The Story Of Abandoned

The Story Of Abandoned
Bab.59~ Awali Pagi Dengan Omelan


__ADS_3

Keesokan harinya....


Di sebuah sofa terdapat seorang perempuan yang masih tertidur pulas, sedangkan dua orang perempuan tidur di ranjang. Hingga sinar matahari yang masuk melalui celah-celah jendela kecil rumah sakit membuat Celia terbangun dari tidurnya, lalu melihat jam yang sudah pukul setengah 7 Celia pun membalikkan badannya dan menoleh Muffy yang masih terlelap dalam tidurnya.


Melihat hal itu Celia bergegas menuju ke arah Muffy untuk membangunkannya, karena hari ini mereka harus ke kampus untuk mengumpulkan skripsi nya.


"Muf..Muf..Muffy!" Kata Celia membangunkan Muffy dengan mengguncang-guncangkan badannya agar nenek tidak terganggu.


"Aduhh, ma! 5 menit lagi!" Balas Muffy membenarkan posisi tidurnya.


Celia pun kesal dan mencari cara lain untuk membangunkannya. Dengan cara menggelitiknya mungkin itu cara agar Muffy bisa bangun.


Celia pun mulai menggelitiknya, alhasil Muffy tertawa dan langsung terbangun dari tidurnya, selanjutnya Celia menyuruh Muffy untuk melihat jam. Alangkah terkejutnya Muffy ketika jam sudah menunjuk pukul setengah 7. Dengan segera Muffy menuju ke kamar mandi rumah sakit untuk membersihkan diri nya, kemudian pergi ke kampus. Mengingat Celia harus menjaga nenek, Celia pun meminta tolong kepada Muffy untuk mengumpulkan tugas skripsinya.


Sementara di rumah Vina.


Dua orang perempuan yang mengawali paginya dengan mengomel, siapa lagi kalau bukan Vina dan Dina.


"Dina!!! cepat mandinya!" Pekik Vina.


"Iya..iya! sebentar!" Sahut Dina dari dalam kamar mandi.


"Ishhh,,, apa-apa semua lama! mandi, makan, buat tugas..." Omel Vina sambil bersedia yang tak sadar ucapannya di dengar oleh Dina.


"Vina! aku bisa dengar semuanya. Kenapa tidak elo lanjutin lagi?!" Kata Dina sambil menatap Vina dengan tatapan yang serius.


Tetapi ucapan Dina tidak digubris oleh Vina, ia malah langsung berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Selalu saja! dirinya tidak pernah merasa buruk." Omel Dina sambil memoleskan wajahnya dengan make up.

__ADS_1


"Tugas saja belum selesai! Dan ini malah mau mencelakai seseorang. Adehh,, gak habis pikir gue." Omel


Ceklekk!!!


Bunyi pintu kamar mandi yang di buka oleh Vina, yang tandanya ia sudah selesai membersihkan diri. Membuat Dina menghentikan Omelan nya secara tiba-tiba.


"Sudah selesai?" Tanya Dina sambil menaruh make up nya di tempat khusus make up nya.


"Seperti yang kau lihat! aku sudah selesai." Jawab Vina sambil mengambil kunci mobil dan tas yang berisi buku juga alat make up nya.


Mendengar jawaban dari Vina. Dina pun berbalik dan menatap Vina dengan bingung.


Tidak biasanya dia tidak memakai make up. Gumam Dina sambil menatap Vina. Vina yang melihat tatapan dari Dina pun merasa aneh dan bertanya kepadanya.


"Ada masalah?! Kenapa elo menatap ku seperti itu?" Tanya Vina.


Mereka pun melangkahkan kaki menuruni anak tangga dan menuju ke meja makan untuk sarapan. Di meja makan sudah terlihat mama Vina yang tengah menyiapkan sarapan untuk Vina, Dina, dan juga ayah Vina.


"Morning ko! Dina!" Sapa mama Vina hangat.


"Morning too mam, tante!" Balas Vina dan juga Dina hangat.


"Papa dimana ma?" Tanya Vina yang sudah duduk di meja makan sambil melihat sekeliling, mencoba untuk menemukan papanya.


"Papa mungkin lagi siap-siap ko. Mungkin sebentar lagi papa bakalan turun. Mendingan kalian sarapan duluan nanti keburu kalian telat!" Jawab mama Vina sambil menyajikan roti dan juga susu.


"Terimakasih ma! tante!" Kata Vina dan Dina secara bersamaan. Setelah berkata demikian Vina dan Dina pun mulai memakan sarapan mereka.


"Morning ma, anak papa! Dina!" Sapa papa Vina hangat sambil menuruni anak tangga dengan membawa tas kantor.

__ADS_1


"Morning to pa! om" Balas mama dan Dina hangat. Sedangkan Vina tidak menanggapi sapaan hangat dari papa nya dia malah asyik sarapan. Ketika papa Vina hendak duduk, Vina tiba-tiba selesai sarapan lalu bangun.


Melihat sikap Vina, papa Vina merasa tersinggung dia pun akhirnya memarahi Vina dengan kasar.


"DASAR!! anak tak tahu di untung!!!" Pekik papa Vina dengan menghantam tangannya di meja makan.


"Sudah pa!" Kata mama Vina sambil mengusap-usap punggung papa berharap agar ia bisa sabar menghadapi Vina.


Vina masih tidak menanggapi amarah dari papa nya ia malah pamitan kepada mama nya dan melangkahkan kaki meninggalkan meja makan menuju ke bagasi mobil nya untuk mengambil mobil.


Melihat hal itu Dina pun langsung menyudahi sarapannya dan berpamitan kepada mama Vina dan papanya.


****


"Oh, ya Cel dimana kau meletakkan tugas skripsi mu?" Tanya Muffy hendak berangkat ke kampus namun langkah nya terhenti karena sesuatu.


"Astaga! aku hampir lupa, untung kau mengingatkannya. Aku meletakkannya di atas meja belajar ku." Jawab Celia sambil menepuk jidat nya.


"Makasi ya Muf atas bantuannya! maaf telah merepotkan mu." Sambung Celia merasa tidak enak kepada Muffy.


"Tenang saja Cel! Kalau begitu aku berangkat dulu ya?!" Lanjut Muffy sambil berpamitan kepada Celia dan juga nenek dengan mencium tangan nenek.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2