The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.49~ Muffy Pingsan


__ADS_3

Kelvin yang sudah melompat dari papan lompat ke dalam kolam membuat ku yang melihat nya kagum. Kelvin yang seketika melihat ku mengaguminya pun menatap ku sambil tersenyum dengan mengedipkan sebelah mata nya, dan aku langsung saja dibuat salah tingkah lagi oleh nya.


"Humpp..baru begitu saja sudah sombong sebaiknya kau lihat aku!" Gumam Muffy mengumpat remeh kepada Kelvin.


***


"Aaaaaa ! " Seru Muffy.


Aku yang mendengar suara teriakan pun menoleh ke arah sumber suara.


"Tidakk, Muffy !" Teriak ku panik sambil bangun dari kolam renang, aku bergegas menemui Muffy.


Ketika aku hendak menolong Muffy sebuah besi patah dan Muffy langsung terjatuh dari papan loncat yang lebih tinggi dari Kelvin.


Aku langsung menutup wajah ku karena takut dan beberapa saat aku melihat lagi Muffy sudah berada di tangan kokoh milik Kelvin.


Kelvin membawa Muffy menuju ke luar dari kolam, aku pun menghampiri mereka di sebuah sofa. Ketika aku melihat, Muffy sudah pingsan.


"Bangun Muffy!" Pinta ku sambil menggoyang-goyangkan badan nya, tetapi tetap saja Muffy masih pingsan.


"Muffyy!" Aku terus berteriak untuk membangunkan nya dan akhirnya Muffy sadar dan bangun lalu bertanya.

__ADS_1


"Kenapa aku?" Tanya Muffy bingung ketika melihat Kelvin dan aku panik menatap nya, dan aku langsung memeluk nya.


"Elo, tadi jatuh dari papan loncat." Ucap Kelvin sambil melipat kedua tangannya santai.


"Apa benar yang di katakan dia?" Tanya Muffy sambil menatap ku, ia ingin meminta jawaban.


"... Iya Muf, tadi kamu hampir jatuh ke lantai dekat kolam" Jawab ku.


"Oh, iya gue baru ingat! Tadi itu gue mau loncat dari papan terus baju gue tersangkut makanya gue berteriak saat gue membalikkan badan.... gue pasrah dan gue gak ingat lagi. Maaf, ya Cel kamu jadi repot menggendong ku dan terimakasih." Jelas Muffy.


"Jadi gitu ceritanya. Ahmm... Muf! sebaiknya kamu berterima kasih kepada Kelvin, karena tadi ia yang menyelamatkan kamu sekaligus menggendong sampai disini." Lanjut ku memberitahukan yang sebenarnya.


"Thank ya! elo udah nyelamatin gue." Ucap Muffy berterimakasih tanpa menatap Kelvin, Kelvin pun menjawab dengan hanya berdehem.


"Jadi terus gimana, apa kita lanjut berenang?!" Tanya ku.


"Aku udah selesai Cel. Kalau kamu mau, kamu bisa lanjut aku tunggu di mobil!" Jawab Kelvin to the point.


"Ahmm.. Baiklah, kamu bagaimana Muf?" Tanya ku kepada Muffy.


"Aku mau pulang saja Cel." Jawab Muffy sedikit trauma dengan kejadian tadi.

__ADS_1


"Baiklah! Kalau begitu aku juga mau pulang"


Mengingat hari sudah semakin sore. Muffy pun mengangguk dan berjalan keluar tanpa membawa barang belanjaan nya. Aku pun mengambil nya dan membawa barang belanjaan Muffy ke dalam mobil.


Sampai di mobil aku menyuruh Muffy untuk membuka garasi agar aku bisa menaruh barang-barang belanjaan. Di dalam mobil Muffy terlihat melamun yang mungkin masih memikirkan kejadian tadi.


"Muf!" Panggil ku, Muffy pun melihat ke arah ku.


"Muf, jangan mengemudi kalau perasaan mu masih kurang enak. Lia takut nanti di jalan terjadi apa-apa!" Pinta ku.


"...Baiklah Cel! aku akan menenangkan perasaan ku." Jawab Muffy sambil menarik napas nya.


Muffy pun menghidupkan mobil nya dan perlahan melajukannya.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2