The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.45~Masa Hukuman Yang Sudah Berakhir


__ADS_3

Keesokan harinya Aku bangun dari tidur ku yang begitu nyenyak, tak terasa sekarang sudah semester 8 aku kuliah dan seperti biasa aku menjalankan rutinitas pagi ku lalu berangkat ke kampus.


***


Tiba di Kampus saat Aku hendak berjalan menuju ke ruangan kelas, seseorang datang dan menggenggam tangan ku secara tiba-tiba dan sontak membuat ku terkejut sambil menoleh ke arah samping dan tak disangka ternyata itu sahabat ku.


Di ruangan kelas Aku dan Muffy langsung menaruh tas lalu duduk.


Ting... Ting...Ting... Bunyi bel tanda pelajaran dimulai para mahasiswa pun bersiap untuk memulai pelajaran.


***


Jam pelajaran yang diisi oleh ibu dosen telah usai kini berganti ke jam pelajaran bapak dosen.


***


Tepat pukul 12 siang jam pelajaran telah berganti ke jam istirahat kami pun menuju ke kantin yang diberi waktu 10 menit untuk membagi waktu pergi kantin dan ke perpustakaan, jadi waktunya lima menit ke kantin dan lima menit nya lagi untuk ke perpustakaan.


Tiba di kantin kami hanya memesan minuman dan roti kemasan agar tidak lama di makan, selanjutnya setelah selesai makan kami pun pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku mengenai artikel tentang bagaimana usaha pelestarian lingkungan di kota.


Tiba di perpustakaan kami langsung mencari buku, setelah mendapatkan buku yang kami cari di rak buku nomor 231. Sebelum menuju ke ruangan kelas terlebih dahulu kami mencatat ke petugas perpustakaan.


Tiba di kelas kami langsung ke tempat duduk masing-masing karena ibu dosen sudah datang tepat pada waktunya. Ibu dosen pun mulai menjelaskan materi beberapa menit lalu menyuruh kami untuk menjawab pertanyaan dan menganalisis tentang bagaimana usaha pelestarian lingkungan di kota.


Kami pun menuruti perintah ibu dosen untuk menjawab pertanyaan terlebih dahulu lalu menganalisis bagaimana usaha pelestarian lingkungan yang ada di kota, yang ada pada buku yang kami pinjam tadi di perpustakaan.


***


"Baik cukup untuk hari ini dan beberapa hari ke depan ibu minta kalian untuk mengumpulkan tugas skripsi setelah kita mengadakan Kkn!" Perintah ibu dosen.


"Maaf buk untuk Kkn nya kemana ya buk?" Tanya ku kepada ibu dosen.


"Untuk Kkn nya mungkin gak terlalu jauh dik bisa saja ke desa tapi tunggu saja pengumumannya nanti! Untuk hari nya masih kami diskusikan." Jawab Ibu dosen.


"Iya, baik buk!" Jawab ku sopan


"Ada pertanyaan lagi?" Tanya ibu dosen.


"Tidak buk!" Jawab kami sontak.


"Oke, kalau tidak ada pertanyaan lagi kita akhiri kelas hari ini!" Ujar ibu dosen.


"Baik buk!" Kata kami mantap.


Pukul 04.00 Pm.

__ADS_1


Bel pulang telah berbunyi waktunya kami untuk mengakhiri pelajaran hari ini dan melanjutkan nya besok. Seperti biasa setiap pulang dari kuliah aku selalu di hantar pulang oleh Muffy.


Sementara David dan Dina berada di rumah Vina mereka tak habis-habis membahas bukti itu. David yang sudah memberitahu Vina bahwa Kelvin lah yang telah memberikan bukti yang asli kepada kakak dosen membuat nya tak percaya bahwasanya Kelvin tidak pernah ia lihat dekat dengan Celia.


Tapi itu kebohongan, Vina pun percaya dengan David sekarang dan ia menyuruh David untuk melupakan hal itu. David yang merasa Vina sangat menyukai Kelvin membuat nya iri kepada Kelvin bagaimana tidak iri Kelvin sudah bersalah malah dibela oleh Vina begitu pun Dina sama saja.


David yang tidak bisa menerima hal itu berusaha untuk menjadi yang terbaik di depan Vina bagaimana pun caranya. Besok Dina,Vina, dan David sudah bisa kuliah lagi karena masa hukuman mereka sudah berakhir.


Vina yang sudah menanti hari esok berusaha untuk tampil terbaik bagaimana pun caranya agar Kelvin menyukai nya dan menyiapkan rencana jahat untuk Celia.


Di Toko nek Tina.


