab Naomi sambil memegang kepalanya


"mama udah periksa ke dokter?"


"belum pa!"


"kita periksa ke dokter aja ma!"


akhirnya Naomi dan pak Andy pergi ke dokter ,sesampainya disana dokter memeriksa Naomi dan pak Andy terkejut mendengar bahwa istrinya positif hamil dan saat ini usia kandungannya sudah 2 minggu.


pak Andy merasa bahagia dan bersyukur karena ia dianugrahi anak lagi.


Beberapa hari telah mereka jalani bersama tidak terasa perut Naomi yang semakin lama semakin membesar yang telah memasuki usia kandungan 9 bulan


tiba-tiba perutnya merasakan sakit dan keluar air ketuban lalu ia mengambil ponselnya segera menelpon suaminya yang sedang bekerja di kantor.


Ting...ting ...ting


Suara handphone pak Andy berdering


ia mengambil ponsel yang berada di atas meja kantornya lalu ia melihat ♡Mama♡ tertera di layar handphone nya lalu ia menggeser warna hijau yang artinya mengangkat telpon.


" Halo pa, cepat pulang ke rumah perut mama serasa sakit mungkin saatnya melahirkan arghh!" ucap naomi sambil kesakitan


"Baik ma,segera tunggu papa dirumah!"


pak Andy langsung mematikan telponnya ia bergegas mengambil mobil


sampai dirumah pak Andy bergegas


membawa Naomi menuju ke Rumah sakit sesampainya di rumah sakit Naomi melahirkan.


Dan akhirnya pak Andy mempunyai anak laki-laki ia namai kelvin dan akhirnya pak Andy bisa menerima atas kepergian bayi perempuannya.


Bersambung...


Spesial Terimakasih untuk Tuhan😇dan keluargaku yang ternyata mendukungku dalam membuat novel ini dan juga tidak lupa dengan kalian semua sahabat Readers yang sudah mampir, meninggalkan jejak,dan setia menunggu cerita ini.


Thank you 😉all and love youuuu😍😘😊


Salam hangat author:

__ADS_1


Eri Fridayanti


And see you again semuanya😊😊🙆🙏🙏❤


__ADS_2