Aku sedang membantu nenek melayani para pembeli seperti biasa rutinitas ku sehabis pulang dari kampus. Hari semakin sore, matahari bergeser terus ke barat. Warna kemerahan mulai tampak di ufuk sana.


Aku dan nenek pun mulai menutup toko


selesai menutup toko karena jam sudah menunjuk pukul enam sore aku dan nenek pun menutup toko.


Lalu menuju ke kamar untuk membersihkan diri selanjutnya melangkahkan kaki menuju ke meja makan untuk makan malam kemudian setelah makan membersihkan piring yang kotor lalu menaiki anak tangga dan menuju ke kamar untuk belajar dan merapikan buku selang beberapa menit kemudian aku beristirahat dan menunggu hari esok datang.


Pagi tiba aku bangun dari tidur ku seperti biasa jam ku bangun dan menjalankan kebiasaan pagi ku. Mulai dari merapikan tempat tidur, mandi, melangkahkan kaki menuju ke meja makan untuk sarapan, membuka toko dan pamitan kepada nenek aku berangkat ke kampus.


Di Rumah Vina.


Hari ini hukuman I'm sudah berakhir kini i'm akan tampil sebaik mungkin supaya Kelvin berpaling dari i'm dan I'm akan berusaha untuk baik kepada Celia.


I'm sungguh cantik, benar-benar cantik!


Oke semua sudah pare(siap)! Vina


Kini waktunya I'm berangkat ke kampus, oh iya hampir saja I'm lupa besok adalah hari ulang tahun I'm yang ke 20 tahun. Besok I'm mau ngadain party deh gimana? sure I'm going to invite someone-someone special one!


_-POV Off_-


Setelah bercermin di kaca Vina pun menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan untuk sarapan. Di meja makan sudah terlihat ibu Vina dan juga Dina.


"Morning, Okaasaan dan Din!" Sapa Vina.


"Morning too! my ko, Vina!" Balas Dina dan ibu Vina hangat.


"Okasaan udah nyiapin sarapan buat ko?" Tanya Vina yang sudah tiba di meja makan sambil menarik kursi.


"Udah dong ko ayo kita sarapan bersama!" Jawab Ibu Vina.


Mereka pun sarapan bersama. Selesai sarapan Vina dan Dina pun pamit berangkat ke kampus kepada ibu Vina.

__ADS_1


"Pyuhh! cuaca hari ini lumayan panas juga yah." Ujar Vina dengan suara yang lebay sambil mengipas-ipaskan wajah nya dengan tangan.


"Iya nih Vin!" Kata Dina.


"Sini bawa kunci mobil I'm!" Perintah Vina.


"Niih!" Ucap Dina sambil menyerahkan kunci kepada Vina.


"Thank, riend let's go!" Ucap Vina berterima kasih sambil berjalan menuju ke garasi mobil.


Dina pun mengikuti Vina menuju ke garasi mobil.


"Are you ready?" Tanya Vina sambil melihat kaca spion depan mobil nya dan membenarkan kaca mata biru nya.


"Ready!" Jawab Dina sambil memasang kaca mata hitam nya.


Setelah mendengar jawaban dari Dina, Vina pun mulai melajukan mobil sport nya menuju ke kampus.


Kembali ke Celia. Hari ini cuaca panas Celia berjalan di bawah terik matahari bersama dengan murid-murid yang bersekolah. Walaupun panas tetapi Celia kuat ia sudah terbiasa dengan cuaca panas.


Tiba di sekolah SD anak-anak. Celia pun melambaikan tangan nya dan melanjutkan perjalanan menuju ke kampus.


"Ada si cedes tuh." Ucap Vina yang melihat Celia di depan tengah berjalan sambil menutup mobil sport nya secara otomatis dan juga mengaktifkan mode sabuk pengaman otomatis milik nya.


Diperjalanan tiba-tiba ada mobil sport tertutup yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi ditambah lagi dengan asap tebal yang berwarna hitam lewat di depan Celia hal itu membuat nya batuk.


"Ahaaa, rasain tuh!" Kata Vina senang.


"Elo, emang pinter Vin!" Puji Dina.


"Siapa dulu dong." Ujar Vina menambahkan


"Vina!" Jawab Dina.


Mereka pun tertawa jahat di dalam mobil sport milik Vina.


.


.


.


Bersambung.


Note : Vina memanggil mama nya dengan sebutan Okaasaan . Itu merupakan sebutan mama di Negara Jepang yang biasa dipanggil, sedangkan Ko sebutan untuk anak laki-laki maupun perempuan di Negara Jepang.

__ADS_1


__ADS_2